Bantuan

Kenali Beberapa Jenis Kelainan Tulang Belakang Berikut Ini

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 30 Mar 2022

Bagikan

kelainan tulang belakang

Sudahkah Anda tahu apa saja jenis kelainan tulang belakang? Tulang belakang manusia memiliki fungsi yang penting yaitu untuk menopang dan membentuk postur tubuh. Ketika tulang belakang mengalami kelainan, maka akan terjadi perubahan  postur tubuh seperti menjadi bungkuk.

Pada dasarnya, tulang belakang manusia terdiri dari ruas-ruang tulang yang bertumpuk satu sama lainnya. Tulang belakang yang sehat yaitu yang memiliki lengkungan yang sedikit.

Kelainan Tulang Belakang

Kelainan tulang belakang ini tidak hanya terdiri dari satu jenis. Setidaknya ada 5 jenis kelainan tulang belakang yang perlu Anda ketahui. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai berbagai jenis kelainan tersebut.  

  1. Skoliosis

Jenis kelainan tulang belakang yang pertama yaitu skoliosis. Skoliosis itu sendiri merupakan kelainan tulang belakang yang membuat postur tubuh melengkung ke samping, bahkan lengkungan ini terlihat seperti huruf C dan S. 

Sebanyak 80% penderita skoliosis tidak diketahui hingga pasti penyebabnya apa. Namun pada beberapa orang kondisi ini mungkin saja disebabkan oleh cacat lahir, infeksi tulang belakang, kelainan otot sehingga penyakit genetik. Untuk pengobatannya pada umumnya akan disesuaikan dengan tingkat keparahan dan juga usia. 

Baca juga: Merupakan Kelainan Tulang Belakang, Inilah Penjelasan Lengkap Skoliosis dan Penanganan Skoliosis

  1. Kifosis

Selain skolios, jenis kelainan tulang belakang yang selanjutnya yaitu kifosis. Jenis kelainan tulang belakang yang satu ini menyebabkan punggung atas bengkok tidak normal. Pada umumnya tulang belakang memiliki kelengkungan 25 hingga 45 derajat. Akan tetapi, penderita kifosis memiliki kelengkungan hingga 50 derajat. 

Faktor-faktor yang menyebabkan kifosis yaitu radang sendi, postur tubuh yang buruk. Infeksi tulang belakang, spina bifida dan juga tumor pada tulang belakang. Untuk pengobatan kifosis, akan  dilakukan sama seperti skoliosis.

  1. Lordosis

Jenis kelainan tulang belakang yang selanjutnya yaitu lordosis. Kelainan tulang belakang ini akan membuat area punggung bawah melengkung atau bengkok ke depan. Pada normalnya, area ini memanglah melengkung kenapa. Akan tetapi, pada penderita lordosis, lengkung ini terjadi secara berlebihan dan pada akhirnya dapat memberikan tekanan yang begitu besar dan tentunya menimbulkan rasa sakit yang tidak tertahankan.

Kondisi ini umumnya terjadi karena postur tubuh yang buruk, kehamilan, obesitas dan juga genetik. Kebanyakan kasus lordosis bersifat ringan sehingga dapat sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi, pada beberapa kasus kelainan ini menyebabkan rasa sakit sehingga perlu untuk memeriksakan diri ke dokter. 

Baca juga: Penyebab dan Cara Menangani Salah Satu Kelainan Tulang: Lordosis

  1. Spondylosis

Kelainan tulang belakang yang selanjutnya yaitu spondylosis atau yang kerap juga disebut sebagai kondisi degenerasi tulang belakang. Kondisi kelainan tulang belakang ini tidak hanya memengaruhi tulang belakang saja, akan tetapi juga bantalan tulang dan sendi, dan bahkan saraf. 

Penyebab umum dari gangguan yang satu ini adalah kebiasaan gaya hidup sedentari, obesitas, dan faktor usia lanjut. Tidak hanya itu saja, beberapa orang juga memiliki risiko tinggi terkena kelainan tulang ini adalah mereka yang kerap berolahraga angkat beban, senam, hingga sepak bola.

  1. Spondylolisthesis

Kondisi kelainan tulang belakang yang terakhir ini, pada umumnya disebabkan oleh terjadinya pergeseran vertebrata (tulang belakang) akibat fraktur stres berulang-ulang. Adapun bagian yang paling rentan mengalami spondylolisthesis ini adalah punggung bagian bawah, namun area belakang leher dan juga punggung bagian atas juga bisa mengalami kondisi ini.

Ragam hal yang dapat menjadi penyebab seseorang mengalami kondisi kelainan tulang yang satu ini adalah karena cacat bawaan lahir di mana tulang belakang belum terbentuk dengan sempurna, hingga terjadinya peradangan pada sendi tulang belakang. Adapun mereka yang memiliki risiko tinggi terkena spondylolisthesis tersebut adalah atlet, seseorang berusia di atas 50 tahun, hingga mereka yang merupakan keturunan orang yang memiliki kondisi ini pula. 

Nah itulah dia penjelasan mengenai beberapa jenis kelainan tulang belakang serta penjelasan tentang hal-hal yang dapat menjadi penyebabnya. Untuk menghindari kondisi-kondisi ini, ada baiknya Anda terus jaga kesehatan tulang dengan cara mengonsumsi nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan tulang, serta melakukan aktivitas fisik dengan rutin. Dengan begini, risiko-risiko kelainan tulang di atas dapat teratasi dengan lebih efektif. 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Tulang dengan Mudah dan Sehat

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Ortopedi

Mulai dari IDR 110.000

Pesan Sekarang
Referensi

Total Orthopaedic Care. 2018. 10 Different Types of Bone Diseases to Watch Out For. https://www.toc.md/2018/08/03/10-different-types-of-bone-diseases-to-watch-out-for/

Britannica. Bone Diseases. https://www.britannica.com/browse/Bone-Diseases

Esposito, Lisa. 2019. A Patient’s Guide to Bone and Joint Diseases. https://health.usnews.com/conditions/bone-and-joint-disease

Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Ortopedi

Mulai dari IDR 110.000

Pesan Sekarang