Fakta Mengenai Bolehkah Makan Keju Saat Diet

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 24 Jun 2022

Bagikan

Fakta Mengenai Bolehkah Makan Keju Saat Diet

Apakah orang yang sedang diet boleh makan keju yang memiliki kandungan lemak? Apakah keju mengandung lemak yang tidak baik untuk diet? Keju adalah salah satu produk olahan susu yang kaya akan gizi dan menyehatkan. Namun, tahukah Anda bahwa keju memiliki kandungan kalori dan juga lemak yang tinggi. Sehingga, tidak jarang mereka yang sedang diet akan menghindari macam makanan berbahan keju.

Baca juga: Ingin Menurunkan Berat Badan Selama Ramadan? Ini Tips Diet Saat Puasa yang Bisa Anda Lakukan

 

Makan Keju Saat Diet

Faktanya, memang keju memiliki kandungan kalori dan lemak, namun Anda perlu perhatikan bahwa keju juga memiliki kandungan protein serta zat gizi penting untuk tubuh. Walaupun keju seringkali dihubungkan dengan penyebab naiknya berat badan, namun terdapat sejumlah studi yang menunjukkan hal sebaliknya. 

Pada penelitian dalam jurnal Current Nutrition and Food Science, diketahui bahwa tidak ada dampak kenaikan berat badan dengan mengonsumsi keju, baik itu pada remaja atau anak. 

Bolehkah makan keju saat diet? Dalam penelitian lainnya, disebutkan bahwa mengonsumsi keju tidak akan memengaruhi naiknya berat badan seseorang. Bahkan, mengonsumsi produk olahan susu seperti keju dapat menurunkan berat badan. 

Maka dari itu, tidak heran jika produk susu menjadi salah satu komponen yang disarankan untuk ada dalam menu harian. Tak sampai disitu, jika Anda mengonsumsi produk susu yang bersamaan dengan makanan tinggi protein lainnya, akan bantu meningkatkan massa non lemak dan mengurangi massa lemak. Sehingga, dapat dikatakan bahwa pola makan seperti itu bisa membantu mengelola berat badan agar lebih ideal. 

Anda tidak perlu cemas terhadap pertanyaan bolehkah makan keju saat diet, karena adanya kandungan protein dalam produk olahan susu tersebut. Dimana protein akan memperlambat gerak makanan, sehingga Anda bisa kenyang dalam waktu yang lebih lama. Proses perubahan makanan yang lebih lama akan tetap stabil. Terlebih lagi, produk olahan susu satu ini dapat memperkaya cita rasa makanan. Adanya rasa gurih dalam keju membuat Anda menjadi lebih semangat dalam mengonsumsi makanan sehat.

 

Hal yang Perlu Diperhatikan

Bolehkah makan keju saat diet? Boleh saja, asalkan Anda tidak mengonsumsinya dengan berlebihan. Selembar keju dalam roti berisikan sayuran dapat menambah asupan kebutuhan lemak dan protein.

Jika Anda mengonsumsi burger berisi keju dan double meat, hal tersebut tentu akan membuat program diet Anda menjadi terganggu. Oleh karena itu, walaupun boleh makan keju saat diet, namun Anda juga tetap harus memperhatikan jumlah yang dikonsumsi.

Mengonsumsi keju harus dalam porsi yang tidak berlebihan dan disertai makanan bernutrisi lainnya. Anda yang sedang menjalani program diet tetap dapat mengonsumsi keju, dengan memperhatikan jumlah yang dikonsumsi. Jangan lupa untuk mengimbangi dengan aktivitas fisik dan pola makan yang baik dan teratur. Anda dapat melakukan aktivitas fisik ringan selama setengah jam dalam sehari.

Baca juga: Apa Manfaat Dada Ayam untuk Diet? Temukannya Jawabannya di Bawah Ini

 

Jenis Keju Menyehatkan Untuk Diet

Tiap jenis keju mempunyai manfaat dan kandungan gizi yang berbeda. Di bawah ini adalah jenis keju yang cocok Anda masukkan dalam menu program menu diet.

1. Feta

Feta merupakan keju putih asin dengan tekstur lembut dan rasanya yang gurih. Keju ini cukup sering dimasukkan dalam menu diet seperti salad sehat. Keju feta memiliki kandungan lemak yang menyehatkan seperti asam lemak linoleat terkonjugasi (conjugated linoleic acid). Terdapat beberapa penelitian sebelumnya yang menyebutkan bahwa adanya kaitan mengonsumsi lemak linoleat dengan persentase lemak tubuh yang menurun. 

2. Ricotta

Ricotta adalah keju khas Italia yang terbuat dari bagian cair susu sapi, kambing, kerbau, dan domba. Perlu Anda ketahui bahwa sebagian besar jenis keju ini adalah whey, yang mana merupakan protein dengan asam amino esensial penting untuk kesehatan tubuh. Salah satu manfaat protein whey yakni guna mendukung perkembangan massa otot. Maka dari itu, ricotta akan sangat cocok untuk Anda yang sedang menjalani program diet. 

Beberapa jenis keju lainnya yang cocok untuk program diet yakni cottage dan mozzarella. Sebagian besar keju tersebut memang memiliki kandungan lemak, namun juga terdapat kandungan protein, dimana kandungan protein tersebut juga memiliki manfaat yang baik untuk program diet yang sedang Anda lakukan. 

Baca juga: Disebut Tidak Baik bagi Pejuang Diet, Ketahui Berbagai Mitos Nasi Putih Ini

Memiliki pertanyaan? Anda bisa berkonsultasi lewat video call langsung dengan dokter terkait di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Playstore.

Referensi

https://health.clevelandclinic.org/is-whey-protein-good-for-you/

http://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.271.7402&rep=rep1&type=pdf

https://www.researchgate.net/publication/221751368_Effect_of_dairy_consumption_on_weight_and_body_composition_in_adults_A_systematic_review_and_meta-analysis_of_randomized_controlled_clinical_trials

https://academic.oup.com/jcem/article/97/1/251/2833482

https://academic.oup.com/ajcn/article/93/5/997/4597987

https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S1871403X13001968?via%3Dihub

https://academic.oup.com/jcem/article/97/1/251/2833482

Bagikan artikel ini