Segelas Teh untuk Segarkan Hari: Peran Teh dalam Kesehatan

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 07 Aug 2020

Bagikan

Segudang Manfaat Mengonsumsi Segelas Teh Setiap Hari

Mengonsumsi segelas teh setiap hari diyakini akan membawa segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Teh merupakan salah satu jenis minuman yang paling banyak dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat di seluruh dunia. Minuman teh sendiri, biasanya diracik atau dibuat langsung dari tanaman teh, yaitu Camellia sinensis L.

Oleh karena itu, tidak sedikit orang yang mengonsumsi teh setiap hari dengan harapan dapat memiliki tubuh yang lebih bugar. Selain itu, kemudahannya untuk di inkorporasikan ke berbagai menu makanan sehari-hari membuat teh menjadi pilihan minuman yang menarik.

Jenis-Jenis Teh Beserta Kandungannya 

Secara garis besar, terdapat tiga jenis teh yang paling banyak dikonsumsi, yaitu teh hijau, teh hitam, dan teh earl grey. Sesuai dengan paradigma yang diyakini oleh para peminum teh di seluruh dunia, penelitian-penelitian yang dilakukan menemukan bahwa teh memainkan peran penting baik dalam menjaga kesehatan tubuh.

Asupan teh secara rutin ditemukan turut berkontribusi terhadap asupan beberapa nutrisi penting untuk kesehatan tubuh, meliputi vitamin C, flavonoid, dan beberapa mineral yang penting untuk tubuh meliputi zat besi, mangan, dan magnesium.

Ditemukan bahwa teh earl grey memiliki kandungan mineral yang sedikit lebih rendah dibandingkan teh hijau dan teh hitam.

Penambahan aditif lain ke dalam teh saat sedang diseduh seperti lemon juga dapat meningkatkan jumlah mineral yang terekstraksi dari daun teh yang diseduh, sehingga meningkatkan nilai nutrisi yang dapat diperoleh dari daun teh.

Baca Juga: Dapatkah Konsumsi Teh Mempengaruhi Kadar Kolesterol?

Manfaat Konsumsi Segelas Teh Setiap Hari

Konsumsi rutin teh juga dikaitkan dengan menurunnya risiko dari berbagai penyakit. Konsumsi sebanyak setidaknya satu cangkir teh setiap harinya menurunkan risiko penyakit jantung.

Selain itu, konsumsi teh secara rutin ditemukan dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker, meliputi kanker prostat, kanker hati, dan kanker lambung.

Konsumsi teh yang tanpa gula juga ditemukan dapat membantu memperbaiki respon tubuh terhadap insulin, sehingga memberikan efek positif bagi para penderita diabetes.

Penyakit lain yang ditemukan dapat dihambat kejadiannya melalui asupan teh adalah berbagai penyakit degeneratif pada otak, terutama penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson.

Manfaat lain yang ditemukan melalui konsumsi teh secara rutin adalah menurunkan risiko stroke serta turut membantu memperbaiki tekanan darah dan aliran darah dalam pembuluh darah.

Teh seringkali terlihat sebagai sekedar sebuah minuman, namun ternyata menyembunyikan segudang manfaat yang tak ternilai. Tidak ada salahnya untuk mulai mengonsumsi teh secara rutin mulai dari sekarang untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh.

 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Ketahui Makanan Tinggi Karbohidrat yang Sehat

 

Referensi:

1. Huang Y, Chen H, Zhou L, Li G, Yi D, Zhang Y, et al. Association between green tea intake and risk of gastric cancer: a systematic review and dose–response meta-analysis of observational studies. Public Health Nutr. 2017 Dec;20(17):3183–92.

2. Ni C-X, Gong H, Liu Y, Qi Y, Jiang C-L, Zhang J-P. Green Tea Consumption and the Risk of Liver Cancer: A Meta-Analysis. Nutr Cancer. 2017 Feb 17;69(2):211–20.

3. Otton R, Bolin AP, Ferreira LT, Marinovic MP, Rocha ALS, Mori MA. Polyphenol-rich green tea extract improves adipose tissue metabolism by down-regulating miR-335 expression and mitigating insulin resistance and inflammation. J Nutr Biochem. 2018 Jul 1;57:170–9.

4. Miller PE, Zhao D, Frazier-Wood AC, Michos ED, Averill M, Sandfort V, et al. Associations of Coffee, Tea, and Caffeine Intake with Coronary Artery Calcification and Cardiovascular Events. Am J Med. 2017 Feb 1;130(2):188-197.e5.

5. Polito CA, Cai Z-Y, Shi Y-L, Li X-M, Yang R, Shi M, et al. Association of Tea Consumption with Risk of Alzheimer’s Disease and Anti-Beta-Amyloid Effects of Tea. Nutrients. 2018 May;10(5):655.

6. Guo Y, Zhi F, Chen P, Zhao K, Xiang H, Mao Q, et al. Green tea and the risk of prostate cancer: A systematic review and meta-analysis. Medicine (Baltimore). 2017 Mar;96(13):e6426.

Bagikan artikel ini