Membahas Efek Kolesterol bagi Mata

05 Oct 2020 • Tips Kesehatan

Apakah Anda pernah bertanya-tanya apakah ada efek kolesterol tinggi bagi mata dan penglihatan Anda? 

Jawabannya adalah IYA. Kolesterol tinggi dapat memberikan pengaruh bagi mata dan penglihatan Anda. Dampak yang ditimbulkan dapat bervariasi, kelainan ringan yang bersifat kosmetik hingga kebutaan.

Kolesterol memiliki peran penting dalam jaringan tubuh manusia. Kolesterol merupakan penyusun membran sel dan faktor precursor hormon-hormon seks dan steroid.

Selain itu, kolesterol berperan dalam produksi asam empedu, yaitu asam yang membantu mencerna lemak. Namun, terlalu banyak kolesterol (LDL) akan menimbulkan efek buruk bagi kesehatan tubuh dan mata.

HDL berfungsi membawa kolesterol dari dinding arteri ke hati sehingga sering disebut sebagai “kolesterol baik”. Sementara itu, LDL mengangkut kolesterol ke dinding arteri dan jaringan tubuh.

Alasan ini membuat peningkatan LDL dapat berefek buruk bagi kesehatan, kolesterol dapat menumpuk di dinding arteri dan berkembang menjadi plak yang bisa menyumbat pembuluh darah.

Penyumbatan tersebut bisa membuat jaringan tubuh di daerah tersebut tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan.

Jika plak tersebut berada di jantung, serangan jantung dapat terjadi. Jika plak berada di otak, stroke dapat terjadi. Pada mata, fenomena ini disebut oklusi arteri retina.

Tanda kolesterol tinggi yang tampak pada penglihatan Anda adlaah adanya cincin kebiruan yang terbentuk di dekat bagian korena terluar.

Cincin yang disebut arcus senilis tersebut seringkali muncul di usia lanjut, bentuk kolesterol yang terdeposisi di kornea. Arcus senilis ringan dan tidak mengganggu penglihatan Anda, tetapi keberadaannya menunjukan bahwa level kolesterol Anda tinggi.

Tanda lainnya yang dapat timbul adalah penebalan kulit kecil, lembut, dan kekuningan di atas mata dan sekitar hidung, yang disebut xanthelasma. Sama halnya dengan arcus senilis, xanthelasma bersifat ringan.

Tanda serius yang berpotensi membuat Anda terjebak dalam kebutaan adalah adanya plak di arteri-arteri kecil di dalam mata, yang disebut plak Hollenhorst.

Munculnya plak Hollenhorst adalah hasil dari penumpukan kolesterol yang lepas dari gumpalan pembuluh darah lainnya, umumnya arteri yang lebih besar seperti arteri karotis.

Plak di mata dapat menghalangi aliran darah ke arteri-arteri cabangnya; sehingga berlanjut menjadi oklusi cabang arteri retina. Jika plak terdapat di pusat utama suplai darah, oklusi arteri retina sentral terjadi. 

Apabila plak ini tetap menghalangi dan aliran darah tidak dapat mencapai retina, hal ini akan menurunkan dan menghilangkan fungsi mata, sampai kebutaan permanen tergantung lokasi plak. Oklusi arteri ini dapat juga dideskripsikan sebagai stroke di mata.

Keberadaan plak Hollenhorst dapat meningkatkan kemungkinan adanya plak lain di pembuluh darah otak, berfungsi menimbulkan stroke.

Jika Anda terkena stroke, kehilangan penglihatan, sensorik, kontrol motorik, kemampuan bicara, dan memori dapat terjadi, bahkan sampai kematian bergantung pada area otak yang terpengaruh.

Untuk menghindari efek-efek buruk kolesterol pada mata, otak, dan bagian tubuh lainnya, deteksi dini sangatlah bermanfaat untuk mencegah kebutaan permanen dan kondisi-kondisi lain yang membahayakan nyawa.

Biasakan cek kolesterol Anda, ya!

Referensi

Bovenzi M. Cholesterol and your eyes and vision [Internet]. New York: State University of New York College of Optometry; date unknown [cited 2020 Jul]. Available from: https://www.sunyopt.edu/health-insights/cholesterol-and-your-eyes-and-vision