Cara Pengobatan Luka Gangrene Yang Disebabkan Diabetes

04 Mar 2020 • Diabetes

Ditulis oleh               : dr. Yonathan Heru Suhalim

Telah direview oleh  : dr. Roy Panusunan Sibarani, Sp.PD-KEMD, FES


Gangrene merupakan komplikasi serius yang tidak boleh dianggap enteng. Salah penanganan, kematian jaringan ini akan berdampak sangat fatal, mulai dari ancaman amputasi hingga kematian, tergantung jenis dan letak gangrene tersebut berada.

Namun pada penderita diabetes, umumnya gangrene terjadi di area kaki. Penyebabnya sendiri cukup beragam, termasuk infeksi bakteri akibat penanganan luka yang kurang baik dan gangguan sirkulasi darah, seperti penyempitan spembuluh darah dan lainnya.

Pengobatan Luka Gangrene Yang Disebabkan Diabetes

Kabar buruknya, jaringan yang mati akibat terkena gangrene tidak bisa dipulihkan kembali. Namun jangan khawatir, ada beberapa metode yang bisa Anda pilih untuk mengatasi masalah gangrene, setidaknya mencegah agar luka gangrene tersebut tidak menyebar.

Berikut merupakan beberapa metode yang bisa Anda pilih untuk mengatasi gangrene

1. Menggunakan Antibiotik

Untuk gangrene yang disebabkan oleh infeksi bakteri, Anda bisa menanggulanginya dengan menggunakan antibiotik, baik antibiotik yang dikonsumsi langsung, disuntikan lewat infus, suntik langsung dan lainnya. Tapi ingat, penggunaan antibiotik hanya untuk mencegah agar gangrene tidak menyebar.

Jenis antibiotik yang biasa digunakan untuk mengatasi gangrene adalah, Chloramphenicol, Clindamycin, Penisilin, Metronidazole, Tetrasiklin, dan golongan sefalosporin.

2. Operasi Jaringan Tubuh

Dalam kasus yang lebih serius, dokter akan menyarankan tindak operasi untuk mengangkat jaringan tubuh yang sudah mati, dan operasi perbaikan pembuluh darah yang rusak. Harapannya, jaringan sehat akan tumbuh dan tubuh Anda pun akan kembali seperti semula.

Selain metode operasi konvensional, Anda bisa menggunakan terapi debridement larva atau biosurgery. Operasi dilakukan dengan memanfaatkan jenis larva tertentu yang ditempel di bagian jaringan yang mati.

Larva tersebut nantinya akan memakan jaringan tubuh yang mati hingga habis, dan hanya meninggalkan jaringan tubuh sehat. Tidak hanya itu, larva yang dilepaskan pun bertugas membantu melawan infeksi dengan cara melepaskan zat pembunuh bakteri, sambil merangsang proses pertumbuhan jaringan baru.

Setelah dilepaskan di area gangrene, luka tersebut akan ditutup kain kasa dengan sangat kencang. Anda tinggal menunggu beberapa hari sampai akhirnya perban dibuka dan luka dibersihkan dari sisa-sisa larva.

3. Terapi Oksigen Hiperbarik

Sesuai dengan namanya, terapi oksigen hiperbarik merupakan jenis terapi yang dilakukan dengan menggunakan oksigen bertekanan tinggi. Caranya, Anda akan dimasukkan ke dalam ruangan tertentu yang hanya berisi oksigen dengan tekanan tinggi.

Selama berada di dalam ruangan tersebut, Anda akan mengenakan alat khusus untuk bernafas. Nantinya, oksigen bertekanan tinggi tersebut akan masuk ke aliran darah untuk mengatasi sumbatan di pembuluh darah, dan membunuh bakteri penyebab gangrene.

Terapi oksigen hiperbarik cukup baik untuk menurunkan risiko amputasi, namun hanya efektif untuk jenis gangrene tertentu, seperti gangrene gas dan lainnya.

4. Amputasi

Pilihan terakhir merupakan solusi yang pasti tidak akan Anda sukai. Umumnya, amputasi harus dilakukan untuk mencegah penyebaran gangrene ke area tubuh lain, yang berisiko menimbulkan kerusakan yang lebih fatal. Metode ini terpaksa diambil untuk kondisi gangrene yang sudah parah.

Cegah Dengan Perawatan Luka Yang Baik

Gangrene merupakan kondisi yang sangat berbahaya dan tidak boleh dianggap enteng. Solusi terbaik untuk mencegahnya adalah dengan selalu membersihkan luka diabetes agar bakteri tidak berkembang biak, dan menjaga pola makan untuk menyeimbangkan kadar gula darah.

Jangan ragu untuk melibatkan dokter dalam mengatur pola makan dan gula darah anda, selain itu juga perawat profesional dalam membersihkan luka diabetes. Anda tidak perlu bingung, saat ini sudah ada aido health, aplikasi layanan kesehatan yang akan membantu menemukan dokter dan perawat yang tepat untuk menangani luka diabetes Anda.

Jangan khawatir luka akan terkena debu di perjalanan, karena dokter dan perawat yang ditunjuk akan datang ke rumah Anda sesuai dengan jadwal yang telah disepakati. Tidak hanya merawat luka, mereka pun akan memberi banyak informasi terkait luka diabetes, cara menangani, baik dengan perubahan pola makan dan lainnya.

Dokter, perawat dan terapi yang bisa Anda temukan aido health, merupakan tenaga medis profesional. Jadi prosedur pembersihan luka dan informasi yang diberikan, dipastikan sesuai data medis yang akurat, dan disesuaikan dengan kebutuhan Anda.