Bantuan
Bantuan

Penting untuk Diwaspadai, Berikut Ini Gejala Meningitis pada Bayi

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 09 Nov 2021

Bagikan

Penting untuk Diwaspadai, Berikut Ini Gejala Meningitis pada Bayi

Gejala meningitis pada bayi seringkali tidak disadari oleh beberapa orang tua. Hal ini karena bayi tidak seperti orang dewasa yang bisa berbicara tentang apa yang sedang Ia rasakan. Maka dari itu penting bagi Anda untuk mulai mengenali beberapa gejala meningitis pada bayi. Peran orang tua dalam mengenali gejala ini sangat penting karena penyakit ini merupakan penyakit yang mudah menular dan cukup mematikan. 

Overview meningitis

Meningitis merupakan radang selaput otak dan sumsum tulang belakang yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur. Meningitis bisa disembuhkan dan bisa juga mengancam jiwa, bergantung pada apa penyebabnya. Radang selaput otak yang disebabkan oleh virus biasanya masih bisa disembuhkan, dibandingkan dengan meningitis yang disebabkan oleh bakteri atau jamur. 

Gejala meningitis pada bayi

Gejala meningitis pada bayi tentunya bervariasi, gejalanya bisa berbeda berdasarkan usia bayi tersebut. Berikut beberapa gejala meningitis pada bayi berdasarkan usianya yang perlu Anda ketahui:

  1. Bayi berusia kurang dari 2 bulan

Gejala meningitis pada bayi usia kurang dari 2 bulan biasanya berupa demam, lebih rewel, lesu, dan tidak mau minum ASI. Meskipun gejala seperti ini bisa dikategorikan seperti sakit demam biasa, tetapi sebaiknya Anda perlu lebih berhati-hati dan segera membawanya ke dokter.

  1. Bayi berusia 2 bulan hingga 2 tahun

Usia 2 bulan hingga 2 tahun bayi bisa berisiko terserang penyakit meningitis, beberapa gejala meningitis pada bayi di usia ini di antaranya demam, nafsu makan berkurang, muntah, rewel atau ngantuk berlebihan. Selain itu, penyakit meningitis pada bayi seusia ini juga bisa menyebabkan gejala kejang ketika demam dan munculnya ruam. 

  1. Berusia 2 tahun hingga 5 tahun

Gejala meningitis pada bayi usia 2 tahun hingga 5 tahun basianya ditandai dengan anak yang mulai mengeluh sakit kepala, mengalami rasa nyeri pada punggung, dan leher terasa kaku. Selain beberapa gejala itu, mungkin anak Anda juga akan sedikit mengeluh ketika melihat cahaya terang.

Baca Juga: Hati-Hati Cacat Seumur Hidup! Pelajari Penyakit Meningitis dan Cara Mencegahnya

Tips mencegah meningitis pada bayi

Penyakit meningitis pada bayi tentunya bisa Anda cegah dengan beberapa upaya pencegahan. Berikut beberapa upaya pencegahan yang bisa Anda coba, di antaranya:

  1. Vaksin meningitis 

Penyakit meningitis pada bayi, bisa Anda cegah melalui vaksin. Vaksin meningitis bisa Anda peroleh melalui imunisasi Hib dan Imunisasi PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine). Imunisasi Hib digunakan untuk mencegah penyakit meningitis yang disebabkan oleh bakteri Haemophilus influenzae tipe B (Hib). Imunisasi ini mudah untuk diperoleh di pusat kesehatan manapun, dan sebaiknya diberikan pada bayi berusia 2,3, dan 4 bulan. Adapun imunisai PCV diberikan pada bayi sebanyak 3x mulai dari usia 2 bulan dengan jarak pemberian 4-8 minggu sekali.  

  1. Menjaga kebersihan

Selain melalui vaksin, penyakit meningitis pada bayi bisa Anda cegah dengan memperhatikan kebersihanya. Misalnya jika tangan anak Anda kotor segeralah Anda bersihkan untuk menghindari bakteri masuk ke dalam tubuhnya. Selain itu Anda juga perlu selektif jika anak Anda menerima makanan dari orang lain, berbagi peralatan makan maupun mandi dengan orang lain karena bisa saja bakteri menempel pada benda yang tidak Anda perhatikan. 

  1. Menjaga jarak dengan penderita meningitis

Menjaga jarak dengan penderita meningitis sangat penting sekali, terlebih jika di lingkungan sekitar Anda terdapat orang yang mengalami penyakit ini. Maka penting bagi Anda untuk memperhatikan Anak Anda pada saat bermain di lingkungan sekitar rumah untuk menghindari risiko tertular.

  1. Mengetahui kondisi kesehatan anak Anda

Mengetahui kondisi kesehatan anak Anda juga tidak kalah penting dengan beberapa upaya pencegahan lainya. Terlebih jika anak Anda memiliki penyakit auto imun atau imun yang lemah sehingga membutuhkan suatu upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari serangan virus atau bakteri penyebab meningitis. 

Dengan mengetahui gejala meningitis pada bayi sejak awal, Anda bisa segera mengonsultasikanya dengan dokter sehingga terhindar dari risko yang lebih serius. Tidak hanya itu, Anda juga perlu mencoba beberapa upaya pencegahan di atas agar keluarga Anda terhindar dari penyakit mematikan ini.

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Vaksin Meningitis: Pengertian, Jenis, Efek Samping

 

Sumber : 

Healthline editorial team: Meningitis in Babies. 2018. 

 

Stanford Children’s Health: Meningitis in Children. 2019.

Tag :
Bagikan artikel ini