Pengaruh Suhu Air Terhadap Pori-Pori Wajah

23 Oct 2020 • Lain-lain

Ketika sedang bercermin, terkadang kita memerhatikan bahwa di wajah kita terdapat beberapa titik-titik kecil berwarna hitam, yaitu pori-pori yang sedang tersumbat.

Hal ini pun bisa menyebabkan masalah terhadap kepercayaan diri kita. Beberapa sumber mengatakan bahwa salah satu cara untuk mengurangi ukuran dan warna pori-pori adalah dengan mencuci wajah dengan air hangat.

Dipercayai bahwa mencuci wajah dengan air hangat dapat membuka pori-pori, sehingga kotoran yang menyumbat pori-pori dapat keluar dengan mudah. Benarkah?

Bila ditilik dari sisi sains, maka pori-pori manusia sejatinya adalah lubang-lubang kecil yang terletak di seluruh kulit kita.

Pori-pori ini memiliki peran penting dalam mengeluarkan keringat, sehingga tubuh kita dapat mempertahankan suhu tubuh yang optimal.

Pori-pori ini juga mengeluarkan substansi bernama sebum yang berfungsi untuk melembapkan dan menjaga kulit kita agar senantiasa sehat.

Walau begitu, terkadang sebum dapat mengakibatkan pori-pori buntu dan memberikan penampakan komedo. Namun, perlu diingat pula bahwa pori-pori hanyalah bukaan kulit, tidak lebih.

Tidak ada struktur otot pada pori-pori, sehingga pori-pori tidak dapat membuka maupun menutup. Pori-pori memiliki ukuran yang tetap.

Yang dilakukan air hangat terhadap komedo adalah melunakkan sebum dan kotoran yang mengeras.

Ketika sebum dan kotoran yang berasal dari sisa rias wajah, produk kosmetik, debu, maupun polutan lainnya melunak, maka substansi ini pun dapat terangkat dengan lebih mudah dari wajah.

Tanpa kotoran, maka pori-pori kita pun terlihat lebih kecil karena warnanya kembali sama seperti kulit kita semula.

Bila Anda merasa memiliki masalah dengan pori-pori wajah yang berwarna gelap dan berukuran besar, Anda dapat mencoba mencuci wajah dengan pembersih yang lembut dan tidak mengiritasi.

Hal ini penting untuk dilakukan, apalagi setelah melakukan aktivitas berat yang menyebabkan produksi banyak keringat. Eksfoliasi rutin juga dapat membantu mengatasi masalah ini. 

Anda tetap dapat menggunakan air hangat untuk mencuci wajah, namun Anda harus melakukannya dengan hati-hati.

Tingkat toleransi kulit wajah masing-masing orang terhadap suhu air bervariasi, dan air yang terlalu panas malah akan menimbulkan masalah baru bagi kulit Anda.

Air yang terlampau panas dapat menyebabkan kulit kering, iritasi, hingga terkelupas. Pastikan bahwa suhu air yang Anda digunakan optimal, sehingga tidak merusak kulit Anda.

Referensi:

  1. Chan L. Enlarged pores [Internet]. Wellington: Dermnet NZ; 2017 [cited 2020 Jul 5]. Available from: dermnetnz.org/topics/enlarged-pores
  2. AAD. Evaluate before you exfoliate [Internet]. Washington: AAD; 2015 [cited 2020 Jul 5]. Available from: aad.org/media/news-releases/evaluate-before-you-exfoliate
  3. AAD. How to safely exfoliate at home [Internet]. Washington: AAD; dates unknown [cited 2020 Jul 5]. Available from: aad.org/public/skin-hair-nails/skin-care/exfoliation
  4. NIAMS. Acne [Internet]. Washington; NIH; 2016 [cited 2020 Jul 5]. Available from: niams.nih.gov/Health_Info/Acne/