Bantuan

Mari Ketahui Penyebab Air Mani Keluar Sendiri Setelah Kencing

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 15 Jun 2022

Bagikan

Mari Ketahui Penyebab Air Mani Keluar Sendiri Setelah Kencing

Pernahkah Anda mendengar mengenai penyebab air mani keluar sendiri setelah kencing? Topik yang satu ini bisa dibilang cukup hangat bagi dan termasuk dalam pertanyaan yang umumnya menyeruak di kalangan kaum Adam. Atau mungkin saja Anda salah seorang yang pernah mengalami fenomena ini.

Sebelum beranjak lebih jauh, mari pahami dulu pengertian dasar mengenai air mani. Pada dasarnya, air mani adalah cairan berwarna putih yang mengandung sperma. Air mani umumnya keluar dari penis ketika melakukan aktivitas seksual, terlepas dari adanya ejakulasi atau tidak. Adapun air mani diproduksi oleh prostat dan vesikula seminalis. 

Salah satu kondisi yang bisa dialami oleh siapa saja adalah air mani yang keluar sendiri setelah kencing. Kondisi ini mungkin terasa aneh namun memang benar adanya. Apakah Anda pernah mengalaminya? Jika iya, maka simaklah ulasan singkat berikut ini agar Anda lebih memahami perihal

Baca juga: Kencing Terasa Nyeri? Berikut Beberapa Penyebabnya

 

Penyebab Air Mani Keluar Sendiri Setelah Kencing  

Keluarnya air mani dari penis tidaklah selalu disebabkan oleh aktivitas seksual dengan orang lain. Contohnya yakni mimpi basah, masturbasi, bahkan jika sedang terangsang atau sekadar membayangkan kenikmatan seksual. Walaupun demikian, masih ada momen lain yang membuat air mani terdorong keluar dari penis. 

  • Air Mani Masih Tertinggal di Uretra

Ketika mengalami ejakulasi, ada kalanya air mani tidak keluar sepenuhnya dari penis walaupun kelihatannya sudah banyak yang dikeluarkan. Menurut World Health Organization (WHO), normalnya penis mengeluarkan air mani sebanyak 1 sendok teh atau 4ml. Namun bisa juga bervariasi antara 1.2ml hingga 7.6ml, tergantung pada tingkat kesehatan dan saat terakhir ejakulasi.

Baca juga: Penjelasan Ahli dan Ulama Mengenai Hukum Mengeluarkan Air Mani pada Siang Hari di Bulan Ramadhan

Dengan jumlah volume tersebut, tidak menutup kemungkinan bahwa ada sebagian kecil air mani yang masih tertinggal di uretra dan kemudian keluar setelah kencing. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab air mani keluar sendiri setelah kencing, walaupun penis sudah tidak dalam kondisi tegang selepas ejakulasi akibat aktivitas seksual (baik penetrasi maupun oral) atau masturbasi.

Pada dasarnya, kondisi ini bukanlah hal yang perlu Anda khawatirkan sama sekali karena tidak mengindikasikan bahaya atau penyakit tertentu. Pahamilah bahwa kondisi ini wajar terjadi sehingga Anda tidak perlu heran lagi jika suatu waktu ada air mani yang keluar setelah kencing. 

  • Retrograde Ejaculation

Istilah retrograde ejaculation mungkin masih terasa asing bagi Anda namun perlu dipahami karena bisa dialami oleh siapa saja. Retrograde ejaculation adalah sesuatu kondisi ketika air mani yang telah dihasilkan oleh prostat dan vesikula seminalis tidak menuju penis namun masuk ke dalam kandung kemih. Lantas, mengapa air mani bisa masuk ke dalam kandung kemih?

Anda perlu memahami bahwa uretra adalah satu-satunya jalan bagi keluarnya air mani dan urine untuk menuju penis. Di samping itu, pahamilah pula bahwa kencing dan ejakulasi didukung oleh otot yang sama atau biasa disebut sebagai sfingter yang berada di dekat leher kandung kemih. 

Ketika orgasme, normalnya sfingter berusaha untuk menahan agar urine tidak keluar, sehingga uretra dapat menjadi jalan yang mulus dan bebas hambatan bagi keluarnya air mani. Sedangkan pada retrograde ejaculation, sfingter tidak berkontraksi sebagaimana biasanya sehingga air mani masuk ke dalam kandung kemih.

Oleh karena itu, tidaklah mengherankan jika retrograde ejaculation menjadi salah satu penyebab air mani keluar sendiri setelah kencing. Kandung kemih yang sudah penuh tentunya akan menuntut untuk dikosongkan dan jika ada air mani di dalamnya akan ikut dikeluarkan hingga tak bersisa. Dengan demikian, kandung kemih menjadi kosong seperti sedia kala dan siap menampung volume urine yang berikutnya.

Kini Anda sudah mengetahui penyebab air mani keluar sendiri setelah kencing sehingga tidak perlu risau jika terjadi di kemudian hari. Walaupun demikian, Anda tetap perlu waspada. Jika kondisi ini sering terjadi, disertai dengan rasa sakit ketika kencing, atau bahkan warna air mani tidak memiliki warna dan tekstur sebagaimana pada umumnya, maka Anda harus bergegas ke dokter agar memperoleh tindak lanjut.

Memiliki pertanyaan? Anda bisa berkonsultasi lewat video call langsung dengan dokter terkait di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Playstore.

Tag :
Referensi

Leonard, Jayne. (2019). What to Know About Semen Leakage. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326393. 

Pietrangelo, Ann. (2018). Everything You Should Know About Retrograde Ejaculation. https://www.healthline.com/health/mens-health/retrograde-ejaculation.

Roland, James. (2018). What Causes Semen Leakage and How to Treat It. https://www.healthline.com/health/mens-health/semen-leakage#leakage-after-urination.

Bagikan artikel ini