Vaksin HPV: Untuk Siapa dan Bagaimana?

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 06 Nov 2020

Bagikan

Benarkah Vaksin Human Papilloma Virus Adalah Untuk Wanita?

Benarkah vaksin HPV atau Human Papilloma Virus adalah untuk wanita saja? Ternyata tidak. Baik pria maupun wanita, keduanya tetap memerlukan vaksin jenis ini 

HPV (Human Papilloma Virus) termasuk salah satu penyakit menular seksual yang paling umum. HPV menyebar melalui kontak seksual, baik secara oral, vagina maupun anal. Untuk melindungi diri dari HPV, gunakan kondom setiap kali berhubungan seks. 

Sebagian besar kanker serviks berkaitan dengan infeksi HPV. Selain itu jangan merokok, karena merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker serviks.

Manfaat Vaksin HPV

Infeksi HPV dan pre-kanker serviks (sel-sel abnormal pada serviks yang dapat menyebabkan kanker) telah menurun secara signifikan sejak vaksin HPV digunakan.

Di antara remaja putri, infeksi HPV yang menyebabkan sebagian besar kanker serviks dan kutil kelamin telah menurun sebanyak 86 persen.

Vaksin ini dapat mencegah sebagian besar kanker serviks jika diberikan sebelum seseorang terkena virus. Jika sudah terinfeksi HPV, vaksinnya mungkin tidak seefektif atau tidak berfungsi sama sekali. Respons terhadap vaksin juga lebih baik pada usia yang lebih muda.

Selain itu, vaksin ini dapat mencegah kanker vagina dan vulva pada wanita, serta dapat mencegah kutil kelamin dan kanker anal pada wanita dan pria.

Jenis-jenis HPV tertentu juga memiliki hubungan dengan kanker di mulut dan tenggorokan, sehingga kemungkinan vaksin HPV dapat memberikan perlindungan terhadap kanker-kanker ini juga.

Baca Juga: Keunggulan Vaksin Merah Putih – Biofarma Dibandingkan Dengan Vaksin Lain!

Kapan dan Bagaimana Sebaiknya Vaksin HPV Diberikan?

Vaksin HPV diberikan dalam serangkaian suntikan. Untuk orang berusia 15-45 tahun, vaksin HPV dilakukan dalam 3 suntikan terpisah.

Suntikan kedua diberikan 2 bulan setelah suntikan pertama, dan suntikan ketiga diberikan 4 bulan setelah suntikan kedua. Total dibutuhkan waktu sekitar 6 bulan untuk vaksin yang lengkap.

Untuk anak berusia 9-14, vaksin HPV dilakukan dalam 2 kali suntikan. Suntikan kedua diberikan 6 bulan setelah suntikan pertama.

Vaksin HPV tidak direkomendasikan untuk wanita hamil atau orang yang sedang memiliki penyakit parah. Konsultasikan dengan dokter bila memiliki alergi parah, termasuk alergi terhadap ragi atau lateks.

Jika seseorang memiliki reaksi alergi yang mengancam jiwa terhadap komponen vaksin atau dosis vaksin sebelumnya, tidak disarankan untuk mendapatkan vaksin HPV.

Penelitian menunjukkan bahwa vaksin HPV termasuk aman. Efek samping paling umum dari vaksin HPV antara lain rasa sakit, bengkak atau kemerahan di tempat suntikan.

Pusing atau pingsan dapat terjadi setelah injeksi. Dengan duduk selama 15 menit setelah injeksi dapat mengurangi risiko pingsan. Di samping itu, sakit kepala, mual, muntah, kelelahan atau kelemahan juga dapat terjadi.

Untuk mendeteksi dini kanker serviks, lakukan tes Pap rutin mulai dari usia 21. Cari bantuan dokter segera jika terdapat tanda atau gejala kanker serviks, seperti perdarahan vagina setelah berhubungan seks, antara menstruasi atau setelah menopause, sakit panggul, atau sakit saat berhubungan seks.

 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Ini Cara Daftar Vaksin Online Dan Persiapannya

 

Referensi:

1. Mayo Clinic. HPV vaccine: who needs it, how it works [Internet]. 2020 May 14 [cited 2020 Jul 4]. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hpv-infection/in-depth/hpv-vaccine/art-20047292

2. Planned Parenthood. Should I get the hpv vaccine? [Internet]. Date unknown [cited 2020 Jul 4]. Available from: https://www.plannedparenthood.org/learn/stds-hiv-safer-sex/hpv/should-i-get-hpv-vaccine

3. Centers for Disease Control and Prevention. Vaccinating Boys and Girls [Internet]. 2019 Aug 15 [cited 2020 Jul 4]. Available from: https://www.cdc.gov/hpv/parents/vaccine.html

Tag :
Bagikan artikel ini