Bantuan

Sudahkah Kamu Tahu tentang Biaya Vaksin Kucing?

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 23 May 2021

Bagikan

Sudahkah Kamu Tahu tentang Biaya Vaksin Kucing?

Harga Vaksin kucing beragam tergantung daerah. Sebagai pemelihara kucing, mungkin kamu sudah tahu bahwa sangat penting untuk memberi kucing asupan makanan yang bergizi secara rutin serta menjaga kebersihan tubuhnya. Akan tetapi, ada satu hal lain yang tidak kalah penting untuk dilakukan, yaitu vaksin kucing. Seberapa penting, sih, memberikan vaksin kepada kucing?

 

Pentingnya vaksin untuk kucing

Vaksin kucing merupakan satu dari serangkaian perawatan yang perlu dilakukan pemilik kucing kepada kucing peliharannya. Tidak hanya manusia, lho, yang perlu divaksin. Vaksin juga dibutuhkan hewan-hewan peliharaan supaya sistem pertahanan tubuhnya dapat melawan kuman-kuman infeksi yang dapat menimbulkan berbagai penyakit. 

Vaksin sangat diperlukan bagi kucing supaya tubuh kucing mampu mempersiapkan diri untuk melawan virus atau bakteri yang membahayakan kesehatan kucing. Kucing yang sudah divaksin akan memicu sistem kekebalan tubuhnya untuk membentuk antibodi yang akan melawan berbagai kuman penyebab penyakit.

Vaksin sendiri merupakan suatu zat yang mengandung mikroba penyebab penyakit yang dilemahkan supaya dapat memicu tubuh untuk membangun sistem kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit tersebut.

 

Berbagai penyakit pada kucing

Vaksin terbagi menjadi dua jenis yaitu vaksin dasar dan tambahan. Di bawah ini adalah berbagai penyakit yang akan dicegah dengan vaksin dasar.

  1. Feline Panleukopenia (FPV)

Feline panleukopenia atau feline parvovirus adalah virus yang sangat menular dan berisiko menyebabkan kematian terutama untuk anak kucing. Gejalanya meliputi energi yang berkurang serta penurunan bahkan kehilangan napsu makan pada kucing. Pada gejala yang parah, kucing akan muntah dan diare.

  1. Feline Herpesvirus (FHV-1)

Virus ini dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas pada kucing. Gejala ang muncul berupa bersin, hidung tersumbat, serta konjungtivitis. Pada beberapa kondisi, virus ini dapat menyebabkan pneumonia.

  1. Feline Calicivirus (FCV)

Virus ini menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas dan memunculkan gejala berupa bersin, flu, serta munculnya bercak seperti sariawan pada mulut.

  1. Feline Chlamydiosis

Virus ini dapat menyebabkan konjungtivitis pada kucing.

  1. Rabies

Rabies merupakan penyakit yang bisa menular dari kucing ke manusia. 

Beberapa jenis penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin tambahan antara lain feline leukemia virus (FeLV), feline immunodeficiency virus (FIV), bordetella bronchiseptica, serta chlamydophila felis.

 

Apa saja jenis vaksin kucing yang ada dan berapakah kisaran biayanya?

Terdapat beberapa jenis vaksin kucing sesuai dengan tahapan-tahapan usianya. Berikut adalah vaksin kucing yang diuraikan berdasarkan usia kucing.

  1. Usia 8 - 10 minggu

Vaksin pertama kali diberikan pada usia ini. Jenis vaksinnya disebut dengan Tricat, yaitu vaksin yang terdiri atas pencegahan penyakit Feline Rhinotracheitis, Feline Panleucopenia, serta Feline Calicivirus. Kisaran harga vaksin Tricat yaitu sekitar Rp80,000.00 hingga Rp200,000.00.

  1. Usia 12 - 14 minggu

Pada usia ini, vaksin yang sama dengan periode usia sebelumnya akan diberikan, namun dengan tambahan satu fungsi vaksin yaitu pencegahan penyakit Clamydia (Feline chlamydiosis). Vaksin kedua ini disebut dengan vaksin Tetracat. Kisaran harga vaksin Tetracat sekitar Rp170,000.00 hingga Rp200,000.00.

  1. Vaksin Rabies

Nyatanya, penyakit rabies tidak hanya menyerang anjing, tetapi juga dapat menyerang kucing. Vaksin rabies diberikan kepada kucing saat usianya 20 minggu. 

Penyakit rabies dapat menular juga ke manusia, sehingga apabila kucing kamu terkena penyakit rabies, sebaiknya kamu menggunakan sarung tangan untuk melindungimu dari kontak langsung terhadap air liurnya atau gigitannya. Apabila kucing kamu terkena rabies, sebaiknya segera bawa ke dokter hewan agar dapat ditangani secepatnya.

Kisaran harga vaksin rabies yaitu maksimal Rp100,000.00. Pada tempat-tempat tertentu, vaksin rabies disediakan secara gratis.

 

Apakah terdapat efek samping vaksin kucing?

Terdapat beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah seekor kucing divaksin. Terkadang, kucing akan mengalami perubahan pola makan. Perubahan pola makan ini dapat berupa peningkatan atau pengurangan napsu makan. Perubahan ini biasanya muncul satu atau dua hari setelah vaksin diberikan.

Pada beberapa kondisi, terdapat efek samping vaksin kucing dapat berupa kesulitan bernapas, muntah, serta diare. Apabila gejala-gejala ini muncul, segera hubungi dokter hewan kamu.

 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Mengapa Perlu Mengulang Vaksin?

 

Referensi:

  1. Petpinta

  2. faunafella

Tag :
Bagikan artikel ini