Jangan Panik, Lakukan Ini Jika Terjadi Gejala Infeksi Covid-19

18 Mar 2020 • Tips Kesehatan

Ditulis oleh               : dr. Yonathan Heru Suhalim

Telah direview oleh  : dr. Roy Panusunan Sibarani, Sp.PD-KEMD, FES


Gejala infeksi virus Corona sebenarnya mudah dideteksi. Sama seperti gejala flu biasa, Anda akan mengalami batuk kering, suhu tubuh meningkat, hidung tersumbat dan tubuh terasa sakit. Dalam beberapa kasus, Anda pun akan mengalami letih, tenggorokan sakit, masalah pernafasan dan diare.

Jika Anda mengalami gejala mirip dengan infeksi virus Corona seperti yang disebutkan diatas, berikut merupakan beberapa langkah yang harus Anda lakukan.

Cek Data Perjalanan Anda

Cek kembali data perjalanan Anda selama 2 pekan (14 hari) ke belakang. Apakah Anda baru pulang dari negara yang masuk daftar merah infeksi Corona atau tidak. Misalnya China, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Iran, Italia, Spanyol, Prancis, Amerika Serikat dan lainnya.

Jika belum pernah bepergian ke luar negeri, coba cek kembali apakah Anda sempat melakukan kontak dengan pasien infeksi Corona, atau dengan orang yang baru datang dari luar negeri, atau pernah berkerumun dalam tempat yang memungkinkan di dalamnya ada orang yang terinfeksi Covid-19.

Jika tidak, Anda disarankan untuk mengkarantina diri selama 2 pekan. Selama masa karantina diri, lakukan gaya hidup sehat dengan cara, konsumsi makanan bergizi seimbang, minum air putih dalam jumlah yang cukup, tetap aktif berolahraga, cukup istirahat, dan jauhi rokok. Jika dibutuhkan, Anda bisa mengkonsumsi suplemen multivitamin.

Untuk kasus flu, biasanya akan sembuh dalam waktu 3-5 hari. Jika hari ke 7-10 masa karantina gejala flu yang Anda derita belum kunjung sembuh (malah timbul gejala tambahan, seperti sesak nafas), segera periksakan diri ke rumah sakit rujukan Covid-19.

Jika Akan Memeriksakan Diri

Jika Anda sudah memiliki gejala di atas dan harus segera melakukan pemeriksaan ke rumah sakit rujukan, pastikan untuk melakukan beberapa langkah berikut ini:

  1. Wajib pergi dengan menggunakan masker
  2. Ikuti etika batuk atau bersin dengan cara menutup mulut dan hidung menggunakan tisu (langsung buang) sapu tangan, atau lengan atas bagian dalam
  3. Usahakan untuk menghindari menggunakan transportasi massal

Pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) saat ini sudah menyediakan fasilitas penjemputan bagi seluruh pasien suspect Covid-19 untuk dibawa ke rumah sakit rujukan. Anda bisa menghubungi call center di nomor 112 (untuk wilayah DKI Jakarta) atau 119 (untuk wilayah Nasional).

Jangan lupa, sampaikan semua keluhan, data perjalanan dan riwayat kontak Anda. Semua informasi harus disampaikan sedetail mungkin, jangan ada yang disembunyikan. Informasi sekecil apapun sangat berharga bagi diri sendiri, keluarga dan orang yang berada di sekeliling Anda.

Tahap Pemeriksaan Pasien

Saat sampai di rumah sakit rujukan, petugas medis akan melakukan pengambilan spesimen untuk pemeriksaan laboratorium. Selama menunggu hasil pemeriksaan spesimen, untuk sementara Anda akan dirawat di ruang isolasi. Hasil pemeriksaan biasanya akan keluar dalam waktu 1x24 jam.

Jika hasilnya positif, Anda akan dinyatakan sebagai kasus konfirmasi Covid-19. Selama perawatan, sampel spesimen akan terus diambil setiap hari. Anda baru akan dinyatakan sembuh dan dikeluarkan dari ruang isolasi setelah dua kali berturut-turut hasil pemeriksaan menyatakan negatif.

Jangan khawatir, seluruh data diri Anda akan dirahasiakan (bahkan setelah dinyatakan sembuh). Selain itu, seluruh biaya pengobatan akan ditanggung pemerintah.

Mungkinkah Infeksi Covid-19 Kambuh

Menurut Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk penanganan kasus Covid-19,  Achmad Yurianto, pasien positif Corona yang sudah dinyatakan sembuh, tidak akan kambuh. Namun tidak menutup kemungkinan (mantan) pasien tersebut akan tertular lagi.

Jika kasus ini menimpa Anda, patut diduga ada anggota keluarga, atau orang di lingkungan yang sudah terinfeksi Covid-19, namun belum melakukan pemeriksaan karena berbagai alasan. Bisa karena gejala yang belum terlihat, atau mungkin karena penyebab lainnya.

Maka dari itu, berikan informasi terkait orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan Anda, dan jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan. Selain itu, penting untuk tetap menjaga kesehatan dan lakukan pola hidup bersih dengan cara rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun antiseptik.

Selain itu, penting untuk mematuhi semua anjuran pemerintah, termasuk social distancing atau pembatasan kegiatan sosial, seperti menghindari perkumpulan dengan banyak orang, berjabat tangan atau cipika-cipiki saat bertemu orang lain. Jangan panik, virus Corona bisa dicegah dengan pola hidup sehat!