Anjuran Untuk Penderita Asam Urat

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 06 Aug 2020

Bagikan

Anjuran Makanan Untuk Penderita Asam Urat

Terdapat beberapa anjuran makanan untuk penderita asam urat. Gula, kolesterol, dan asam urat merupakan penyakit yang sering kali menjadi masalah seiring bertambahnya usia. Untuk pemilik gula darah dan kolesterol yang tinggi, dapat memilih-milih makanan yang mengandung gula dan kolesterol yang sedikit.

Bahkan sudah cukup banyak produk-produk  yang memodifikasi gula yang terkandung sehingga bersahabat untuk penderita diabetes.

Berbeda dengan asam urat, makanan yang dapat meningkatkan kadar asam urat sangat beragam dan sulit untuk mengidentifikasinya. Sayuran hijau, makanan yang dikenal sebagai makanan yang sehat pun ada yang dapat meningkatkan asam urat.

Cara Memperbaiki Kondisi Asam Urat

Cara memperbaiki kondisi asam urat yang pertama adalah memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) yang baik. Seperti kebanyakan penyakit metabolik yang lainnya, obesitas dikaitkan dengan kadar asam urat yang tinggi dan penurunan berat badan dikaitkan dengan penurunan kadar asam urat pula.

Menurunkan berat badan dapat dilakukan dengan mengubah pola makan dan berolah raga. Olah raga dengan VO2 max 70% dapat memicu pelepasan noradrenalin yang menyebabkan ekskresi senyawa purin, yang dimetabolisme menjadi asam urat, meningkat melalui urin.

Selain itu, ternyata dehidrasi dapat memicu serangan asam urat. Sauna, yang menyebabkan berkeringat berlebih, dapat memicu dehidrasi sesaat dan dikaitkan dengan serangan asam urat.

Olah raga yang menyebabkan berkeringat berlebih menyebabkan eksresi urin menurun, padahal asam urat dieskresikan lewat urin sehingga kadar asam urat dalam tubuh dapat meningkat.

Baca Juga: Hindari Makanan ini Apabila Anda Pernah Mengalami Stroke!

Anjuran Makanan Untuk Penderita Asam Urat

Faktor selanjutnya adalah diet. Diet kerap dikaitkan sebagai penyebab tingginya kadar asam urat dalam tubuh. Makanan tinggi purin, seperti daging merah dan seafood, dapat menyebabkan kadar asam urat meningkat.

Akan tetapi, ternyata makanan dengan kandungan purin sedang, seperti sayur-sayuran, tidak berhubungan dengan tingginya kadar asam urat.

Sebuah studi menunjukan, makan makanan kaya akan purin selama 7-14 hari hanya meningkatkan kadar asam urat sebesar 1-2 mg/dL sementara makan makanan rendah purin selama 7-10 hari hanya menurunkan kadar asam urat sebesar 1-2 mg/dL. Karena perubahannya yang kurang signifikan, diet rendah purin jarang dianjurkan.

Makanan yang dapat menurunkan purin secara langsung salah satunya adalah produk olahan susu. Konsumsi produk olahan susu sebanyak 80 gram secara akut dapat menurunkan kadar asam urat sebesar 10%.

Penelitian lain menyebutkan konsumsi produk olahan susu sebesar 15 mL/kg dapat meningkatkan ekskresi asam urat. Makanan lain yang dapat menurunkan kadar asam urat adalah buah ceri.

Konsumsi buah ceri selama 1 bulan dapat menurunkan kadar asam urat. Selain menurunkan kadar asam urat, buah ceri memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan pula.

Selain makanan, minuman dapat mempengaruhi kadar asam urat juga. Alkohol dapat meningkatkan kadar asam urat sementara kopi dapat menurunkan kadar asam urat. Suplementasi vitamin c selama 2 bulan juga dapat menurunkan kadar asam urat.

Selain faktor-faktor yang sudah disebutkan, psikologis memiliki pengaruh yang tidak kalah penting. Kondisi stress dapat meningkatkan kadar asam urat sementara. Jadi, usahakan untuk menghindari stres juga ya...

 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Makanan Ini Baik Untuk Anda Yang Menjalani Diet Jantung!

 

Referensi:

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6125106/

Bagikan artikel ini