Memahami Fenomena Quarter Life Crisis dan Tips Menghadapinya

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 02 Dec 2021

Bagikan

Arti Quarter Life Crisis: Bagaimana Cara Menghadapinya?

Quarter life crisis seringkali dialami oleh mereka yang telah memasuki usia 20 tahun hingga 30 tahun, dan mungkin Anda salah satunya? Perasaan ragu, gelisah, dan stres dalam menentukan tujuan hidup kedepanya adalah hal yang sering dirasakan. Jika Anda sedang mengalaminya, usahakan untuk tetap tenang, berpikir positif, dan fokus pada tujuan hidup Anda kedepanya. Wajar jika dalam fase ini Anda merasa bingung, gelisah, tetapi jangan sampai Anda merasa hidup tidak berguna dalam rentang waktu yang berlarut-larut.

Meratapi hidup dengan pikiran-pikiran negatif hanya akan merusak kesehatan mental Anda. Tetaplah berpikir positif bahwa setiap orang mempunyai jalan dan persoalanya masing-masing. Bisa jadi Anda sekarang belum memiliki kesibukan, tetapi bukan berarti itu akhir dari segalanya dan bisa jadi orang di luar sana sibuk bekerja karena beban yang dia miliki lebih berat dari Anda, mungkin mereka diberi jalan lebih cepat karena ada keluarga yang sedang Ia hidupi.

Apa Itu Quarter Life Crisis

Quarter life crisis dalam istilah psikologi adalah suatu keadaan emosional yang sering dialami oleh mereka yang sudah memasuki usia 20 tahun hingga 30 tahun. Pada fase ini Anda akan dihadapkan dengan perasaan cemas, mulai mempertanyakan tentang kemampuan diri, karir, kehidupan percintaan, dan ragu dalam menentukan tujuan hidup kedepanya. Untuk melewatinya, berikut tips-tips mengatasi Quarter life crisis yang perlu Anda ketahui melalui pembahasan di bawah ini.

Baca Juga: Quarter-Life Crisis: Penyebab Cemas Dewasa Muda

Tips Menghadapi Quarter Life Crisis

Quarter life crisis banyak dialami oleh orang dewasa, yang dimana faktor penyebabnya ialah masalah finansial, belum memiliki kesibukan, putus cinta atau melihat teman yang sudah mencapai impianya terlebih dahulu. Untuk melewati fase Quarter life crisis ini berikut beberapa tips yang perlu Anda ketahui.

  1. Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Membandingan diri sendiri dengan orang lain hanya akan membuang waktu Anda, cukup jadikan pencapaian orang lain sebagai motivasi Anda kedepanya. Jangan pernah merasa gagal dan tertinggal sebab setiap orang mempunyai jalanya sendiri, cukup jadikan kegagalan sebagai pelajaran untuk hidup semakin baik lagi kedepanya. Membandingkan diri sendiri dengan orang lain hanya akan membuat Anda semakin khawatir dan tidak fokus dengan rencana yang sedang Anda kerjakan. 

  1. Mengenali Diri Sendiri

Mulailah bertanya pada diri sendiri tentang apa yang ingin Anda lakukan kedepan, apa potensi yang Anda miliki, dan cari tahu apa kelebihan dan kekurangan yang Anda miliki. Dari sini Anda mulai bisa memikirkan dan mengurai pekerjaan-pekerjaan yang mungkin bisa Anda lakukan. Tidak harus fokus bekerja pada perusahaan orang lain, bisa jadi Anda mampu merintis usaha sendiri, melakukanya dengan tekun, dan mengerahkan semua potensi yang Anda miliki untuk mengembangkan bisnis yang sedang Anda rintis.

  1. Batasi Penggunaan Media Sosial

Media sosial bisa jadi menjadi pemicu Anda membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Perlu Anda ingat bahwa apa yang Anda lihat di media sosial orang lain belum tentu sesuai dengan apa yang sedang Ia rasakan. Setiap orang pasti memiliki persoalannya sendiri, jangan sampai Anda bersikap rendah diri dan merasa hanya Anda yang memiliki persoalan. Hindari perasaan seperti ini dan mulailah membatasi penggunaan media sosial. 

  1. Melakukan Aktivitas Positif

Melakukan aktivitas positif dan produktif jauh lebih baik daripada terus bersedih. Anda bisa memulai membangun karir dengan mempelajari hal-hal baru untuk mengisi hari-hari Anda. Mulailah belajar keahlian baru yang tidak Anda miliki atau yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pekerjaan di masa yang akan datang. Sambil mempelajari keahlian baru, Anda bisa mulai sedikit demi sedikit menyusun rencana hidup Anda. Tetap positif dan semoga berhasil!

Mengatasi Quarter life crisis mungkin tidak mudah bagi Anda, tetapi Anda juga perlu memikirkan rencana hidup Anda kedepannya sedikit demi sedikit dengan perasaan yang lebih positif. Wajar jika sesekali Anda merasa capai, gelisah, dan stres, tetapi tetap harus fokus dan semangat agar hidup Anda menjadi lebih baik kedepanya.

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

 

Sumber: 

Cudby, Caren. 7 Things Millennials Can Do to Beat the Quarter Life Crisis. 2020. 

 

Peintner, Liz. How to Handle a Quarter-Life Crisis. 2019.

Bagikan artikel ini