Bantuan

Kenalan dengan Makanan Tinggi Karbohidrat yang Sehat, Yuk!

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 19 Apr 2021

Bagikan

Karbohidrat kerap kali disebut sebagai alasan mengapa obesitas menjamur saat ini.

Namun, tidak semua karbohidrat diciptakan sama rata. Makanan cepat saji yang telah

diproses sebelumnya memang mengandung banyak gula dan pengawet yang tidak

menyehatkan serta membuat gendut. Sementara itu, makanan yang kaya akan serat

sangat bermanfaat bagi tubuh.

Meskipun diet rendah karbohidrat dapat berguna bagi sebagian orang, Anda tidak perlu

menghindari seluruh makanan yang mengandung karbohidrat.


Berikut adalah daftar makanan-makanan yang akan dibahas, yakni makanan dengan

karbohidrat tinggi yang baik untuk kesehatan tubuh:

● Gandum

Gandum adalah makanan yang sangat kaya akan vitamin, mineral, dan

antioksidan. Gandum mengandung 66% karbohidrat, dengan 11% di antaranya

adalah serat. Serat ini merupakan serat yang sangat baik bagi kesehatan, yakni

beta-glukan. Selain itu, gandum juga menjadi sumber protein yang baik.

Mengonsumsi gandum dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh

darah. Hal tersebut dikutip berdasarkan berbagai riset yang menyebutkan bahwa

gandum dapat menurunkan kadar kolesterol. Ditambah lagi, gandum juga dapat

menurunkan kadar gula darah seseorang, terutama pasien diabetes mellitus tipe

2.

Orang-orang yang sedang menjalankan masa diet juga dapat mengonsumsi

gandum, lho! Gandum membuat orang sangat kenyang dan dapat membantu

menurunkan berat badan.

● Pisang

Pisang merupakan buah yang populer di banyak daerah. Buah ini tersusun atas

23% karbohidrat, baik dalam bentuk gula ataupun pati. Pisang hijau yang belum

matang lebih kaya akan pati—yang akan berubah menjadi gula alami saat

pisang tersebut menguning dan matang.

Pisang juga mengandung banyak kalium, vitamin B6, dan vitamin C. Zat-zat

trsebut adalah mineral yang sangat bermanfaat. Karena kandungan kalium,

pisang dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung.

● Ubi jalar

Ubi merupakan makanan yang bergizi dan lezat. Ubi yang telah dikukus

mengandung sekitar 18-21% karbohidrat—tersusun atas pati, gula, dan serat.

Selain itu, ubi kaya akan provitamin A, vitamin C, dan kalium.

Menambah deretan manfaat dari ubi, ubi mengandung banyak antioksidan dan

dapat menurunkan kerusakan jaringan tubuh akibat stress oksidatif. Hal ini

berkontribusi terhadap penurunan risiko beberapa penyakit.

● Jeruk

Seperti pisang, jeruk juga merupakan salah satu buah yang paling terkenal di

seluruh dunia. Tersusun atas air dan 11,8% karbohidrat, jeruk menjadi sumber

serat yang baik. Seperti yang banyak orang telah ketahui, jeruk kaya akan

vitamin C, kalium, dan beberapa jenis vitamin B. Ditambah lagi, jeruk

mengandung asam sitrat yang baik untuk melawan radikal bebas.

Mengonsumsi jeruk dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mencegah

terbentuknya batu ginjal. Jeruk juga dapat meningkatkan asupan zat besi dari

dalam makanan sehingga menurunkan risiko terkena anemia.

● Anggur

Anggur merupakan buah dengan cita rasa yang menarik—manis, asam, dan

beberapa di antaranya pahit. Anggur mengandung 9% karbohidrat dan kaya


akan vitamin, mineral, dan beberapa senyawa tumbuhan lainnya yang penting

untuk kesehatan.

Mengonsumsi anggur dapat membantu proses penurunan berat badan. Selain

itu, buah ini juga baik dikonsumsi oleh orang diabetes karena dapat menurunkan

tingkat resistensi insulin. Anggur juga dapat membantu mencegah pembentukan

batu ginjal, menurunkan kadar kolesterol, dan memberi perlindungan terhadap

kanker usus.

● Apel

Apel adalah buah yang banyak dijumpai dengan rasa manis yang khas. Tersedia

dalam berbagai warna dan jenis, apel mengandung 13-15% karbohidrat. Apel

mengandung banyak vitamin dan mineral, tetapi hanya dalam jumlah yang

sedikit.

Namun, apel adalah sumber yang baik untuk mendapatkan vitamin C,

antioksidan, dan senyawa-senyawa tumbuhan lainnya yang baik bagi kesehatan.

Beberapa manfaat yang bisa diperoleh adalah meningkatkan kontrol gula darah

dan menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung.

Anggapan bahwa makanan dengan karbohidrat tidak sehat untuk dikonsumsi hanyalah

mitos belaka. Faktanya, beberapa makanan yang paling sehat di dunia kaya akan

karbohidrat!

Meskipun makanan-makanan di atas tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah besar saat

Anda perlu diet rendah karbohidrat, mereka tetap merupakan sumber gizi yang penting.

Makanan olahan yang tinggi karbohidrat mungkin tidak sehat sehingga usahakan untuk

mencari bahan yang alami, ya!


Referensi

Bjarnadottir A. 12 High-Carb Foods That Are Actually Super Healthy [Internet]. US:

Healthline; 2018 Sep [cited 2021 Feb]. Available from: healthline.com/nutrition/12-

healthy-high-carb-foods

Bagikan artikel ini