Bantuan
Free Tele x

Jadwal Imunisasi Bayi hingga Usia 18 Bulan

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 30 Jun 2022

Bagikan

Jadwal Imunisasi Bayi hingga Usia 18 Bulan

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengungkapkan bahwa imunisasi dapat mencegah dua sampai tiga juta kematian anak pada setiap tahunnya. Imunisasi pada anak menjadi hal penting guna kelangsungan hidup anak itu sendiri. Menurut IDAI, vaksinasi merupakan alat yang menghasilkan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Jika imunisasi dilakukan secara rutin dan teratur, maka dampak positif akan anak peroleh.

Baca juga: Anak Rewel Setelah Imunisasi? Ini Penyebab serta Cara Mengatasinya 

 

Imunisasi Bayi hingga Usia 18 Bulan

Di bawah ini adalah beberapa imunisasi yang wajib anak dapatkan.

1. Hepatitis B

Anak akan mendapatkan imunisasi hepatitis B, yang mana dilakukan ketika bayi berusia satu bulan. Bayi menerima imunisasi ini sebanyak empat kali sebelum berusia enam bulan. Pemberian vaksin hepatitis B yakni dengan jarak satu bulan. Anda dapat memberi imunisasi ini bersamaan dengan DPT.

2. Polio

Polio merupakan penyakit menular yang menyerang sistem saraf pusat otak yang dapat mengakibatkan kelumpuhan. Bayi memperoleh imunisasi ini saat baru lahir sampai satu bulan. Lalu, pengulangan yakni pada setiap bayi berusia dua, tiga, dan empat bulan.

Baca juga: Mengenal Manfaat dan Efek Samping yang Mungkin Timbul Dari Imunisasi Polio 

3. BCG

BCG adalah imunisasi wajib selanjutnya, yang mana diberikan hanya satu kali yakni saat bayi berusia nol sampai tiga bulan. Imunisasi ini dilakukan guna mengurangi risiko penyakit TBC atau tuberkulosis yang berat. 

4. DPT

DPT adalah singkatan dari difteri, pertusis, dan tetanus yang diberikan saat bayi berusia dua bulan. Jarak pemberian imunisasi ini yakni satu bulan.

5. Influenza

Pemberian imunisasi influenza ketika bayi berusia enam bulan, dan tidak perlu sesuai jadwal atau bisa diberikan kapan saja. Anak sebaiknya menerima imunisasi influenza tiap satu tahun sekali. 

6. PCV

Vaksin pneumokokus atau Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) ini dilakukan guna mencegah penyakit yang diakibatkan infeksi bakteri pneumokokus. Jadwal imunisasi ini adalah sejak bayi berusia dua bulan serta diberikan tiga kali dengan jarak empat sampai delapan minggu. Imunisasi PCV tidak memberikan efek samping bagi bayi. 

7. Rotavirus

Imunisasi ini diberikan guna mencegah penyakit peradangan pada saluran pencernaan, yang mana mengakibatkan diare. Imunisasi ini diberikan dua kali yaitu saat bayi berusia enam sampai dua belas minggu dan dosis kedua dan ketiga diberikan dengan jeda empat sampai sepuluh minggu. 

8. MMR

MMR adalah singkatan dari Mumps, Measles and Rubella, diberikan saat anak berusia 12-15 bulan. Imunisasi ini bertujuan guna mencegah penyakit measles (campak), mumps (gondongan), dan rubella (campak jerman). 

9. Varisela

Imunisasi varisela atau cacar air diberikan sesuai jadwal yakni sesudah anak berusia satu tahun atau 12 bulan. Pemberian imunisasi ini hanya dapat menurunkan tingkat keparahan gejala cacar air, bukan menghindarkan Anda dari cacar air. 

10. Japanese Encephalitis 

Japanese encephalitis memiliki gejala yang menyerupai flu dan biasa muncul 4 sampai 14 hari sesudah nyamuk menggigit. Jangan anggap remeh penyakit ini, sebab dapat mengakibatkan kematian. Imunisasi dapat dilakukan sejak anak berusia 12 bulan, kemudian akan booster pada satu sampai dua tahun kedepan. 

Setelah 18 bulan, beberapa imunisasi yang akan harus anak dapatkan yakni hepatitis A. Selain itu, anak juga akan mendapatkan vaksin booster seperti PCV, HiB, DPT, dan polio. Pada usia 2 sampai 18 tahun, imunisasi yang harus anak dapatkan adalah tifoid, HPV atau human papiloma virus, dan dengue. 

Agar menghindari kesalahan, maka Anda dapat menanyakan atau mendiskusikan mengenai jadwal imunisasi lengkap pada dokter atau bidan. Mendapatkan imunisasi lengkap menjadi penting bagi seorang anak, sebab untuk menghindari penyakit berbahaya baginya. Sebagai orang tua sudah menjadi sebuah kewajiban untuk memenuhi kebutuhan imunisasi sang buah hati tersayang.

Baca juga: Kapan Imunisasi dan Pergi ke Dokter Anak di Kala Pandemi?

Memiliki pertanyaan? Anda bisa berkonsultasi lewat video call langsung dengan dokter terkait di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Playstore.

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Anak

Mulai dari IDR 235.000

Pesan Sekarang
Referensi

http://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/sekilas-tentang-vaksin-dengue

https://saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/article/viewFile/1120/pdf_1

http://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/vaksin-kombinasi

http://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/jadwal-imunisasi-2017

http://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/sekilas-vaksin-pneumokokus

http://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/japanese-encephalitis

Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Anak

Mulai dari IDR 235.000

Pesan Sekarang