Inilah Manfaat & Khasiat Lempuyang Wangi (Zingiber zerumbet)

Ditinjau oleh dr. Juliana Ng • 23 Aug 2022

Bagikan

Inilah Manfaat & Khasiat Lempuyang Wangi (Zingiber zerumbet)

Lempuyang wangi (Zingiber zerumbet) atau biasa disebut jahe pahit adalah tanaman hias yang secara tradisional banyak digunakan dalam makanan, minuman, dan juga untuk tujuan hias. Dalam lempuyang wangi terdapat senyawa kimia utama berupa terpena dan polifenol. Selain itu, terdapat senyawa bioaktif zerumbone, seskuiterpen yang bersifat sebagai obat anti-inflamasi, antioksidan, antidiabetes, antikanker, antimikroba, analgesik, dan antivirus.

Baca juga: Lidah Buaya, Tanaman Hias Penuh Khasiat

 

Lempuyang Wangi (Zingiber zerumbet)

Lempuyang wangi masih masuk ke dalam satu famili Zingiberaceae atau keluarga tanaman jahe. Tanaman ini juga kerap dijadikan sebagai tanaman hias karena memiliki bunga merah cerah. Akan tetapi, sebenarnya tanaman ini memiliki banyak khasiat dan manfaat tersembunyi untuk kesehatan seperti mengobati nyeri sendi atau radang, anti bakteri, anti diabetes, anti-inflamasi bahkan antikanker. Lempuyang wangi saat ini dijadikan obat herbal karena memiliki kandungan zat dan nutrisi yang kaya akan manfaat. Zat dan nutrisi yang hadir di dalam lempuyang wangi, yaitu:

 

Khasiat dan Manfaat Lempuyang Wangi

Di bawah ini adalah beberapa khasiat dan manfaat ampuh dari mengkonsumsi lempuyang wangi.

  1. Mengurangi Peradangan

Peradangan adalah prosedur kompleks yang mempengaruhi komponen molekuler dan seluler dan juga dapat memicu banyak variasi pada gejalanya. Ciri-ciri utama peradangan adalah pembengkakan, rasa panas, kemerahan, dan nyeri. Ekstrak etanol dari lempuyang wangi telah diselidiki memiliki karakteristik antiinflamasi yang dapat mencegah peradangan.

Baca juga: Dilakukan untuk Mendeteksi Peradangan, Tes CRP Adalah ?

  1. Meredakan Nyeri Sendi

Mengkonsumsi lempuyang wangi mampu meredakan rasa ngilu akibat nyeri sendi karena terdapat efek anti-inflamasi sehingga dapat dijadikan obat herbal bagi penderita rematik.

Baca juga: Ini Pilihan Obat Nyeri Sendi Lutut di Apotek yang Bisa Dipilih

  1. Mencegah Pertumbuhan Bakteri

Tubuh manusia juga rentan terinfeksi bakteri dan virus yang bereaksi menimbulkan penyakit. Lempuyang wangi memiliki zat senyawa bioaktif sebagai antibakteri atau antimikroba sehingga mengkonsumsi jenis jahe ini dapat membantu mencegah pertumbuhan penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri.

  1. Menurunkan Demam

Mengkonsumsi lempuyang wangi juga dapat menurunkan demam pada anak. Lempuyang wangi memiliki kandungan zat anti kejang sekaligus zat penurun demam sehingga dapat digunakan sebagai obat herbal pada anak dengan riwayat kejang demam. 

  1. Mengatasi Gangguan Pencernaan

Khasiat lain yang terkandung dalam lempuyang wangi adalah dapat mengatasi gangguan pencernaan seperti, sembelit dan diare. Selain itu, lempuyang wangi juga dapat menambah nafsu makan. 

  1. Mengontrol Kadar Gula Darah

Minyak esensial yang di ekstrak dari lempuyang wangi mengandung senyawa zerumbone yang berfungsi sebagai pengontrol gula darah dan menjaganya tetap stabil. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dengan baik akan menimbulkan permasalahan pada berbagai organ tubuh.

  1. Mencegah Diabetes

Lempuyang dapat menjadi alternatif obat pencegah diabetes. Tanaman herbal ini memiliki kandungan anti diabetes yang mampu mengatasi dan mencegah resistensi hormon insulin.

Baca juga: Jangan Diabaikan, Ini Ciri Diabetes yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini

  1. Anti Kanker

Senyawa anti kanker yang terkandung di dalam lempuyang wangi ini mampu menghambat pertumbuhan sel kanker yang ada di dalam tubuh. Lempuyang wangi dapat dijadikan sebagai alternatif pengobatan tradisional karena mampu menghambat pertumbuhan sel-sel penyebab kanker ini sehingga mencegah kanker menyebar ke seluruh tubuh.

Baca juga: Adakah Cara Alami untuk Mencegah Kanker?

Memiliki pertanyaan? Anda bisa berkonsultasi lewat video call langsung dengan dokter terkait di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Playstore.

Tag :
Referensi

N. J. Yob, S. Mohd. Jofrry, and Z. A. Zakaria. 2016. Zingiber zerumbet (L.) Smith: A Review of Its Ethnomedicinal, Chemical, and Pharmacological Uses. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3092606/.Diakses 2022

Adriana Y.Koga, Flávio L, BeltrameAirton V.Pe. 2016. Several aspects of Zingiber zerumbet: a review. https://doi.org/10.1016/j.bjp.2016.01.006.Diakses 2022

Ahmadabadi, Hassan Kiani, et al. 2019. Pharmacological and biochemical properties of Zingiber zerumbet (L.) Roscoe ex Sm. and its therapeutic efficacy on osteoarthritis of knee. Journal of Family Medicine and Primary Care: 8(12). doi: 10.4103/jfmpc.jfmpc_594_19.Diakses 2022

Thing-Fong Tzeng, et al. 2015. Consumption of Polyphenol-Rich Zingiber Zerumbet Rhizome Extracts Protects against the Breakdown of the Blood-Retinal Barrier and Retinal Inflammation Induced by Diabetes. Nutrients: 7(9), 7821-7841; https://doi.org/10.3390/nu7095369.Diakses 2022

Bagikan artikel ini