Mengenal Yoghurt dan Berbagai Manfaatnya

26 Oct 2020 • Tips Kesehatan

Konsumsi yoghurt seringkali diidentikan dengan gaya hidup sehat dan penurunan berat badan. Sebuah buku bahkan mengatakan bahwa yoghurt merupakan salah satu rahasia perempuan Prancis untuk mengontrol berat badan. 

Yoghurt termasuk dalam produk olahan susu yang merupakan hasil fermentasi susu oleh bakteri, seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophiles.

Sebagai informasi tambahan, rasa asam yang terdapat pada yoghurt berasal dari laktosa yang difermentasi menjadi asam laktat.

Terdapat beberapa jenis yoghurt yang umum dijual, antara lain yoghurt rendah atau tanpa lemak, kefir, Greek yoghurt, skyr, yoghurt beku atau frozen yoghurt yang sering dijadikan alternative dari es krim, dan yoghurt yang bukan terbuat dari produk olahan susu (yoghurt kedelai dan yoghurt kelapa).

Peran yoghurt dalam menurunkan berat badan telah dibuktikan oleh sebuah penelitian. Dalam penelitian tersebut, sebanyak 34 orang dengan obesitas melakukan diet dengan mengurangi 500 kalori dari asupan normal.

Orang dengan obesitas tersebut kemudian dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu satu kelompok mengonsumi yoghurt tanpa lemak sebanyak 3 porsi dalam sehari dan kelompok lainnya mengonsumsi yoghurt satu porsi dalam sehari.

Hasilnya, kelompok yang mengonsumsi 3 porsi yoghurt dalam sehari mengalami penurunan berat badan sebanyak 22% lebih besar, serta lemak tubuh berkurang 61% dan lemak perut berkurang 81% lebih banyak dibandingkan kelompok yang mengonsumsi yoghurt satu kali sehari.

Keunggulan yoghurt dalam menurunkan berat badan mungkin dipengaruhi oleh kandungan probiotik yang terdapat pada yoghurt.

Kandungan probiotik ini meningatkan kadar hormone GLP-1 yang menurunkan nafsu makan dan protein ANGPTL4 yang dapat menurunkan kadar lemak tubuh.

Selain menjaga berat badan, kandungan probiotik dalam yoghurt juga membantu melancarkan dan mengurangi permasalahan pencernaan seperti kembung, diare, dan konstipasi, meningkatkan sistem imun, mengurangi risiko kanker, dan meningkatkan penyerapan vitamin dan mineral.

Yoghurt yang merupakan produk olahan susu juga merupakan salah satu makanan yang kaya kalsium. Kalsium  bermanfaat untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tulang dan gigi, penyembuhan luka, dan menjaga tekanan darah. Yoghurt juga mengandung vitamin dan mineral lainnya seperti vitamin B2, B6, B12, kalium, dan magnesium.

Kendati banyak manfaat yang bisa didapatkan dari mengonsumsi yoghurt, Anda perlu berhati-hati dalam memilih yoghurt yang dijual di pasaran.

Sebaiknya, pilih yoghurt rendah lemak atau tanpa lemak. Selain itu, kadar gula yang terdapat pada yoghurt juga perlu diperhatikan. Pilihlah yoghurt tanpa gula atau pemanis buatan atau memiliki kandungan gula di bawah 15 gram per sajian.

Yoghurt dengan rasa buah atau memiliki buah potongan sebaiknya dihindari karena tinggi kandungan gula. Anda juga sebaiknya berhati-hati dalam mengonsumsi sereal atau makanan ringan dengan klaim terbuat dari yoghurt.

Karena biasanya produk tersebut hanya menggunakan bubuk yoghurt yang telah dipanaskan sehingga bakteri yang bermanfaat mati.

Setelah membaca uraian di atas, tertarik kah Anda menambahkan yoghurt sebagai salah satu bagian dari diet Anda?

Referensi:

  1. Adrian K. Memanfaatkan yoghurt untuk diet [internet]. Alodokter; [updated 2018 Mei 11, cited 2020 Jul 15]. Available from: https://www.alodokter.com/memanfaatkan-yoghurt-untuk-diet
  2. Ware M. Everything you need to know about yogurt [internet]. Medical News Today; 2018 Jan 11 [cited 2020 Jul 15]. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/295714
  3. French women’s diet secret: yogurt [internet]. WebMD; [cited 2020 Jul 15]. Available from: https://www.webmd.com/diet/features/french-womens-diet-secret-yogurt#1
  4. Yogurt may help burn fat, promote weight loss [internet]. WebMD; 2007 Mar 17 [cited 2020 Jul 15]. Available from: https://www.webmd.com/food-recipes/news/20050317/yogurt-may-help-burn-fat-promote-weight-loss#1