Bantuan

Mengenali Fungsi Tulang Rawan Beserta Jenis-Jenisnya di dalam Tubuh Manusia

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 16 Jun 2022

Bagikan

Mengenali Fungsi Tulang Rawan Beserta Jenis-Jenisnya di dalam Tubuh Manusia

Anda mungkin sudah sering mendengar mengenai tulang yang berada di dalam tubuh kita, tapi apakah Anda tahu tentang tulang rawan? Jaringan yang juga disebut dengan nama kartilago ini tersebar di beberapa bagian tubuh manusia. Kartilago sangat unik karena berstruktur fleksibel namun kuat.

Kartilago merupakan jaringan ikat atau jaringan penghubung yang terdiri dari sel-sel khusus bernama kondrosit. Sel-sel tersebut menghasilkan sejumlah besar matriks ekstraseluler yang terdiri dari serat kolagen, proteoglikan, dan serat elastin. Karena tidak memiliki pembuluh darah, tulang rawan tumbuh dan memperbaiki diri lebih lambat daripada jaringan lain.

Fungsi-fungsi umum dari kartilago adalah untuk memberi bentuk, dukungan, dan struktur ke jaringan tubuh lainnya. Di samping itu, kartilago juga membantu melindungi persendian, menghaluskan permukaan tulang yang ada pada persendian, dan berperan sangat penting bagi perkembangan dan pertumbuhan tulang panjang kita.

Baca juga: Meniskus Adalah Tulang Rawan Sendi Lutut Kenali Potensi Cederanya

 

Jenis-Jenis Tulang Rawan Beserta Fungsinya

Seperti jaringan-jaringan lainnya, tulang rawan juga memiliki beberapa jenis dan fungsi khusus yang dimiliki. Ketiga jenis kartilago yang dimaksud adalah kartilago elastis, kartilago fibrosa, dan kartilago hialin. Kandungan zat yang terkandung di dalam masing-masing kartilago pun berbeda-beda.

1. Tulang Rawan Elastis

Kartilago elastis adalah jenis kartilago yang memberikan kekuatan dan elastisitas pada bagian tubuh tertentu, seperti pada bagian luar telinga. Kartilago elastis juga ditemukan pada epiglotis yang berada di pintu masuk laring atau kotak suara dan dasar lidah, juga pada hidung dan trakea.

Kartilago elastis berfungsi untuk memberikan struktur dan mempertahankan bentuk beberapa organ tubuh di atas. Jaringan inilah yang membuat bentuk-bentuk tersebut dengan mudah kembali ke bentuk aslinya setelah mengalami deformasi. Misalnya, jika Anda menarik atau menekuk telinga, telinga akan kembali ke bentuk aslinya saat Anda melepaskannya. Jenis kartilago ini adalah yang paling elastis dibanding dua lainnya.

2. Tulang Rawan Fibrosa

Tulang rawan fibrosa ditemukan di bantalan khusus yang disebut dengan meniskus. Selain itu, jenis kartilago ini juga berada di cakram yang terdapat di antara tulang belakang Anda, yang dikenal sebagai vertebra. Bantalan-bantalan ini sangat penting untuk mengurangi gesekan pada persendian.

Kartilago ini adalah yang paling kokoh dibandingkan dua jenis lainnya karena memiliki lapisan-lapisan serat kolagen yang kuat. Karena kelebihannya ini, kartilago fibrosa menjadi penghubung yang sangat baik pada beberapa area yang banyak mengalami gerakan-gerakan intens, seperti di antara tulang-tulang, ligamen, dan tendon.

3. Tulang Rawan Hialin

Kartilago hialin adalah jenis yang paling banyak ditemukan di dalam tubuh manusia. Jenis kartilago yang satu ini ada pada laring, hidung, tulang rusuk, dan trakea. Lapisan kartilago hialin yang sangat tipis juga terdapat pada permukaan-permukaan tulang dan persendian, di mana jaringan ini berfungsi sebagai pelindung.

Nama hialin berasal dari kata Yunani “hyalos” yang berarti seperti kaca, karena tulang rawan hialin tampak seperti kaca jika dilihat melalui mikroskop. Jenis kartilago ini memiliki banyak serat kolagen tipis yang membantu memberinya kekuatan, namun kartilago hialin adalah yang memiliki kekuatan dan kemampuan regenerasi paling lemah diantara ketiganya.

 

Kekurangan yang Dimiliki Tulang Rawan

Meskipun kartilago sangat bermanfaat bagi tubuh, jaringan ini memiliki kelemahan, yaitu tidak bisa menyembuhkan dirinya sendiri sebaik sebagian besar jaringan lain yang kita miliki. Sel-sel kartilago yang dikenal sebagai kondrosit tidak sering melakukan replikasi atau memperbaiki dirinya sendiri. Artinya, kartilago yang rusak atau terluka kemungkinan besar tidak akan sembuh dengan baik tanpa adanya intervensi medis.

Jika kondisi tulang rawan mulai menurun seiring bertambahnya usia atau rusak karena cedera, persendian akan kehilangan pelindungnya. Hal ini berarti tulang-tulang yang berada di bawahnya semakin berisiko untuk terluka, dan beberapa bagian tubuh tersebut akan mengalami stres berlebihan ketika sering digerakkan.

Itulah penjelasan lengkap mengenai jenis-jenis tulang rawan beserta fungsinya. Ada beberapa hal bisa Anda lakukan untuk merawat kartilago dan persendian Anda agar selalu sehat. Pertama-tama, rajin melakukan senam aerobik, lalu melakukan stretching atau peregangan setiap hari, serta membangun otot yang kuat di sekitar persendian-persendian Anda.

Memiliki pertanyaan? Anda bisa berkonsultasi lewat video call langsung dengan dokter terkait di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Playstore.

Baca juga: Jangan Sampai Kekurangan! Inilah Vitamin untuk Tulang dan Sendi yang Baik Bagi Anda

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Ortopedi

Mulai dari IDR 110.000

Pesan Sekarang
Referensi

Baxter, Rachel. 2022. Elastic Cartilage Histology. https://www.kenhub.com/en/library/anatomy/histology-of-elastic-cartilage

Kumar, Karthik. 2021. What is The Purpose of Cartilage?. https://www.medicinenet.com/what_is_the_purpose_of_cartilage/article.htm

Nall, Rachel. 2018. What is The Purpose of Cartilage?. https://www.healthline.com/health/cartilage#types

Rauh, Sherry. 2016. How to Take Care of Your Joints. https://www.webmd.com/osteoarthritis/features/home-joint-care

Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Ortopedi

Mulai dari IDR 110.000

Pesan Sekarang