Apakah Minuman Olahraga Baik Untuk Diminum?

15 Sep 2020 • Tips Kesehatan

Minuman olahraga sekarang ramai dipasarkan. Biasanya minuman olahraga memiliki tampilan warna-warni dan sangat sering dikonsumsi dalam acara-acara olahraga. Minuman ini dipasarkan memiliki kemampuan ajaib untuk meningkatkan performa atletik.

Minuman olahraga mengandung berbagai komponen. Kandungan utamanya adalah air, dengan tamabhana berupa karbohidrat, elektrolit, dan gula dalam bentuk glukosa, fruktosa, atau sukrosa.

Elektrolit dianggap sebagai kandungan ajaib yang dapat meningkatkan performa atletik peminumnya. Minuman olahraga juga dapat dipasarkan sebagai minuman dengan karbohidrat rendah atau bahkan tidak sama sekali.

Elektrolit memiliki peranan penting dalam fungsi tubuh, dengan sodium dan kalium sebagai dua elektrolit terpenting dalam tubuh.

Bagi atlet, maka minuman olahraga dapat meningkatkan performa saat latihan. Ketika berkeringat, maka tubuh akan kehilangan air dan elektrolit.

Bila olahraga dilakukan dalam jangka waktu yang lama, maka harus terjadi mekanisme kompensasi. Untuk mempermudah mekanisme ini, maka para atlet dapat meminum minuman olahraga.

Ketika berolahraga, tubuh menggunakan karbohidrat sebagai bahan bakar tubuh. Karbohidrat disimpan di dalam organ hati sebagai glikogen.

Bila mengonsumsi karbohidrat sebelum atau saat berolahraga, maka cadangan karbohidrat tubuh dapat dengan mudah digantikan.

Minuman olahraga dibuat untuk menyediakan komponen-komponen air, karbohidrat, dan elektrolit agar performa saat berolahraga dapat meningkat.

Orang biasanya melakukan olahraga bukan dalam jangka waktu lama atau dengan intensitas berat. Olahraga yang dilakukan biasanya adalah olahraga berjangka pendek.

Berdasarkan sebuah studi, ditemukan bahwa minuman olahraga dapat meningkatkan performa olahraga peserta studi. Namun perlu diingat bahwa olahraga yang dilakukan oleh para pesert adalah bersepeda dengan intensitas tinggi, sehingga olahraga yang dijadikan studi adalah olahraga berat.

Tidak ada studi yang menunjukkan bukti kuat akan manfaat dari mengonsumsi minuman olahraga untuk aktivitas dalam jangka waktu pendek seperti latihan ketangkasan, berlari cepat, atau melompat. Tidak ada bukti kuat pula untuk olahraga latihan beban.

Intinya, minuman olahraga baik diminum apabila Anda melakukan olahraga dengan intensitas tinggi karena dapat menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang saat berolahraga.

Namun, tidak ada bukti kuat yang mendukung kebermanfaatan minum olahraga untuk olahraga berintensitas rendah dan sedang dalam jangka waktu pendek.

Referensi:

  1. Maughan RJ. The sports drink as a functional food: formulations for successful performance. Proc Nutr Soc. 1998;57(1):15-23. doi:10.1079/pns19980005
  2. Coombes JS, Hamilton KL. The effectiveness of commercially available sports drinks. Sports Med. 2000;29(3):181-209. doi:10.2165/00007256-200029030-00004
  3. Chumlea WC, Guo SS, Zeller CM, et al. Total body water reference values and prediction equations for adults. Kidney Int. 2001;59(6):2250-2258. doi:10.1046/j.1523-755.2001.00741.x
  4. Dmitrieva NI, Burg MB. Increased insensible water loss contributes to aging related dehydration. PLoS One. 2011;6(5):e20691. doi:10.1371/journal.pone.0020691
  5. Jensen TE, Richter EA. Regulation of glucose and glycogen metabolism during and after exercise. J Physiol. 2012;590(5):1069-76. doi:10.1113/jphysiol.2011.224972
  6. Jeukendrup A, Brouns F, Wagenmakers AJ, Saris WH. Carbohydrate-electrolyte feedings improve 1 h time trial cycling performance. Int J Sports Med. 1997;18(2):125-9. doi:10.1055/s-2007-972607