Bantuan
Bantuan

Ketahui Apa Itu Spermatogenesis Beserta Fungsinya!

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 07 Feb 2022

Bagikan

spermatogenesis

Sebuah proses pembentukan sel sperma disebut spermatogenesis. Sperma adalah salah satu hal penting yang dimiliki oleh pria. Dimana melalui sperma seorang wanita bisa mengalami kehamilan dan mendapatkan keturunan. Setiap ejakulasi terjadi, ada setidaknya 20 juta per milimeter sperma yang dihasilkan. Mungkin selama ini, banyak orang berpikir bahwa sistem reproduksi pada pria sangat sederhana, seperti sperma yang mana keluar dari penis, kemudian lalu masuk vagina dan terjadinya pembuahan. Namun, ada sebuah sistem rumit atau kompleks dalam sebuah konsep pembuahan sperma. Dimana ada tahapan dalam pembuatan sel spema, yang mana disebut sebagai spermatogenesis. Sperma terbentuk dalam testis melalui sebuah proses yang disebut spermatogenesis, yang mana dalam proses ini sel induk sperma akan memperbanyak diri melalui miosis dan mitosis. Umumnya spermatogenesis adalah proses pembentukan sel sperma di dalam testis yang diproduksi pada tubulus seminiferus dalam testis.

Tahapan atau proses inilah yang disebut sistem reproduksi, dimana seorang pria membentuk sel sperma. Jika Anda bertanya-tanya seperti apa bentuk sperma, sperma memiliki bentuk oval yang terbagi menjadi kepala, leher, dan ekor. Kepala sperma itu sendiri berbentuk lonjong, yang mana mengandung inti atau nukleus, juga atau sistem genetik yang akan diwariskannya nanti. Bagian leher, tengah, atau midpiece adalah sumber energi bagi sperma. Sementara itu, bagian ekor sperma memiliki bentuk sitoskeleton yang berukuran panjang, juga memiliki fungsi untuk mendorong sperma ke depan, yakni berupa flagela. Flagela memiliki kecepatan 30 inci per jam, saat mendorong sperma ke depan. Tahukah Anda bahwa sistem reproduksi pria dirancang untuk memproduksi sampai dengan mengeluarkan sperma. Beberapa bagian sistem reproduksi pria adalah testis, saluran sperma, kelenjar prostat, penis, dan vesikula seminalis. Ada tiga ciri yang menandakan sel sperma sehat, yakni kuantitas, gerakan sperma serta morfologi. Sel sperma adalah sel dalam reproduksi pria yang nantinya akan bertemu dengan sel telur pada wanita. Dimana akan bersatu membentuk zigot, yang menjadi cikal bakal janin manusia. Pada proses pembentukan sel sperma ini disebut sebagai spermatogenesis. Spermatogenesis berasal dari kata ‘spermato’ dan ‘genesis’, yang mana masing-masing diartikan sebagai benih dan pembelahan. Jadi, spermatogenesis dapat dimaknai sebagai proses dalam pembentukan sel sperma yang terjadi dalam testis pria. Seorang pria yang telah menginjak usia pubertas maka akan memproduksi jutaan sel sperma tiap harinya. Setiap tahapan dalam memproduksi sperma ini terjadi dalam spermatogenesis, dalam testis yang memiliki tabung kecil. 

Tabung-tabung ini disebut sebagai tubulus seminiferus yang menjadi tempat bagi hormon testosteron. Dinding tubulus mempunyai banyak sel yang tersebar secara acak. Sering kali disebut sel seritoli dengan fungsi memberikan makanan untuk sel sperma yang belum matang. Saat sel sperma telah matang maka kemudian sel induk sperma akan memperbanyak diri. Sel sperma yang telah matang biasa disebut spermatogonia. Ada juga sel lain yang disebut germinal yang mana akan membelah diri. Kemudian berubah sampai membentuk seperti kepala dan ekor panjang. Kepala sperma ini mengandung kandungan kromosom yang di dalamnya terdapat proteinase, enzim, dan hialuronidase yang dapat menembus lapisan sel telur. Perlu Anda ketahui, bahwa sel benih sperma yang belum matang membutuhkan waktu sampai 74 hari atau sampai 10 bulan untuk mencapai tahap kematangan akhir. Maka dari itu, selama proses spermatogenesis akan diproduksi 300 juta sel sperma matang. Serta siap dikeluarkan bersama dengan air mani saat pria mengalami ejakulasi. Adakah cara untuk meningkatkan kualitas sperma? Sperma menjadi bagian penting yang dimiliki pria sehingga kesuburan sperma pria juga diperlukan untuk proses pembuahan berjalan lancar dan baik, terutama, jika pria tersebut sedang merencanakan memiliki momongan. Maka, menjaga pola hidup sehat menjadi hal yang sangat penting, dimana perlu diperhatikan untuk menjaga kesuburan. Beberapa cara yang dapat dilakukan, seperti berhenti merokok, teratur melakukan berolahraga, memperbanyak asupan nutrisi yang seimbang, menjaga kesehatan reproduksi, dan menerapkan seks sehat dengan pasangan. Anda harus menerapkan gaya hidup sehat demi lancarnya spermatogenesis.

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca juga: Makanan Penambah Sperma yang Bisa Anda Konsumsi Agar Cepat Mendapatkan Momongan

Referensi

Medical News Today

https://m.merdeka.com/jateng/proses-spermatogenesis-beserta-fungsi-dan-tujuannya-yang-perlu-diketahui-kln.html?page=all

https://www.google.co.id/amp/s/www.sehatq.com/artikel/agar-proses-spermatogenesis-lancar-jangan-sampai-gerah-di-bawah-sana/amp

Bagikan artikel ini