Bantuan
Free Tele x

6 Cara Mencegah Anak Alami Obesitas

Ditinjau oleh dr. Juliana Ng • 25 Jul 2022

Bagikan

6 Cara Mencegah Anak Alami Obesitas

Pola hidup sehat penting diterapkan sedini mungkin pada anak agar dapat mencegah obesitas dan komplikasinya.  Obesitas adalah penyakit kompleks dengan banyak faktor yang berkontribusi, tetapi ada cara orang tua dan pengasuh dapat membantu anak-anak dalam perjalanan mereka menuju kesehatan yang baik. Berikut ini adalah beberapa cara pencegahan agar anak tidak obesitas.

  1. Berikan beragam warna makanan pada anak

Berapa banyak dari setiap kelompok makanan yang diperlukan tubuh anak? Memiliki pola makan yang sehat dapat membantu anak-anak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan tubuh mereka untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat dan membantu mereka mencapai berat badan yang sehat dan ideal sesuai usianya. Diet sehat kaya akan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, protein tanpa lemak dan produk susu rendah lemak atau bebas lemak.

Baca juga: Bahaya Obesitas pada Kesehatan Anak

  1. Jangan lewatkan sarapan

Menanamkan rutinitas waktu makan yang teratur di masa kanak-kanak dapat membantu anak anda melanjutkan kebiasaan baik ini ketika mereka tumbuh dewasa. Ajari mereka bahwa sarapan sehat dapat membantu anak tetap kuat dan lebih berenergi dalam beraktivitas seharian. Selain itu, sarapan dapat memperlancar kerja otak dan mencegah penyakit kronis. Konsumsi sereal sebagai sarapan dapat membantu mengurangi risiko diabetes dan penyakit jantung, tetapi tetap untuk perhatikan setiap kandungan gula dalam sereal tersebut.

Baca juga: Cegah Obesitas Anak dengan Diet Seimbang

  1. Bergerak Lebih Banyak

Dibandingkan dengan mereka yang tidak aktif bergerak, anak yang aktif secara fisik akan memiliki otot yang lebih kuat dan kebugaran kardiovaskular yang lebih baik. Mereka juga biasanya memiliki lemak tubuh yang lebih rendah dan tulang yang lebih kuat. Aktivitas fisik yang teratur di masa kanak-kanak juga mengurangi risiko depresi. Anak-anak membutuhkan setidaknya 60 menit aktivitas fisik atau olahraga setiap hari, aktivitas dapat berupa berjalan kaki, bermain skateboard, bersepeda dan lainnya. 

  1. Kurangi konsumsi makanan mengandung banyak gula

Pada umumnya, anak-anak makan dan minum terlalu banyak gula tambahan. Hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti penambahan berat badan atau obesitas, diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Anak-anak di bawah usia 2 tahun tidak boleh menambahkan gula sama sekali dalam makanan mereka dan anak-anak di atas usia 2 tahun harus menjaga gula kurang dari 10% dari kalori harian mereka.

Cara yang baik untuk memperlambat gula adalah dengan menghindari minuman manis seperti soda, minuman jus, dan susu beraroma. Bantu anak Anda untuk memikirkan kembali minuman mereka dengan menawarkan air putih, susu rendah lemak biasa, atau jus 100% sebagai gantinya.

Baca juga: Apakah Makanan Asin dapat Memicu Obesitas pada Anak?

  1. Kurangi waktu menonton

Anak-anak yang menghabiskan duduk lebih dari 7 jam sehari menonton televisi membuat anak malas bergerak dan akan mengurangi jam tidur anak. Banyak dari jam duduk ini dihabiskan dengan duduk atau berbaring dengan ponsel, tablet atau komputer serta menonton televisi atau bermain video game.

Terlalu banyak waktu di depan layar memiliki konsekuensi kesehatan: 

  • Kurang tidur.

  • Penambahan berat badan.

  • Nilai yang lebih rendah di sekolah.

  • Kesehatan mental yang buruk di masa muda.

 

  1. Pola tidur yang baik

Pola tidur yang baik sangat penting untuk mencegah diabetes tipe 2, obesitas, cedera, kesehatan mental yang buruk dan masalah dengan perhatian dan perilaku pada anak Anda. Tahukah Anda bahwa anak-anak berusia 6-12 tahun membutuhkan 9-12 jam tidur malam tanpa gangguan dan remaja berusia 13-18 tahun membutuhkan 8-10 jam? 

Terlalu sedikit jam tidur dapat dikaitkan dengan obesitas pada anak karena kurang tidur dapat membuat kita makan lebih banyak dan kurang aktif secara fisik. Bantu anak Anda tidur lebih nyenyak dengan memastikan mereka aktif di siang hari, jauhkan gagdet dari kamar tidur mereka dan mengatur jadwal tidur yang konsisten, bahkan di akhir pekan sekalipun.

Anak-anak biasanya meniru aktivitas orang dewasa dalam kehidupan mereka. Jadilah panutan bagi mereka dengan menerapkan kebiasaan sehat ini dan mereka juga akan otomatis mengikutinya! Akhirnya, ingatlah bahwa obesitas adalah penyakit kompleks dengan banyak faktor yang berkontribusi.

Baca juga: Makanan yang Harus Dihindari Penderita Kolesterol Tinggi

Memiliki pertanyaan? Anda bisa berkonsultasi lewat video call langsung dengan dokter terkait di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Playstore.

Tag :
Referensi
  1. Cleveland clinic. 2022.Childhood Obesity. Diakses 2022.
  2. CDC. 2021. Preventing Childhood Obesity: 5 Things You Can Do at Home. Diakses 2022.
  3. Healthline. 2022. Childhood Obesity. Diakses 2022.
Bagikan artikel ini