Kenali Tanda Stroke Ringan

12 Jun 2020 • Stroke

Otak merupakan organ yang memerlukan banyak asupan oksigen, yakni sebanyak 20% dari seluruh oksigen dalam tubuh. Terganggunya aliran nutrisi menuju otak akan mengganggu kerja dari organ tersebut. Hal inilah yang terjadi pada pasien yang mengalami stroke.

Stroke dapat terjadi dalam berbagai tingkatan berdasarkan keparahan dari sumbatan aliran nutrisi. Stroke ringan atau dalam bahasa medis disebut juga dengan serangan iskemik transien, merupakan sebuah keadaan dimana otak mengalami kekurangan asupan oksigen dalam waktu yang singkat atau kurang dari 24 jam.

Pasien dengan stroke ringan umumnya mampu untuk melakukan aktivitas dasar seperti ke kamar mandi dan berbelanja. Namun, ia akan mengalami kesulitan untuk melakukan hal-hal yang memerlukan pemikiran lebih kompleks seperti mengingat jadwal aktivitas.

Berikut hal-hal yang menjadi tanda gejala dari stroke ringan:

1. Merasa mudah lelah

Tubuh terasa lebih cepat lelah ketika melakukan hal yang biasa dilakukan sehari-hari. Seperti memasak, beberes rumah, dan sebagainya.

2. Gangguan emosional

Kondisi emosional menjadi lebih terganggu, lebih mudah merasa sedih dan depresi. Keinginan untuk melakukan aktivitas dan hobi akan menurun, mengalami berbagai gangguan tidur, tidak nafsu makan, merasa cemas dan takut, hingga ada banyangan untuk melakukan bunuh diri.

3. Penurunan daya ingat

Menurunnya kerja otak dapat membuat semakin sulit untuk berkonsentrasi dan dapat menurunkan ingatan jangka pendek, yakni hal-hal yang baru dilakukan atau didapatkan. Selain itu, orang dengan gejala stroke ringan juga mengalami kesulitan dalam mengingat waktu dan tempat.

4. Kesulitan berbicara

Menurunnya kecepatan kerja otak dapat mengganggu kerja bicara seseorang dengan gejala stroke ringan. Hal ini juga dapat disebabkan oleh kerja saraf menuju daerah tenggorokan yang terganggu. Terkadang disertai dengan kesulitan dalam menelan makanan.

5. Kemampuan penglihatan menurun

Rangsangan saraf dari mata menuju ke otak juga akan mengalami penurunan. Stroke ringan juga dapat ditandai dengan kemampuan penglihatan yang semakin tidak jelas, baik pada satu mata maupun pada kedua mata pasien.

6. Mengalami kelemahan otot muka, tangan, dan kaki

Kerja otot juga dapat terganggu, dimana baik salah satu atau kedua tangan dan kaki akan melemah dan tidak dapat melakukan aktivitas semula secara optimal. Selain itu, otot yang semula mengatur gestur muka juga dapat terganggu, sehingga muka akan terlihat lebih lemas.

7. Merasakan pusing

Gangguan keseimbangan yang berada pada telinga juga akan terganggu. Pasien dengan gejala stroke ringan seringkali merasa pusing dan kehilangan keseimbangan.

Referensi

  1. Hu X, Heyn PC, Schwartz J, Roberts P. What is mild stroke?. Physical Medicine and Rehabilitation. 2017 Apr 28; 98 (11):2347-9.
  2. Nanda A, Chang AK. Transient Ischemic Attack [internet]. New York: Medscape.com; [updated: 2018 Dec 03, cited: 2020 Apr 04]. Available from: https://emedicine.medscape.com/article/1910519-overview