Mengenali Gangguan Kecemasan

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 21 Dec 2020

Bagikan

Mengenal Gangguan Kecemasan Beserta Penyebab & Gejalanya

Gangguan kecemasan memiliki pengertian yang berbeda dengan kecemasan pada umumnya. Kecemasan dapat terjadi misalnya ketika pada hari pertama masuk ke sekolah baru, wawancara di tempat kerja baru, atau tampil di depan banyak orang. Hal ini ternyata merupakan hal yang normal.

Apa Itu Gangguan Kecemasan?

Kecemasan atau ansietas merupakan respons tubuh yang normal terhadap stres. Kecemasan adalah perasaan takut terhadap sesuatu yang akan terjadi, dan hal ini biasa kita alami sebelum momen-momen penting dalam hidup kita.

Namun, ketika kecemasan ini sudah sampai pada tingkat yang ekstrem dan sudah berlangsung lebih dari enam bulan serta mengganggu kualitas hidup Anda, maka Anda bisa jadi mengalami gangguan kecemasan.

Kecemasan dalam jumlah yang tepat dapat memotivasi seseorang untuk bekerja lebih keras. Hal ini biasa terjadi pada kehidupan manusia dan biasanya datang lalu pergi.

Pada gangguan kecemasan, kecemasan ini tidak pernah hilang seiring dengan berjalannya waktu. Hal ini mengakibatkan orang yang mengalaminya tidak dapat melakukan hal-hal yang biasanya dinikmati.

Bahkan, hal ini bisa memengaruhi hal-hal yang terlihat sederhana seperti keluar rumah. Bila tidak mendapatkan penanganan, maka kecemasan ini dapat bertambah parah. Gangguan kecemasan dapat terjadi pada usia berapapun, dengan wanita dilaporkan lebih sering mengalaminya dibandingkan dengan pria.

Gangguan kecemasan pun dapat dibagi menjadi beberapa gangguan lainnya, seperti gangguan panik, fobia, gangguan kecemasan sosial, gangguan obsesif-kompulsif, dan gangguan stres post-trauma.

Baca Juga: Merasa Tidak Percaya Diri? Berikut Ini Pengertian Insecure Beserta Gejala dan Cara Menanganinya

Gejala Gangguan Kecemasan

Gejala gangguan kecemasan biasanya berbeda di setiap orang. Beberapa gejala yang dapat muncul misalnya perasaan mulas perut, detak jantung yang meningkat, serangan panik, mimpi buruk, atau pikiran buruk yang tidak dapat dicegah.

Orang-orang dengan gangguan kecemasan biasanya mengalami perasaan takut, khawatir, dan stres yang sangat parah sehingga menyebabkan serangan kecemasan.

Serangan kecemasan ditandai dengan perasaan lemas dan pusing, sesak napas, mulut kering, berkeringat dingin, tidak dapat diam, takut, serta mati rasa. Walau begitu, serangan kecemasan dan serangan panik sebenarnya berbeda.

Penyebab Gangguan Kecemasan

Penyebab dari gangguan kecemasan masih belum diketahui secara pasti, namun diperkirakan disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor seperti genetik dan lingkungan. Beberapa studi menyimpulkan bahwa terdapat bagian otak tertentu yang berfungsi untuk mengontrol rasa takut yang terpengaruh.

Gangguan kecemasan didiagnosis melalui kombinasi dari pemeriksaan fisik, evaluasi kesehatan mental, dan juga kuesioner psikologis. Mungkin akan dilakukan pemeriksaan fiisk seperti uji darah atau urin untuk mengetahui adanya kondisi medis lainnya.

Ketika telah mendapatkan diagnosis yang ditegakkan, maka harus dilakukan konsultasi dengan dokter. Biasanya, perlu dilakukan perubahan gaya hidup juga untuk membantu memperbaiki gejala.

 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Merasa Alami Mental Breakdown? Pahami Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya

 

Referensi:

1. National Institute of Mental Health. Anxiety disorders [Internet]. MD: NIH; dates unknown [cited 2020 Jul 25]. Available from: https://www.nimh.nih.gov/health/topics/anxiety-disorders/index.shtml

2. Naidoo U. Nutritional strategies to ease anxiety [Internet]. MA: Harvard University; 2016 Apr 13 [updated 2019 Aug 19; cited 2020 Jul 25]. Available from: https://www.health.harvard.edu/blog/nutritional-strategies-to-ease-anxiety-201604139441

3. APA. What are anxiety disorders? [Internet]. WA: APA; dates unknown [cited 2020 Jul 25]. Available from: https://www.psychiatry.org/patients-families/anxiety-disorders/what-are-anxiety-disorders

Bagikan artikel ini