Saya Diabetes dan Saya Masih Muda

04 Nov 2019 • Diabetes

Ditulis oleh               : dr. Yonathan Heru Suhalim

Telah direview oleh : dr. Roy Panusunan Sibarani, Sp.PD-KEMD, FES


Diabetes tipe 1 atau dikenal dengan diabetes yang tergantung dengan insulin biasanya diderita oleh anak-anak, remaja, dan dewasa muda namun dapat juga muncul pada umur berapapun.

Angka kejadian diabetes tipe 1 jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan diabetes tipe 2. Di Indonesia ini sampai sekarang belum diketahui dengan pasti berapa banyak angka kejadian orang yang terkena diabetes tipe 1 ini.

Beda tipe 1 dan tipe 2

Jika terkena diabetes tipe 1, artinya kelenjar ludah perut tidak bisa melakukan pekerjaannya untuk membuat insulin atau hanya membuat dengan jumlah yang sangat sedikit sehingga tidak mencukupi. Insulin ini sendiri merupakan senyawa yang berfungsi untuk memasukkan gula ke dalam sel sehingga dapat digunakan sebagai energi oleh sel tersebut. Tanpa insulin, kadar gula darah yang terdapat dalam tubuh kita akan mengalami peningkatan dan dapat menyebabkan banyak gejala dan komplikasi.

Sedangkan pada penderita diabetes tipe 2, kadar gula darah yang tinggi disebabkan karena insulin tidak berfungsi secara optimal untuk melakukan kerjanya untuk memasukan gula ke dalam sel.

Apa saja penyebabnya?

Untuk penyebab pasti dari diabetes tipe 1 ini sampai sekarang masih belum diketahui. Namun biasanya sistem pertahanan tubuh kita yang seharusnya menjaga kita dari bakteri dan virus yang mengancam tubuh kita, menyerang sumber produksi insulin yaitu di kelenjar ludah perut sehingga kelenjar tersebut menjadi rusak dan tidak menghasilkan insulin lagi. Proses tersebut dapat terjadi dalam hitungan bulan atau tahun sampai timbulnya gejala.

 

Beberapa faktor risiko yang berhubungan dengan diabetes tipe 1 adalah:

  • Riwayat keluarga. Siapapun dengan orang tua atau saudara kandung yang terkena diabetes tipe 1 mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk terkena kondisi demikian.
  • Genetik. Adanya suatu gen yang memungkinkan terjadinya peningkatan risiko terkena diabetes tipe 1.
  • Umur. Mesikipun diabetes tipe 1 sebenarnya bisa mengenai umur berapapun, namun ada 2 puncak terjadinya diabetes tipe 1 yaitu anak antara 4-7 tahun dan antara 10-14 tahun.
  • Pemberian ASI. Terdapat penelitian bahwa risiko terjadinya diabetes tipe 1 lebih tinggi pada bayi yang tidak menerima ASI dibanding yang menerima ASI selama 6 bulan dan 12 bulan.

Apakah ada metode untuk mencegah?

Sampai sekarang tidak ada cara untuk mencegah diabetes tipe 1. Namun peneliti masih mencari cara untuk mencegah penghancuran kelenjar ludah perut lebih jauh pada penderita yang baru terdiagnosa.

Edukasi

Edukasi/pendidikan merupakan unsur penting pada pengelolaan diabetes tipe 1 dan harus dilakukan secara terus menerus dan bertahap sesuai tingkat pengetahuan serta status sosial penderita/keluarga. Sasaran edukasi adalah pasien (anak atau remaja) dan kedua orang tua, serta pengasuhnya. Edukasi ini dibagi menjadi 2 tahap, yaitu:

  1. Edukasi tahap pertama dilakukan saat diagnosis ditegakkan (biasanya selama perawatan di rumah sakit). Edukasi ini meliputi: pengetahuan dasar tentang DMT1 (terutama perbedaan dengan tipe lain), pengaturan makanan, insulin (jenis, cara pemberian, efek samping, penyesuaian dosis sederhana), dan pertolongan pertama pada kedaruratan medik akibat DMT1 (hipoglikemia, pemberian insulin pada saat sakit).
  2. Edukasi tahap kedua selanjutnya berlangsung selama konsultasi di poliklinik. Pada tahap ini, edukasi berisi penjelasan lebih terperinci tentang patofisiologi, olahraga, komplikasi, pengulanganan terhadap apa yang pernah diberikan serta bagaimana menghadapi lingkungan sosial.

Hal-hal penting yang wajib diketahui penderita dan keluarga penderita diabetes tipe 1:

  1. Keluarga dan pasien harus mengetahui kondisi yang dialaminya termasuk perlunya insulin untuk kehidupannya
  2. Wajib mengetahui penanganan hipoglikemia
  3. Komplikasi yang dapat terjadi pada penyakit ini
  4. Makanan dan minuman yang dibatasi


Perlu diketahui juga bahwa para penderita diabetes tipe 1 ini tetap dapat hidup normal seperti kebanyakan orang lainnya. Yang terpenting adalah pemberian insulin harus selalu dilakukan sesuai jadwal dan harus selalu berkonsultasi dengan dokter anda.

  

Referensi:

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/type-1-diabetes/diagnosis-treatment/drc-20353017 Akses terakhir tanggal 25 September 2019

https://www.niddk.nih.gov/health-information/diabetes/overview/what-is-diabetes/type-1-diabetes Akses terakhir tanggal 25 September 2019

http://www.diabetesincontrol.com/breastfeeding-helps-to-prevent-type-1-diabetes/ Akses terakhir tanggal 27 September 2019

Download https://bit.ly/2BENnni dan nikmati cara baru mendapatkan layanan kesehatan profesional di rumahmu.