Bantuan
Bantuan

Asal Vaksin Dari Mana Saja? Ini Jawabannya

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 25 Nov 2021

Bagikan

6 Jenis Vaksin Covid-19 yang Digunakan di Indonesia

Pasti banyak dari kalian yang penasaran dari mana saja asal Vaksin Covid-19 semenjak mulai terdengar kabar bahwa vaksin ini telah berhasil dibuat. Sebelumnya, tahukah Anda apa Vaksin itu? Vaksin adalah produk yang digunakan untuk membantu tubuh melawan penyakit dengan cara mempersiapkan tubuh untuk terpapar patogen penyebab penyakit. 

Pemerintah memberikan vaksin gratis untuk seluruh warga Indonesia. Ada 6 jenis Vaksin Covid-19 yang ditetapkan sebagai vaksin yang akan digunakan saat vaksinasi di seluruh Indonesia.

Keenam jenis vaksin tersebut antara lain: Vaksin Sinovac, Vaksin AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer Inc. and BioNTech, dan Vaksin Merah Putih. Kali ini kami akan membahas tentang asal vaksin dari mana saja, simak terus penjelasannya.

Jenis-Jenis Vaksin Covid-19 di Indonesia

Asal 6 jenis vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia, yaitu:

  1. Sinovac dari China

Mungkin Anda sudah tidak asing dengan vaksin jenis ini di mana merupakan Vaksin pertama yang tiba di Indonesia. Berasal dari China, lebih tepatnya di Beijing yang diproduksi oleh perusahaan biofarmasi Sinovac BioTech, vaksin ini sebenarnya diberi nama vaksin CoronaVac.

Salah satu alasan vaksin ini menjadi Vaksin Covid-19 yang tiba di Indonesia karena CoronaVac menggunakan metode yang lebih tradisional dan telah berhasil digunakan pada banyak vaksin terkenal.

  1. AstraZeneca dari Inggris

Untuk menjawab asal vaksin dari mana saja, selanjutnya akan dijawab perlahan tentang Vaksin AstraZeneca yang berasal dari perusahaan farmasi Inggris. Vaksin AstraZeneca menggunakan Simpanse Adenovirus (virus yang dapat menginfeksi simpanse) untuk membawa protein dari virus Corona ke dalam tubuh agar tercipta kekebalan tubuh.

Keunggulan dari Vaksin AstraZeneca dibanding vaksin lainnya yaitu dapat disimpan di lemari es dan praktis untuk dibawa pergi, sehingga meminimalisir penyebaran di Indonesia yang notabene negara kepulauan.

  1. Merah Putih dari Indonesia

Dari namanya pasti Anda langsung menebak bahwa vaksin ini berasal dari Indonesia. Benar saja, perusahaan yang memproduksi Vaksin Merah Putih adalah PT. Bio Farma yang cukup terkenal di Indonesia. Saat ini, Vaksin Merah Putih masih dalam tahap Uji Preklinik serta masih harus mengikuti sejumlah tahapan uji klinis.

Vaksin ini ditargetkan akan diproduksi di bulan April tahun 2022 dengan rencana mendapatkan izin darurat BPOM pada bulan Maret tahun 2022. Tentu saja, hal ini sangat membanggakan bagi Anda dan kami semua sebagai masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Keunggulan Vaksin Merah Putih – Biofarma Dibandingkan Dengan Vaksin Lain!

  1. Sinopharm dari China

Selanjutnya, Vaksin Sinopharm yang berasal dari China. Sebagai negara ditemukannya kasus Covid-19 pertama, China cukup cepat dalam pembuatan vaksin. Vaksin ini telah digunakan oleh lebih dari satu juta orang dengan berbekal izin darurat di China.

Dalam uji coba tahap tiga, pihak Sinopharm mengatakan bahwa vaksin yang mereka produksi ini memiliki efektivitas kurang lebih 79% sebagai Vaksin Covid-19. Sedangkan, Uni Emirat Arab sebagai negara pertama yang menyetujui penggunaan vaksin ini menyebutkan bahwa Vaksin Sinopharm memiliki efektivitas mencapai 86%.

  1. Pfizer Inc. and BioNTech dari Jerman

Vaksin ini terlahir dari kerjasama perusahaan asal Jerman BioNTech dan perusahaan Pfizer yang berasal dari Amerika. Vaksin Pfizer Inc. and BioNTech diklaim sebagai vaksin dengan tingkat efektivitas mencapai 95%. 

Berbeda dari Vaksin sebelumnya yang menggunakan metode tradisional, vaksin di urutan kelima ini merupakan vaksin mRNA yang tidak menggunakan virus hidup untuk memicu respons pada imun tubuh. Untuk penyimpanan vaksin ini, dibutuhkan tempat penyimpanan dengan suhu -70 derajat celcius.

  1. Moderna dari Amerika Serikat

Tak terasa kita sudah divaksin terakhir yang akan dibahas untuk menjawab asal vaksin dari mana saja. Vaksin yang berasal dari Amerika ini merupakan hasil produksi perusahaan Moderna dengan tipe vaksin mRNA, memiliki yang diklaim mencapai 94,1%. 

Vaksin Moderna dapat disimpan lebih dari 6 bulan dengan suhu penyimpanan -20 derajat celcius. WHO meninjau bahwa lebih banyak manfaat potensial yang didapatkan jika menggunakan vaksin ini dibandingkan risiko potensial yang mungkin didapatkan.

Nah, mungkin ini saja penjelasan mengenai asal vaksin dari mana saja yang dapat dibagikan saat ini. Intinya, dari mana pun vaksin berasal, tujuan utama dibuatnya vaksin adalah untuk kesejahteraan semua manusia.

Itu artinya dengan kita ikut divaksin, maka kita juga menjadi salah satu pahlawan yang membantu mewujudkan kesejahteraan manusia di bumi ini. Sudah siap menjadi pahlawan? Ayo Vaksin.

 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Ini Cara Daftar Vaksin Online Dan Persiapannya

 

Sumber:

1. Tan, Y. 2021. Covid: What do we know about China's coronavirus vaccines?

2. Herndon. 2021. What You Should Know About the AstraZeneca COVID-19 Vaccine.

3. WHO. 2021. Interim recommendations for use of the Moderna mRNA-1273 vaccine against COVID-19.

Bagikan artikel ini