Bantuan

Disebut dapat Mengancam Nyawa Benarkah Darah Kental, Bahaya?

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 02 Jun 2022

Bagikan

Disebut dapat Mengancam Nyawa Benarkah Darah Kental, Bahaya?

Dapat dipicu adanya cedera di bagian luar tubuh benarkah darah kental, bahaya? Walaupun, darah kental mungkin terdengar menyeramkan, namun sebenarnya ini merupakan proses yang diperlukan tubuh manusia. Terutama jika orang tersebut mengalami luka, yang mana akan menyebabkan tidak banyak kehilangan darah. Tetapi, Anda juga tidak bisa meremehkan darah kental karena dapat menyebabkan kondisi gawat serta mengancam nyawa. Darah kental ini merupakan proses dimana  berubahnya bentuk darah yang sebelumnya cair menjadi seperti semisolid atau gel. Bila darah kental ini beredar di pembuluh darah Anda, maka dapat mengakibatkan penyumbatan darah pada beberapa area bagian tubuh. Sehingga sudah sebaiknya Anda tidak meremehkan darah kental ini.

Baca juga: Perlu Anda Waspadai Bahaya Kekentalan Darah!

 

Gejala darah kental, bahaya?

Terjadinya darah kental ini dapat di area mana saja dalam tubuh manusia. Area atau lokasi adanya darah kental juga akan menentukan gejala seperti apa yang akan dialami. Di bawah ini merupakan gejala darah kental berdasarkan lokasinya, yang mana mungkin akan menjawab pertanyaan darah kental, bahaya? 

  1. Paru-paru

  • Kepala pusing

  • Demam

  • Sesak napas tiba-tiba

  • Keringat berlebihan

  • Bercak darah saat batuk

  • Sakit dada seperti ditusuk-tusuk

  • Detak jantung tidak beraturan

  1. Tungkai atau lengan

  • Timbul lebam atau kemerahan

  • Rasa nyeri di tungkai atau lengan

  • Timbul bengkak bersamaan dengan sakit serta rasa hangat ketika disebut

  1. Ginjal

  • Demam

  • Nyeri atau rasa sakit pada bagian perut atas atau samping dan punggung

  • Muntah dan mual

  • Urine yang berkurang

  • Adanya darah pada urine

  1. Perut

  • Diare

  • Rasa nyeri diperut yang parah atau tidak tertahankan

  • Muntah

  1. Otak

  • Pusing

  • Lengan, kaki, dan wajah terasa lemas

  • Linglung

  • Sulit berbicara 

  • Sakit kepala yang parah

  • Sulit memahami kata-kata

  • Hilangnya keseimbangan serta koordinasi

  • Hilangnya kemampuan melihat di salah satu mata atau keduanya

  • Sulit berjalan

  1. Jantung

  • Mual

  • Napas yang terengah

  • Kepala pusing tak tertahankan

  • Tubuh bagian atas atau dada yang terasa nyeri

  • Berkeringat

Melihat beberapa gejala seperti diatas maka pertanyaan darah kental, bahaya? Adalah benar adanya. Sudah sebaiknya Anda mewaspadai kondisi pengentalan darah ini. 

Penyebab darah kental

Lalu apa yang menyebabkan terjadinya darah kental, bahaya? Kondisi ini bisa terjadi karena sebagian darah yang menjadi lebih kental daripada yang seharusnya. Hal ini dapat terpicu karena terjadinya cedera di bagian luar tubuh, atau sel darah dengan zat tertentu yang bertemu, yang mana ini terjadi jika darah kental terjadi dalam pembuluh darah Anda. Selain itu darah kental, bahaya dapat dikarenakan perlambatan di aliran darah, yang mana umumnya disebabkan karena deep vein thrombosis dan fibrilasi atrial. 

Saat perlambatan di aliran darah tersebut mengakibatkan darah yang menumpuk pada jantung, maka sel darah saling menempel. Kondisi inilah yang menjadi salah satu penyebab pengentalan darah terjadi. Kondisi darah kental ini umum terjadi pada orang tua yang telah berusia diatas 60 tahun. Pengentalan darah jarang terjadi pada anak muda atau seseorang yang memiliki kondisi kesehatan yang baik. Berikut adalah beberapa kondisi yang meningkatkan risiko Anda terkena pengentalan darah:

  • Kolesterol tinggi

  • Merokok

  • Kegemukan

  • Menjalani rawat inap di rumah sakit

  • Pernah mengalami pengentalan darah sebelumnya

  • Menggunakan alat kontrol kehamilan (dikombinasikan dengan pil KB, misalnya)

Bila, Anda sedang dalam masa kehamilan maka akan berpotensi untuk terjadinya penggumpalan darah. Sama halnya bila mempunyai orang tua atau juga saudara yang mengalami darah kental. Sedangkan, beberapa penyakit yang rentan menjadi penyebab darah kental adalah seperti kanker, tekanan darah tinggi, diabetes, dan juga infeksi kronis. 

Lalu bagaimana cara mengatasi darah kental, bahaya? Anda dapat mengatasinya dengan beberapa cara yang direkomendasikan dokter yakni seperti stoking kompresi, minum obat antikoagulan, operasi, stent, dan filter vena cava. Ada juga beberapa makanan yang bantu mengencerkan darah yakni seperti jahe, cabai rawit, kayu manis, bawah putih, vitamin E, kunyit, ikan, minyak ikan, ginko biloba, bromelain. Dan ekstrak biji anggur. 

Baca juga: Jenis dan Efek Samping dari Obat Pengencer Darah

Disarankan untuk Anda segera ke rumah sakit, bila menemukan gejala darah kental. Tentunya dengan penanganan dan perawatan yang cepat dan tepat, akan mencegah terjadinya komplikasi kesehatan.  

Memiliki pertanyaan? Anda bisa berkonsultasi lewat video call langsung dengan dokter terkait di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Playstore.

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Penyakit Dalam

Mulai dari IDR 110.000

Pesan Sekarang
Tag :
Referensi

Healthline

Cleveland Clinic

American Society of Hematology

WebMD

Medical News Today

Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Penyakit Dalam

Mulai dari IDR 110.000

Pesan Sekarang