Pentingnya kuantitas dan kualitas tidur bagi jantung

02 Jul 2020 • Tips Kesehatan

Kesulitan tidur adalah peristiwa yang tidak jarang dialami oleh masyarakat. Padahal, tidur memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kardiovaskular.

Sebelumnya, telah diketahui bahwa risiko penyakit kardiovaskular meningkat apabila seseorang banyak mengonsumsi makanan tidak sehat yang banyak mengandung lemak tidak jenuh dan sedikit mengandung buah dan sayuran.

Kualitas dan kuantitas tidur yang kurang juga dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular karena mempengaruhi faktor-faktor terkait seperti tekanan darah, kadar lemak, diabetes, dan inflamasi atau peradangan. 

Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan waktu tidur sebentar (kurang dari tujuh jam) memiliki asupan buah dan sayur yang kurang dibandingkan orang dengan waktu tidur lebih lama.

Selain itu, orang yang tidur sebentar memiliki kecenderungan untuk mengonsumsi lebih banyak kalori karena peningkatan frekuensi makan.

Kekurangan tidur juga dapat mempengaruhi sensasi kenyang yang dirasakan oleh seseorang karena mengganggu komunikasi hormon-hormon yang berperan dalam menciptakan rasa kenyang.

Hal-hal tersebut selanjutnya dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan obesitas, yang pada akhirnya meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Gangguan tidur yang paling umum mempengaruhi kuantitas dan kualitas tidur adalah insomnia dan obstructive sleep apnea (OSA). Insomnia adalah kondisi di mana seseorang  mengalami kesulitan dalam tidurnya, ditandai dengan kesulitan untuk jatuh tidur, kesulitan untuk tetap tidur, atau terbangun lebih awal daripada seharusnya.

Insomnia sering tidak terdiagnosis. Sementara OSA adalah gangguan pernapasan selama tidur, di mana pernapasan berhenti atau menjadi lebih dangkal karena terhalangnya jalan napas oleh lidah atau struktur lainnya. Pasien gagal jantung dan fibrilasi atrium disarankan melakukan pemeriksaan OSA.

Tidak hanya kualitas dan kuantitas tidur yang buruk, pola waktu tidur yang tidak teratur juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Orang-orang dengan waktu tidur yang sangat bervariasi memiliki risiko penyakit jantung dua kali lebih besar dibandingkan orang-orang dengan waktu tidur konsisten.

Pola tidur yang tidak konsisten berhubungan erat dengan perubahan-perubahan yang berbahaya bagi metabolisme tubuh, seperti obesitas, diabetes, dan kadar kolesterol tinggi. Ketiganya merupakan sebagian dari faktor risiko penyakit kardiovaskular.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kualitas dan kuantitas tidur yang baik serta pola waktu tidur yang konsisten dapat menjaga kesehatan jantung kita.

Apabila merasa memiliki gangguan tidur, ada baiknya untuk segera ditangani sebelum gangguan tersebut memberikan dampak negatif bagi jantung.

Referensi:

  1. Zuraikat FM, Makarem N, Liao M, St-Onge MP, Aggarwal B. Measures of poor sleep quality are associated with higher energy intake and poor diet quality in a diverse sample of women from the go red for women strategically focused research network. J Am Heart Assoc [Internet]. 2020 Feb 18 [cited 2020 May 24];9(4):e014587. doi: 10.1161/JAHA.119.014587
  2. Häusler N, Marques-Vidal P, Helnzer R, Haba-Rublo J. How are sleep characteristics related to cardiovascular health? Results from the population‐based hypnolaus study. J Am Heart Assoc [Internet]. 2019 [cited 2020 May 24];8:e011372. doi: 10.1161/JAHA.118.011372
  3. Huang T, Mariani S, Redline S. Sleep irregularity and risk of cardiovascular events the multi-ethnic study of atherosclerosis. J Am Coll Cardiol [Internet]. 2020 Mar 10[cited 2020 May 24];75(9):991-9. doi: 10.1016/j.jacc.2019.12.054
  4. Grandner MA, Alfonso-Miller P, Fernandez-Mendoza J, Shetty S, Shenoy S, Combs D. Sleep: important considerations for the prevention of cardiovascular disease. Curr Opin Cardiol. 2016;31(5):551‐565. doi:10.1097/HCO.0000000000000324
  5. St-Onge MP, Zuraikat FM. Reciprocal roles of sleep and diet in cardiovascular health: a review of recent evidence and a potential mechanism. Curr Atheroscler Rep [Internet]. 2019 [cited 2020 May 24];21:11. doi: 10.1007/s11883-019-0772-z
  6. Hsieh CG, Martin JL. Short sleep, insomnia, and cardiovascular disease. Curr Sleep Medicine Rep [Internet]. 2019 Dec [cited 2020 May 24];5:234–42. doi: 10.1007/s40675-019-00157-8