Bantuan
Free Tele x

Manfaat Jahe Merah Untuk Kesehatan

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 19 Apr 2021

Bagikan

Ketahui Beragam Manfaat Jahe Merah Untuk Kesehatan

Ternyata banyak sekali manfaat jahe merah untuk kesehatan. Jahe merupakan salah satu rempah yang populer di Indonesia. Rempah ini memiliki aroma yang khas dan menyegarkan.

Selain jahe putih, yang biasanya sering dijumpai di pasar dan digunakan sebagai bumbu masak, terdapat jahe merah yang lebih sering digunakan pada bidang obat-obatan. Jahe merah mengandung senyawa bermanfaat seperti shogaol, gingerol, zingeron, dan banyak lagi. Zat aktif ini yang membuat jahe merah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

  1. Manfaat Gingerol

Gingerol memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan. Oleh sebab itu, jahe merah dapat mengurangi terjadinya stress oksidatif di dalam sel dan mencegah kerusakan sel. Stres oksidatif dapat kita alami karena menerima banyak radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Gingerol di dalam jahe merah ini lah yang berperan untuk mencegah terjadinya kerusakan sel tubuh tersebut.

  1. Meringankan Rasa Mual

Jahe merah telah terbukti efektif untuk mengatasi morning sickness pada ibu hamil. Diperkirakan, jahe merah memiliki kandungan aktif yang bekerja menekan kemoreseptor rasa mual.

Jahe merah juga digunakan untuk mual akibat terapi, dan terbukti efektif meringankan rasa mual. Namun, dibutuhkan penelitian klinis lebih lanjut mengenai mekanisme penekan rasa mual yang ditimbulkan jahe merah.

  1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Beberapa literatur menunjukkan hasil, konsumsi jahe merah rutin disertai pola diet seimbang dan aktivitas fisik dapat membantu menurunkan berat badan, mengecilkan lingkar pinggang, dan lingkar lengan wanita. Pada penelitian di hewan, jahe merah dapat mengurangi lemak dan kalori karena efek anti inflamasinya yang mendukung proses pembakaran lemak.

Baca Juga: Benarkah Kopi Dapat Menurunkan Berat Badan? Yuk Cek Faktanya!

  1. Dapat Membantu Meringankan Nyeri Sendi

Terdapat literatur yang membuktikan bahwa jahe merah yang diberikan pada pasien osteoartritis (peradangan sendi) dapat  mengurangi rasa nyeri dan disabilitas pergerakan yang dialaminya.

Studi lainnya juga menunjukkan pencampuran jahe merah, kayu manis, dan minyak sesame dapat mengurangi kekakuan sendi. Hal ini diperkirakan karena efek antiinflamasi yang dimiliki jahe merah.

  1. Membantu Mengurangi Gejala Gangguan Saluran Cerna

Rasa tidak nyaman dan nyeri pada perut yang berlangsung lama dapat diringankan dengan memberikan minuman jahe merah hangat. Hal ini bisa terjadi karena jahe merah juga memiliki aroma khas yang menenangkan dan jika diminum akan terasa hangat di perut.

Ketika memiliki masalah pencernaan, seperti asam lambung naik, sakit perut, maka minuman jahe merah dapat mengurangi rasa tidak nyaman tersebut.

  1. Secara Signifikan Mengurangi Nyeri Haid

Nyeri haid dirasakan secara normal karena sedang terjadi peluruhan dinding rahim dalam tubuh. Saat dinding rahim sedang luruh, terjadi proses inflamasi, hingga akhirnya merangsang reseptor nyeri di otak, dan timbulah rasa nyeri perut yang biasa kamu rasakan saat sedang haid. Kandungan anti inflamasi dalam jahe merah dapat meredakan inflamasi yang terjadi, sehingga nyeri haid dapat berkurang.

  1. Dapat Membantu Mengurangi Kadar Kolesterol Darah

Kolesterol jahat (LDL) yang tinggi di dalam tubuh dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung. Makanan yang kamu makan sangat berpengaruh pada kadar LDL dalam darah. Konsumsi jahe merah dapat membantu proses pemecahan lemak lebih efektif.

Oleh karena itu, jahe merah diyakini dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah. Namun, dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai mekanisme kerja dan manfaat jahe merah terhadap kolesterol.

  1. Mengandung Substansi yang Dapat Mencegah Terjadinya Kanker

Kanker merupakan pembelahan sel yang terjadi terus menerus, secara tidak normal, hingga menimbulkan masalah-masalah baru dalam tubuh. Sel yang terus membelah secara tidak normal disebut sebagai sel kanker.

Penyebab adanya sel-sel kanker ini masih belum pasti dan masih diteliti lebih lanjut. Terdapat beberapa faktor risiko, seperti kelainan genetik yang dapat memicu pembelahan sel kanker.

Jahe merah sendiri, telah diteliti memiliki efek anti kanker. Penelitian dilakukan pada orang yang memiliki risiko mengalami kanker kolorektal berdasarkan genetiknya. Pemberian jahe merah pada orang-orang berisiko kanker terbukti secara signifikan mencegah terjadinya kanker pada orang tersebut.

 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Adakah Cara Alami untuk Mencegah Kanker?

 

Referensi:

1. Wang S, Zhang C, Yang G, Yang Y. Biological properties of 6-gingerol: a brief review. Nat Prod Commun. 2014 Jul;9(7):1027-30. PMID: 25230520.

2. Mashhadi NS, Ghiasvand R, Askari G, Hariri M, Darvishi L, Mofid MR. Anti-oxidative and anti-inflammatory effects of ginger in health and physical activity: review of current evidence. Int J Prev Med. 2013;4(Suppl 1):S36-S42.

3. Mandal P, Das A, Majumdar S, Bhattacharyya T, Mitra T, Kundu R. The efficacy of ginger added to ondansetron for preventing postoperative nausea and vomiting in ambulatory surgery. Pharmacognosy Res. 2014;6(1):52-57. doi:10.4103/0974-8490.122918

4. Anh NH, Kim SJ, Long NP, et al. Ginger on Human Health: A Comprehensive Systematic Review of 109 Randomized Controlled Trials. Nutrients. 2020;12(1):157. Published 2020 Jan 6. doi:10.3390/nu12010157

5. Maharlouei N, Tabrizi R, Lankarani KB, Rezaianzadeh A, Akbari M, Kolahdooz F, Rahimi M, Keneshlou F, Asemi Z. The effects of ginger intake on weight loss and metabolic profiles among overweight and obese subjects: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Crit Rev Food Sci Nutr. 2019;59(11):1753-1766. doi: 10.1080/10408398.2018.1427044. Epub 2018 Feb 2. PMID: 29393665.

6. Ozgoli G, Goli M, Moattar F. Comparison of effects of ginger, mefenamic acid, and ibuprofen on pain in women with primary dysmenorrhea. J Altern Complement Med. 2009 Feb;15(2):129-32. doi: 10.1089/acm.2008.0311. PMID: 19216660.

7. Nikkhah Bodagh M, Maleki I, Hekmatdoost A. Ginger in gastrointestinal disorders: A systematic review of clinical trials. Food Sci Nutr. 2018;7(1):96-108. Published 2018 Nov 5. doi:10.1002/fsn3.807

8. https://www.longdom.org/open-access/effects-of-ginger-on-ldlc-total-cholesterol-and-body-weight-2471-2663-1000140..pdf

Bagikan artikel ini