Bantuan

Berperan dalam Proses Karbohidrat Menjadi Energi, Asam Laktat Adalah

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 11 Feb 2022

Bagikan

asam laktat

Berperan dalam Proses Karbohidrat Menjadi Energi, Asam Laktat Adalah

Asam laktat adalah hasil dari metabolisme karbohidrat tanpa menggunakan oksigen. Hal ini bisa disebut juga metabolisme anaerob, di mana proses produksi terjadi pada sel otot. Ketika suplai oksigen tidak mencukupi dalam menunjang produksi energi. Asam laktat merupakan kondisi tubuh ketika mengalami peningkatan asam yang berlebihan. Hal ini terjadi karena menumpuknya sisa metabolisme saat tubuh mengalami kekurangan oksigen. Kadar asam laktat pada tubuh bisa meningkat, saat anda melakukan olahraga yang berlebihan. Tak hanya itu, tetapi juga bisa terjadi karena anda mempunyai kondisi kesehatan tertentu. 

Asam laktat dihasilkan pada sel otot serta sel darah merah, yang mana terbentuk saat tubuh mengubah bahan makanan menjadi energi. Asam laktat digunakan oleh tubuh sebagai sumber energi saat kadar oksigen rendah. 

Ketika anda melakukan olahraga ringan, maka produksi asam laktat akan sedikit, tubuh pun dapat dengan mudah menghilangkan asam laktat, sedangkan saat olahraga dilakukan dengan ekstrem atau intensitasnya bertambah, maka produksi asam laktat akan meningkat. Hal ini akan berisiko, di mana asam laktat menumpuk pada darah serta otot tubuh. Asidosis laktat menjadi istilah yang digunakan dalam ilmu kedokteran untuk menggambarkan kondisi ini. 

Penyebab peningkatan kadar asam laktat

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan peningkatan kadar asam laktat adalah sebagai berikut:

  1. Kanker, dimana sel-sel kanker bisa meningkatkan asam laktat dengan cepat. Hal ini karena penderitanya kehilangan berat badan serta menderita penyakit berlanjut. 

  2. HIV, ini bisa meningkatkan kadar asam laktat adalah karena rusaknya organ hati. Disebabkan obat-obatan yang dikonsumsi penderitanya.

  3. Acetaminophen, dengan penggunaan acetaminophen yang rutin serta teratur, dapat menakibatkan asidosis laktat. Bahkan, saat anda mengonsumsinya dengan dosis yang benar.

  4. Sepsis, merupakan komplikasi parah yang disebabkan oleh terjadinya infeksi virus atau bakteri sehingga anda mengalami aliran oksigen yang berkurang.

  5. Sindrom usus pendek, seseorang yang mengalami sindrom ini mungkin akan mengalami penumpukan asam laktat. Hal ini karena pertumbuhan bakteri yang berlebihan pada usus kecil.

  6. Kecanduan alkohol, mengonsumsi alkohol yang berlebihan dengan jangka waktu yang panjang, bisa mengakibatkan penumpukan zat asam atau ketoasidosis alkoholik atau keton serta asidosis laktat. 

  7. Penyakit jantung, misalnya gagal jantung yang mana bisa berpengaruh pada pengurangan aliran darah serta oksigen ke seluruh jaringan dalam tubuh. 

Jenis asam laktat

Terdapat 2 jenis asam laktat adalah D laktat dan L laktat, tetapi sebagian besar asidosis laktat diakibatkan karena tingginya kadar L laktat. Seseorang yang mengalami asidosis laktat, maka memiliki penumpukan asam yang mana disebabkan adanya ketidakseimbangan tingkat pH tubuh. penumpukan asam laktat adalah terjadi karena tidak adanya cukup oksigen pada otot. Di mana ini berperan untuk memecah glukosa serta glikogen, yang akan meningkatkan detak jantung serta sesak napas. 

Tes asam laktat

Tes ini merupakan pemeriksaan yang dilakukan guna mengukur kadar asam laktat pada darah. Kadar asam yang tinggi bisa menyebabkan asidosis laktat, yang dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, tes asam laktat diperlukan untuk mendeteksi asidosis laktat dengan cepat. Selain untuk mendiagnosis kondisi asidosis laktat, tes asam laktat diperlukan guna mengetahui apakah oksigen menyebar ke seluruh jaringan tubuh, dengan jumlah yang cukup atau tidak. Selain itu, juga untuk mendeteksi penyebab penyakit meningitis, yaitu infeksi selaput pelindung saraf tulang belakang dan otak. Juga guna diagnosis kondisi sepsi, yaitu komplikasi infeksi yang sangat berbahaya. 

Tes asam laktat digunakan untuk pasien yang mengalami gejala asidosis laktat, sepsis, dan meningitis. Untuk gejala asidosis laktat adalah mual, muntah, nyeri perut, sesak napas, kelemahan otot, dan berkeringat. Gejala yang dialami penderita sepsis adalah demam, linglung, napas cepat, denyut nadi cepat, dan menggigil, sedangkan gejala pada penderita meningitis adalah seperti kaku pada leher, sakit kepala parah, sensitif pada cahaya terang, dan mengalami demam. 

Ada 2 hal yang perlu Anda siapkan untuk tes asam laktat adalah puasa selama 8 sampai 10 jam, dan tidak olahraga dalam kurun waktu beberapa jam sebelum tes dilakukan. 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca juga: Sering Dijadikan Kambing Hitam, Ternyata Fungsi Karbohidrat Penting Bagi Tubuh

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Umum

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang
Referensi

Medline Plus

WebMD, what is a lactic acid blood test

Michigan Medicine

Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Umum

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang