Pencegahan Diabetes Gestasional

21 Jul 2020 • Diabetes

Diabetes gestasional adalah intoleransi glukosa yang dimulai sejak kehamilan atau terdeteksi pertama kali pada periode kehamilan. Diabetes gestasional merupakan salah satu komplikasi yang umum ditemui pada kehamilan.

Walaupun tergolong umum, diabetes gestasional merupakan kondisi yang sebaiknya tidak disepelekan karena kejadiannya berkaitan dengan kondisi kesehatan yang buruk bagi ibu dan anak, dalam jangka pendek maupun panjang.

Maka dari itu, dibutuhkan pemahaman terkait faktor-faktor risiko yang dapat dimodifikasi untuk mencegah diabetes gestasional dan meningkatkan kualitas lingkungan di dalam kandungan, agar selanjutnya dapat menurunkan risiko terjadinya konsekuensi lain yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan anak.

Bagi ibu, diabetes gestasional dapat meningkatkan risiko preeklampsia selama kehamilan, dan peningkatan risiko terjadinya diabetes tipe 2 serta penyakit lainnya, salah satu contohnya yaitu penyakit kardiovaskular.

Sementara bagi anak, diabetes gestasional dapat menimbulkan lingkungan hiperglikemia (kadar gula darah tinggi) dalam kandungan dan mempengaruhi kesehatan anak pada berbagai tahap kehidupan.

Saat lahir, anak akan memiliki ukuran yang lebih besar sehingga meningkatkan risiko terjadinya cedera saat lahir. Selanjutnya setelah lahir, anak akan memiliki kecenderungan lebih besar untuk mengalami obesitas, gangguan toleransi glukosa, dan gangguan pembuluh darah.

Faktor risiko diabetes gestasional di antaranya adalah:

  • Usia yang telah tergolong tua saat kehamilan
  • Riwayat keluarga diabetes
  • Riwayat diabetes gestasional di kehamilan sebelumnya
  • Memiliki berat badan berlebih (overweight) atau obesitas
  • Dan riwayat merokok yang dimiliki oleh wanita itu sendiri atau orang tuanya.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya diabetes gestasional adalah melalui modifikasi diet dan gaya hidup, terutama bagi wanita yang sebelum kehamilan telah memiliki berat badan berlebih atau obesitas.

Penelitian menunjukkan bahwa intervensi gaya hidup berupa perubahan komposisi diet menjadi lebih sehat dan seimbang serta peningkatan aktivitas fisik intensitas sedang dapat menurunkan risiko terjadinya diabetes gestasional pada wanita dengan berat badan berlebih atau obesitas.

Namun, intervensi tersebut tidak menunjukkan hasil yang signifikan terhadap penurunan kejadian diabetes gestasional pada wanita dengan berat badan normal.

Meskipun tidak semua diabetes gestasional dapat dicegah, intervensi gaya hidup yang dilakukan pada awal kehamilan atau sebelum kehamilan secara umum memiliki potensi untuk mencegah perkembangan diabetes gestasional.

Perbaikan dalam diet dan gaya hidup sebelum dan selama kehamilan memiliki kemungkinan untuk mengganggu lingkaran setan yang melibatkan diabetes gestasional ibu, obesitas masa kanak-kanak dan diabetes pada masa dewasa.

Hal ini pada akhirnya dapat menghentikan atau menunda timbulnya diabetes melalui peningkatan kesehatan dan kesejahteraan wanita dan anak-anak mereka di seluruh tahap kehidupan.

Referensi:

  1. Tryggvadottir E, Medek H, Birgisdottir B, et al. Association between healthy maternal dietary pattern and risk for gestational diabetes mellitus. Eur J Clin Nutr [Internet]. 2016 [cited 2020 Apr 12]; 70:237–42. doi: 10.1038/ejcn.2015.145
  2. Guo X-Y, Shu J, Fu X-H, Chen X-P, Zhang L, Ji M-X, Liu X-M, Yu T-T, Sheng J-Z, Huang H-F. Improving the effectiveness oflifestyle interventions for gestational diabetes prevention: a meta-analysis and meta-regression. BJOG [Internet]. 2019 [cited 2020 Apr 12] ;126:311–20. doi: 10.1111/1471-0528.15489
  3. Zhang C, Rawal S, Chong YS. Risk factors for gestational diabetes: is prevention possible?. Diabetologia [Internet]. 2016 [cited 2020 Apr 12];59:1385–90.
  4. Shepherd E, Gomersall JC, Tieu J, Han S, Crowther CA, Middleton P. Combined diet and exercise interventions for preventing gestational diabetes mellitus. Cochrane Database of Systematic Reviews 2017, Issue 11. Art. No.: CD010443. DOI: 10.1002/14651858.CD010443.pub3.