Bantuan

Tetap Sehat Beraktivitas selama Ramadhan, Ini Tips agar Puasa Tidak Lemas dan Pusing

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 18 Apr 2022

Bagikan

sehat beraktivitas

Sebelum bulan Ramadhan tiba, sudah tahukah Anda apa saja tips agar puasa tidak lemas dan pusing? Normalnya, puasa tidak akan menyebabkan perasaan lemas dan pusing, namun kondisi ini tak jarang dialami oleh beberapa orang, terutama mereka yang harus tetap sibuk beraktivitas saat berpuasa.

Perasaan lemas dan pusing yang tiba-tiba datang tentu akan menghambat aktivitas pada biasanya dan bahkan menghambat aktivitas beribadah di bulan Ramadhan itu sendiri. Agar tidak mengalaminya, berikut ini adalah tips yang bisa Anda terapkan. 

Tips agar Puasa Tidak Lemas dan Pusing

Umumnya, rasa lemas dan pusing akan dialami pada hari-hari awal menjalani puasa di bulan Ramadhan, yakni sekitar 3-4 hari. Hal ini terjadi karena tubuh mengalami perubahan pola makan dan istirahat, dan hal ini berarti bahwa tubuh melewati proses perubahan yang cukup besar dan signifikan. 

Meskipun begitu, Anda tidak perlu khawatir karena hal ini sejatinya dapat kembali normal. Setelah melewati masa adaptasi, tubuh akan menjadi terbiasa dengan rutinitas selama bulan Ramadhan. 

Namun tentu saja kita tidak bisa berpasrah diri dan membiarkan rasa lemas dan pusing ini membatasi produktivitas dan ibadah di bulan Ramadhan. Untuk itu, mari simak penjelasan mengenai tips agar puasa tidak lemas dan pusing berikut ini.

  1. Memastikan terpenuhinya asupan cairan tubuh

Pertama, Anda perlu memastikan bahwa asupan cairan tubuh selama berpuasa adalah cukup. Hal ini penting mengingat dehidrasi merupakan salah satu penyebab utama seseorang mengalami lemas dan pusing saat berpuasa. Untuk itu, penting bagi Anda minum air putih dengan cukup di saat sahur dan berbuka, minimal 8 gelas dalam sehari.

Berkaitan dengan ini, Anda bisa mencoba metode 2-4-2, dengan rincian 2 gelas saat berbuka puasa, 4 gelas di sepanjang malam, dan 2 gelas ketika bersantap sahur. Selain dengan minum air putih, memenuhi asupan cairan tubuh juga dapat dilakukan dengan mengonsumsi buah-buahan yang memiliki kandungan air yang banyak.

Sebaliknya, hindarilah mengonsumsi minuman yang memiliki kandungan kafein, serta minuman bersoda. Hal ini karena kedua minuman tersebut hanya akan membuat Anda secara tiba-tiba terjaga saat tidur, yang pada akhirnya membuat kualitas tidur menurun.

Bagi Anda yang kesulitan beraktivitas jika tidak mengonsumsi kafein, maka sebaiknya Anda mulai mengurangi konsumsi kafein secara bertahap. Di awal, sangat mungkin Anda mengalami rasa lemas dan pusing karena asupan kafein tidak terpenuhi. Namun hal ini sejatinya normal dan bersifat sementara saja.

  1. Memerhatikan makanan yang dikonsumsi

Tips berikutnya yang perlu Anda terapkan agar puasa tidak lemas dan pusing adalah dengan memerhatikan makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka. Dalam hal ini, pastikan Anda tidak makan dengan berlebihan namun juga tidak makan terlalu sedikit. Lebih baik Anda mengonsumsi makanan dengan jumlah kecil dalam beberapa waktu, seperti setiap 3 jam sekali. 

Pilihlah kudapan-kudapan yang menghasilkan energi untuk dapat digunakan beraktivitas, seperti buah potong, telur rebus dan salad, atau susu.  Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi sayur-sayuran hijau dan makanan yang padat nutrisi lainnya. 

  1. Melakukan olahraga ringan 

Puasa bukanlah alasan untuk Anda tidak berolahraga dan menjaga kesehatan. Justru berolahraga di bulan Ramadhan sangatlah disarankan agar Anda dapat menjadi lebih sehat, bugar, dan bertenaga ketika beraktivitas selama berpuasa. Pada beberapa orang, olahraga di bulan Ramadhan sangatlah membantu untuk meningkatkan kualitas tidur.

Namun hal ini juga tidak berarti Anda harus berolahraga secara berlebihan dengan memilih jenis olahraga dengan intensitas berat. Sebaliknya, pilihlah jenis olahraga ringan dengan intensitas rendah untuk menghindari terjadinya lemas selama berpuasa. 

Waktu olahraga yang disarankan adalah pada saat sebelum sahur, setelah berbuka puasa, atau setelah beribadah sholat isya. Adapun durasi yang dianjurkan minimal hanya 2,5 jam saja dalam seminggu. Cukup melakukan olahraga ringan seperti jalan santai, bersepeda, hingga yoga, Anda sudah bisa mendapatkan tubuh yang bugar.

Demikianlah penjelasan mengenai tips agar puasa tidak lemas dan pusing. Selain ketiga hal di atas, Anda juga perlu mengatur pola tidur agar tetap normal seperti biasa. Jika kebiasaan pola tidur sebelumnya cukup buruk, sebaiknya Anda membuat jadwal tidur baru yang cocok untuk kebutuhan aktivitas di bulan Ramadhan.

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca juga: Pilihan Olahraga di Bulan Ramadhan Agar Tetap Sehat dan Bugar Menjalani Ibadah

Referensi

British Council Foundation. 7 Tips to Stay Motivated at Work during Ramadan. https://www.britishcouncilfoundation.id/en/english/articles/stay-motivated-ramadan

Cornell Health. Tips for Healthy Ramadan Fasting. https://health.cornell.edu/about/news/ramadan-fasting

Bagikan artikel ini