Bantuan
Free Tele x

Meski Enak, Ini Bahaya Makan Gorengan Yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 10 Dec 2021

Bagikan

Meski Enak, Ini Bahaya Gorengan Yang Perlu Anda Ketahui

Apakah Anda tahu apa bahaya makanan gorengan? Gorengan memiliki rasa yang enak, gurih dan renyah membuat banyak orang menyukainya. Akan tetapi, dibalik rasa itu semua terdapat bahaya yang siap mengintai Anda. Apa saja bahaya makan gorengan tersebut? Simak terus penjelasan di bawah ini.  

  1. Meningkatkan Asupan Lemak Trans

Bahaya makan gorengan yang pertama yaitu meningkatkan asupan lemak trans. Lemak trans itu sendiri terdiri dari dua  jenis yaitu lemak trans alami yang berasal dari daging dan produk olahan susu, serta lemak trans buatan yang berasal dari lemak jenuh ketika dimasak dengan suhu tinggi. Proses pemanasan dengan suhu tinggi ini akan mengubah struktur kimia lemak sehingga sulit dicerna. Pada akhirnya akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti, risiko penyakit jantung, kanker dan obesitas.  

  1. Meningkatkan Kadar Kolesterol

Ketika Anda mengonsumsi gorengan secara berlebihan, maka dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat. Meningkatkan kadar kolesterol merupakan salah satu penyebab penyakit kolesterol tinggi. Apabila kondisi ini dibiarkan, maka dapat membentuk plak pada pembuluh darah arteri sehingga meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung hingga serangan jantung. 

  1. Meningkatkan Asupan Lemak

Gorengan memiliki banyak campuran tepung yang membuatnya ternyata renyah dan gurih. Akan tetapi, campuran tepung tersebutlah yang menjadi  penyumbang lemak dalam jumlah yang banyak. Tepung itu sendiri memiliki sifat yang menyerap minyak, sehingga gorengan cenderung memiliki kandungan lemak yang banyak. Pada dasarnya, lemak dan juga minyak bukanlah musuh tubuh, namun dalam jumlah banyak tentu akan meningkatkan berbagai macam risiko. 

  1. Meningkatkan Risiko Diabetes

Orang yang mengonsumsi gorengan sebanyak 4 hingga 6 porsi, akan meningkatkan risiko diabetes sebanyak 39%. Tidak hanya itu saja, berdasarkan penelitian lainnya menunjukkan bahwa mengonsumsi gorengan seminggu sekali dapat meningkatkan risiko diabetes melitus tipe 2 serta penyakit jantung. Risiko ini tentunya akan semakin meningkat seiring jumlah gorengan yang Anda konsumsi. 

Baca Juga: Alternatif Camilan untuk Penderita Diabetes yang Sehat dan Lezat

  1. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Bahaya makan gorengan yang selanjutnya yaitu meningkatkan risiko penyakit jantung. Meningkatnya risiko penyakit jantung ini disebabkan tingginya kolesterol darah, penyempitan pembuluh darah dan juga hipertensi. Pada sebuah penelitian menunjukkan bahwa risiko gagal jantung pada wanita yang mengonsumsi gorengan satu atau lebih per minggunya dapat meningkatkan risiko gagal jantung sebesar 48%. 

  1. Meningkatkan Risiko Obesitas

Kalori yang terkandung di dalam makanan yang digorengan lebih banyak apabila dibandingkan dengan jenis makanan yang diolah dengan cara lain. Oleh karena itu, asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh menjadi semakin banyak sehingga membuat berat badan cenderung bertambah. Selain itu, minyak trans pada gorengan juga dapat mempengaruhi hormon pengatur nafsu makan yang membuat Anda merasa tidak kenyang dan cenderung ingin makan lebih  banyak gorengan. 

  1. Meningkatkan Risiko Kanker

Bahaya makan gorengan yang selanjutnya yaitu meningkatkan risiko kanker. Proses memasak gorengan dibutuhkan suhu yang tinggi sehingga dapat membentuk zat kimia akrilamida. Zat ini berasal dari reaksi kimia asam amino dan gula. Hal tersebutlah yang membuat makanan yang digoreng terdapat banyak zat kimia akrilamida. Pada sebuah studi menyebutkan zat kimia akrilamida dapat meningkatkan risiko kanker.

Baca Juga: Beberapa Makanan Penyebab Kanker Ini Wajib Anda Hindari!

  1. Kualitas Minyak Goreng Buruk

Tidak semua gorengan di masak menggunakan minyak yang baru. Bahkan tidak jarang banyak gorengan yang digoreng menggunakan minyak bekas atau jelantah yang digunakan berulang kali. Padahal tiap minyak memiliki suhu maksimum yang membuatnya menghasilkan asap saat dipanaskan atau smoke point. Biasanya, minyak goreng yang telah melewati smoke point berkali-kali memiliki warna kecoklatan dan kehitaman. Tentu saja, minyak goreng seperti ini sudah tidak baik lagi untuk kesehatan. 

  1. Membentuk Radikal Bebas

Pada saat minyak goreng telah mencapai smoke point atau berasap ketika dipanaskan, maka kualitas minyak biasanya sudah rusak. Ketika minyak goreng ini digunakan untuk menggoreng, maka makanan yang dihasilkan tidak baik untuk dikonsumsi. Bahkan, minyak goreng juga dapat mengalami oksidasi dan membentuk radikal bebas. Radikal bebas dapat merusak sel tubuh dan meningkatkan risiko penyakit. 

Itulah beberapa bahaya makan gorengan yang perlu Anda ketahui. Godaan meninggalkan gorengan mungkin sulit untuk dilakukan, namun Anda bisa mulai mengurangi asupan gorengan untuk menghindari berbagai bahaya yang ditimbulkannya.

 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

 

Sumber:

1. Buckingham, Cheyenine. Dangerous Side Effects of Eating Fried Foods, According to Science. (2021).

2. McDonell, Kayla. Why Are Fried Foods Bad For You?. (2017).

Bagikan artikel ini