Cara Mudah Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 16 Sep 2020

Bagikan

Cara Meningkatkan Sistem Imun Tubuh Selama Pandemi

Pada masa pandemi ini, salah satu hal yang dapat dilakukan untuk menghindari penyakit COVID-19 adalah dengan cara meningkatkan sistem imun tubuh.

Tapi perlu diingat, bahwa sistem imun tubuh yang baik juga bukan berarti Anda dapat secara otomatis terhindar dari virus ini. Juga perlu dilakukan pembatasan fisik atau pembatasan sosial serta pembiasaan kebiasaan hidup bersih.

Menjaga sistem imun tubuh agar selalu optimal merupakan salah satu cara untuk memastikan bahwa Anda berada dalam kondisi prima, namun praktik-praktik lainnya yang telah ditetapkan harus selalu dilakukan.

Cara Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Peningkatan sistem imun tubuh dapat dilakukan dengan mudah dan alami. Hal ini terdiri dari perubahan gaya hidup dan pola makan.

1. Tidur yang Cukup

Pastikan Anda mendapatkan jumlah tidur yang cukup. Sistem imun dan jumlah tidur memiliki hubungan yang erat, dan kualitas tidur yang buruk menunjukkan risiko sakit yang lebih tinggi.

Seperti yang dapat dilihat, biasanya bila orang sedang sakit, maka sistem imun dapat ditingkatkan dengan tidur yang cukup.

Jumlah tidur optimal untuk orang dewasa adalah minimal tujuh jam setiap malam, untuk remaja delapan hingga sepuluh jam, sedangkan untuk anak-anak dan bayi selama kurang lebih empat belas jam.

Baca Juga: Cara Tidur Cepat Hanya Dalam Waktu 30 Detik

2. Konsumsi Makanan Sehat dan Bergizi

Pastikan pula makanan Anda sehat dan bergizi. Konsumsi makanan yang merupakan tumbuhan utuh tanpa proses kimia berlebihan.

Makanan-makanan ini termasuk buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, serta biji-bijian. Makanan ini kaya akan vitamin dan antioksidan yang dibutuhkan oleh tubuh.

Antioksidan bekerja dengan cara mengurangi proses inflamasi dalam tubuh dengan melawan radikal bebas. Selain itu, makanan ini juga mengandung banyak serat yang dapat membantu pencernaan.

Konsumsi juga banyak lemak sehat seperti minyak zaitun dan salmon yang juga bekerja dengan mengurangi inflamasi dalam tubuh. Masukkan makanan hasil fermentasi seperti kimchi, yogurt, kefir, dan masih banyak lagi.

Makanan hasil fermentasi ini kaya akan probiotik yang dapat membantu bakteri baik di dalam pencernaan untuk berkembang. Kurangi konsumsi gula tambahan dan karbohidrat berlebih yang dapat menyebabkan obesitas.

3. Rutin Berolahraga

Selain itu, pastikan Anda berolahraga dengan teratur. Olahraga dengan intensitas sedang dapat meningkatkan kinerja vaksin di dalam tubuh berdasarkan sebuah studi.

Beberapa contoh dari olahraga dengan intensitas sedang adalah berjalan cepat, bersepeda, berlari pagi, dan berenang. Target mingguan untuk orang normal umumnya adalah 150 menit olahraga dengan intensitas sedang.

Pastikan pula Anda selalu minum air putih dalam jumlah yang cukup agar fungsi tubuh tetap optimal. Jauhi stres berlebihan, dan bila Anda memutuskan untuk mengonsumsi suplemen, maka gunakan suplemen dalam jumlah sewajarnya dan tidak berlebihan.

 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Kenali Olahraga 7 Menit Beserta Manfaatnya

 

Referensi:

1. Besedovsky L, Lange T, Haack M. The sleep-immune crosstalk in health and disease. Physiol Rev. 2019;99(3):1325-80. doi:10.1152/physrev.00010.2018

2. Serafini M, Peluso I. Functional foods for health: the interrelated antioxidant and anti-inflammatory role of fruits, vegetables, herbs, spices and cocoa in humans. Curr Pharm Des. 2016;22(44):6701-15. doi:10.2174/1381612823666161123094235

3. Holscher HD. Dietary fiber and prebiotics and the gastrointestinal microbiota. Gut Microbes. 2017;8(2):172-84. doi:10.1080/19490976.2017.1290756

4. Piroddi M, Albini A, Fabiani R, et al. Nutrigenomics of extra-virgin olive oil: A review. Biofactors. 2017;43(1):17-41. doi:10.1002/biof.1318

5. Ozen M, Dinleyici EC. The history of probiotics: the untold story. Benef Microbes. 2015;6(2):159-65. doi:10.3920/BM2014.0103

6. Johnson RJ, Sánchez-Lozada LG, Andrews P, Lanaspa MA. Perspective: a historical and scientific Perspective of sugar and its relation with obesity and diabetes. Adv Nutr. 2017;8(3):412-22. Published 2017 May 15. doi:10.3945/an.116.014654

7. Simpson RJ, Kunz H, Agha N, Graff R. Exercise and the regulation of immune functions. Prog Mol Biol Transl Sci. 2015;135:355-80. doi:10.1016/bs.pmbts.2015.08.001

8. Dhabhar FS. Effects of stress on immune function: the good, the bad, and the beautiful. Immunol Res. 2014;58(2-3):193-210. doi:10.1007/s12026-014-8517-0

Doctor

Ingin penjelasan lebih detail? Konsultasi dengan dokter sekarang!

Pesan Konsultasi
Bagikan artikel ini    
Doctor

Ingin penjelasan lebih detail? Konsultasi dengan dokter sekarang!

Pesan Konsultasi