Bantuan

Pahami Cara Kerja Organ Peredaran Darah Manusia Berikut Ini

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 19 Jan 2022

Bagikan

Pahami Cara Kerja Organ Peredaran Darah Manusia Berikut Ini

Cara kerja organ peredaran darah manusia adalah suatu hal yang selalu menarik untuk dibahas. Bagaimana tidak, hal ini memainkan peranan yang sangat penting bagi berlangsungnya tubuh manusia. Seluruh komponen peredaran darah sebagaimana namanya, memiliki fungsi penting dalam memastikan tersalurkannya darah ke seluruh bagian tubuh. 

Darah yang disalurkan oleh organ peredaran darah ini mengandung oksigen serta nutrisi yang dibutuhkan oleh organ lainnya di dalam tubuh. Tanpanya, organ-organ tubuh tidak dapat menjalankan peranannya dengan baik. Untuk lebih jelasnya lagi, mari bersama-sama kita pahami cara kerja organ peredaran darah manusia berikut ini.

Baca Juga: Mengapa Manusia Memerlukan Darah? Ketahui Fungsi Darah Berikut

Organ dalam Sistem Peredaran Darah

Dalam sistem peredaran manusia, terdapat beberapa organ penting yang memiliki peran dan tanggung jawabnya masing-masing dalam memastikan peredaran darah ke seluruh tubuh. Adapun organ penting tersebut di antaranya adalah sebagai berikut. 

  1. Jantung

Jantung adalah pusat dan organ penting dari sistem peredaran darah manusia. Dalam hal ini, jantung bertugas memompa darah yang nantinya akan disalurkan ke seluruh organ tubuh. Proses pemompaan darah oleh jantung ini berlangsung sebanyak 60 sampai 100 kali dalam satu menit, dan seirama dengan detakan jantung itu sendiri. Di dalamnya, terdapat 4 bagian utama yakni serambi kiri dan serambi kanan, serta bilik kiri dan bilik kanan yang masing-masingnya memiliki tugas masing-masing. 

  1. Pembuluh darah

Setelah dipompa oleh jantung, darah kemudian dialirkan melalui pembuluh darah. Sebaliknya, adalah tugas pembuluh darah pula untuk membawa darah dari seluruh bagian tubuh menuju ke jantung dan membuang limbah dari jaringan tubuh. Untuk mendukung fungsinya tersebut, pembuluh darah telah hadir dengan tiga jenis berbeda yang memiliki peran masing-masing, yakni pembuluh darah arteri, pembuluh darah vena, dan pembuluh darah kapiler. 

  1. Darah

Tentu saja bagian vital berikutnya dalam sistem peredaran darah tubuh manusia adalah darah itu sendiri. Jika jantung berfungsi sebagai pendorong atau pemompa, pembuluh darah berperan sebagai saluran atau jalan, maka darah ini menjadi kendaraan yang mengangkut oksigen, nutrisi, hingga hormon, dan antibodi yang dibutuhkan oleh organ-organ di seluruh tubuh. Tidak hanya itu saja, darah juga membawa serta sisa metabolisme dan juga zat beracun yang nantinya akan dikeluarkan dari tubuh. 

Setelah mengetahui pemeran-pemeran penting dalam sistem peredaran darah manusia, sekarang waktunya menjawab pertanyaan penting dari tulisan ini, “Bagaimana cara kerja organ peredaran darah manusia?”. Untuk mendapatkan jawabannya, mari simak penjelasan berikut ini. 

Baca Juga: Apa Saja Ciri-Ciri Kurang Darah dan Penyebabnya? Berikut Penjelasannya

Cara Kerja Peredaran Darah Manusia

Organ dalam sistem peredaran darah manusia bekerja dengan dua mekanisme utama, yakni sirkulasi pulmonal dan juga sirkulasi sistemik. Kedua mekanisme ini tentunya memiliki cara kerja dan alur yang berbeda. Untuk lebih jelasnya lagi, berikut adalah penjelasannya.

Sirkulasi pulmonal

Cara kerja organ peredaran darah manusia dengan sirkulasi pulmonal ini, mengalirkan darah dari bilik kanan jantung menuju paru-paru dan juga sebaliknya. Karena hanya melibatkan jarak yang singkat yakni dari jantung ke paru-paru, sirkulasi pulmonal ini juga kerap diketahui dengan sebutan sistem peredaran darah kecil.

Dalam sirkulasi ini, darah yang mengandung karbon dioksida dibawa ke jantung melalui pembuluh darah vena cava. Selanjutnya, darah ini akan dimasukkan ke serambi kanan, melalui bilik kanan jantung, kemudian dari sini dialirkan ke paru-paru. Pada saat di paru-paru, darah ini akan ditukarkan dengan darah yang kaya dengan oksigen. Darah tersebut lalu dibawa kembali ke jantung melalui vena pulmonalis, memasuki serambi kiri dan kemudian diedarkan ke seluruh tubuh. 

Sirkulasi sistemik 

Berbeda dengan sirkulasi pulmonal, jenis yang satu ini disebut sebagai sistem peredaran darah besar, karena membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh dan begitu pun sebaliknya. Dalam sirkulasi ini, darah yang mengandung oksigen dari serambi kiri jantung, dialirkan melalui pembuluh darah aorta. 

Pembuluh darah aorta terhubung ke setiap bagian tubuh yang masing-masingnya memiliki pembuluh darah kapiler. Melalui pembuluh darah kapiler inilah oksigen dan juga nutrisi disalurkan kepada sel-sel tubuh. Lalu, karbon dioksida akan dibawa oleh darah untuk kembali lagi ke jantung dengan memasuki serambi kanan, kemudian disalurkan lagi melalui paru-paru, dan begitu seterusnya siklus ini terus berulang. 

Nah demikianlah penjelasan mengenai cara kerja organ peredaran darah manusia yang perlu Anda ketahui. Mengingat fungsi dan peranannya yang sangat penting, ada baiknya Anda menerapkan pola hidup sehat untuk dapat menjaga peran dan fungsi organ-organ sistem peredaran darah ini. 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Referensi
  1. Beckerman, James. 2021. Anatomy and Circulation of the Heart. https://www.webmd.com/heart-disease/high-cholesterol-healthy-heart
  2. Medline Plus. Circulation of blood through the heart. https://medlineplus.gov/ency/imagepages/19387.htm
  3. NCBI Bookshelf. 2010. How does the blood circulatory system work?. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279250/
Bagikan artikel ini