Mengapa Mataku Juling?

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 17 Sep 2020

Bagikan

Ketahui Apa Itu Bola Mata Juling Beserta Cara Penanganannya

Salah satu faktor yang memiliki peran signifikan dalam mempengaruhi penampilan namun seringkali dilupakan adalah kesehatan bola mata.

Berbagai kelainan yang terjadi pada mata dapat mempengaruhi persepsi terhadap wajah seseorang sambil mengganggu kualitas hidup yang dikaitkan dengan gangguan pada fungsi penglihatan.

Salah satu bentuk kelainan pada mata yang cukup mempengaruhi penampilan dan penglihatan secara signifikan pada saat yang bersamaan adalah posisi bola mata yang juling.

Apa Itu Juling?

Juling, yang dikenal dengan istilah strabismus pada dunia medis, merupakan kelainan yang digambarkan dengan adanya perubahan kedudukan bola mata.

Posisi bola mata yang baik merupakan salah satu komponen mendasar yang mempengaruhi kualitas penglihatan. Normalnya, kedua bola mata harus memiliki posisi yang sama dan segaris agar dapat melihat objek dengan sama sehingga dapat memiliki penglihatan yang terfokus dan tidak berbayang.

Di sekeliling bola mata terdapat enam otot penunjang yang berfungsi untuk menjaga posisi bola mata agar kedua bola mata dapat mempertahankan posisi yang sama. Juling terjadi ketika otot-otot tersebut gagal mempertahankan fungsinya dalam menjaga posisi bola mata.

Perubahan posisi bola mata yang terjadi dapat diklasifikasikan menjadi empat, yaitu esodeviasi (bergeser ke arah dalam), eksodeviasi (bergeser ke arah luar), hipodeviasi (bergeser ke arah bawah), dan hiperdeviasi (bergeser ke arah atas).

Diperkirakan sekitar 4% orang diseluruh dunia memiliki kelainan ini. Selain posisi kedua bola mata yang tidak sama, keluhan yang dapat menyertai strabismus adalah gerakan kedua hola mata yang tidak sama, pandangan ganda atau bertindihan, dan butuh memicingkan satu mata untuk melihat dalam ruang gelap.

Baca Juga: Mengenal Retinopati Diabetik, Si Pencuri Penglihatan Pasien Diabetes

Penanganan Mata Juling

Penanganan untuk strabismus harus dilakukan oleh dokter spesialis mata. Banyaknya variasi strabismus yang dapat terjadi menyebabkan beragamnya modalitas penatalaksanaan yang diberikan bagi pasien yang mengalami strabismus, bergantung pada keluhan yang muncul dan tingkat keparahan kejulingan yang terjadi.

Pasien dapat diberikan kacamata khusus atau menggunakan prisma kaca sebagai bentuk pengobatan bukan bedah yang kemudian dilanjutkan dengan pembedahan untuk memperbaiki posisi bola mata secara total.

 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata yang Memandang Layar Gawai Seharian

 

Referensi:

1. Carlton J, Kaltenthaler E. Health-related quality of life measures (HRQoL) in patients with amblyopia and strabismus: a systematic review. Br J Ophthalmol. 2011 Mar 1;95(3):325–30.

2. Durnian JM, Noonan CP, Marsh IB. The psychosocial effects of adult strabismus: a review. Br J Ophthalmol. 2011 Apr 1;95(4):450–3.

3. Kushner BJ. The efficacy of strabismus surgery in adults: a review for primary care physicians. Postgrad Med J. 2011 Apr 1;87(1026):269–73.

Bagikan artikel ini