Kapan Imunisasi dan Pergi ke Dokter Anak di Kala Pandemi?

13 Nov 2020 • Tips Kesehatan

Pertanyaan ini mungkin sering hinggap di kepala Anda, terutama ketika jadwal imunisasi anak Anda semakin dekat atau ketika anak Anda sedang sakit.

Artikel ini akan menjawab beberapa pertanyaan seputar kunjungan ke dokter anak di masa pandemi COVID-19 ini.

Apakah orangtua harus mengantar bayi untuk imunisasi awal sekarang? Bagaimana dengan anak-anak balita ke atas yang sudah jadwal vaksin berikutnya?

Jawaban pertanyaan ini bergantung pada banyak faktor seperti bagaimana fasilitas dokter anak Anda saat ini. Pelayanan kesehatan memiliki pertimbangan masing-masing seputar risiko dan keuntungan di masa pandemi ini. 

Secara umum, manfaat yang diberikan imunisasi terhadap bayi dan anak balita sangatlah penting. Vaksin dapat melindungi mereka dari infeksi seperti pneumococcus dan batuk rejan yang dapat bersifat membahayakan nyawa, terutama pada saat sistem imun mereka sedang rentan dan belum kuat.

Di sisi lainnya, bayi dan balita juga rentan terhadap komplikasi COVID-19 jika terpapar virus SARS-CoV-2 saat sedang mengunjungi dokter.

Untuk anak-anak di atas 2 tahun, menunda imunisasi mungkin diperbolehkan pada Sebagian besar kasus. Pada anak-anak dengan kondisi kesehatan tertentu atau sempat tertinggal jadwal imunisasi sebelumnya, menunda tampaknya bukan opsi yang baik untuk dipilih.

Hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah menghubungi kantor dokter anak Anda secara langsung. Cari tahu apa saja protokol kesehatan yang berlaku dan bagaimana memastikan keamanan anak Anda serta diskusikan bagaimana keadaan di lingkungan Anda. Diskusi-diskusi tersebut dapat menghasilkan keputusan yang terbaik untuk anak Anda.

Bagaimana jika anak Anda sakit dan butuh berkunjung ke dokter anak?

Semua orang menggaungkan ucapan #DiRumahAja saat pandemi ini berlangsung. Namun, bagaimana jika anak Anda memang perlu pergi ke dokter anak?

Apabila Anda merasa bahwa tidak ada gejala yang menunjukkan kegawatdaruratan medis, tunda kunjungan Anda sampai kondisi lebih aman.

Melakukan konsultasi melalui telemedicine atau telepon juga dapat menjadi alternatif apabila Anda khawatir mengenai kesehatan anak Anda. 

Apa saja kondisi yang mengharuskan anak Anda pergi segera ke rumah sakit?

Karena beberapa hal perlu dicek langsung dengan dokter anak Anda, berikut adalah beberapa gejala yang perlu ditangani di pusat pelayanan kesehatan langsung:

  • Sakit tiba-tiba atau cedera mendadak yang serius, seperti anak Anda tiba-tiba sesak napas, merasakan nyeri hebat, rasa kantuk yang tidak biasa, demam tinggi yang tidak kunjung membaik, luka terbuka, atau tulang yang patah.
  • Segera hubungi dokter anak Anda untuk mengetahui apakah lebih baik ke ruang praktiknya atau masuk lewat Instalasi Gawat Darurat (IGD).
  • Sedang menjalani perawatan kondisi medis yang serius, seperti kanker, penyakit ginjal, atau penyakit rheumatologis. Kondisi-kondisi ini seringkali mengharuskan proses transfusi, kemoterapi, pemberian infus, dialisis, dan tindakan lain yang harus diberikan di rumah sakit dan tidak boleh dilewatkan.
  • Membutuhkan imunisasi, tetapi ingat untuk diskusi dengan dokter anak Anda terlebih dahulu
  • Beberapa check up dan konsultasi dengan kondisi medis tertentu, seperti anak-anak dengan permasalahan pernapasan harus didengarkan suara paru-parunya, hipertensi, mengalami masalah pertumbuhan dan/atau perkembangan,, dan kondisi lainnya. Hal ini akan ditentukan bersama dokter anak Anda.

Ingat bahwa setiap situasi mungkin saja berbeda dan cerita-cerita orang lain bisa jadi tidak dapat diterapkan pada kondisi Anda. Diskusikan perawatan kesehatan anak Anda dengan dokter anak Anda, ya!

Referensi

McCarthy C. Is it safe to see the pediatrician for vaccines and medical visits? [Internet]. Harvard: Harvard Health Blog; 2020 March [cited 2020 July]. Available from: https://www.health.harvard.edu/blog/when-to-see-the-pediatrician-deciding-about-vaccines-and-medical-visits-right-now-2020033119384