Bantuan
Free Tele x

Obat Penurun Kolesterol Alami yang Ada di Dapur Anda

Ditinjau oleh dr. Juliana Ng • 08 Jul 2022

Bagikan

Obat Penurun Kolesterol Alami yang Ada di Dapur Anda

Memiliki kadar kolesterol dalam darah mengharuskan Anda untuk mengonsumsi obat dari dokter. Apakah ada cara menurunkan kolesterol dengan cara alami? Berikut ulasannya.

Kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke. Untuk menghindari hal tersebut, pemeriksaan kadar kolesterol dalam darah Anda secara teratur sangat penting, dan diperlukan suatu rencana perawatan yang tepat jika Anda memiliki kadar kolesterol dalam darah yang tinggi.

Dokter dapat menyarankan beberapa obat penurun kolesterol yang ada di apotek, tetapi ada juga alternatif lain yang bisa Anda temukan di dapur Anda. Obat kolesterol alami tergolong ampuh dalam menurunkan kolesterol tanpa obat kimia. Anda dapat mengkonsultasikan hal ini dengan dokter Anda untuk mendapatkan rencana pola makan dan alternatif lain yang alami.

Baca juga: Apakah Leher Kaku Pertanda Kolesterol Tinggi?

 

Penurun Kolesterol Alami

Dokter sering meresepkan obat golongan statin pada pasien dengan kolesterol tinggi untuk menurunkan kolesterol total dengan tujuan mengurangi risiko serangan jantung maupun stroke. Saat ini obat golongan statin sangat efektif dan aman bagi banyak orang. Obat golongan statin dikaitkan dengan penyembuhan nyeri otot, gangguan pencernaan dan mental pada beberapa orang yang memakainya. Namun terkadang dapat ditemui beberapa efek samping, salah satunya dapat menyebabkan kerusakan hati. Statin dapat mencegah zat yang dibutuhkan hati Anda untuk membuat kolesterol. Penurun kolesterol alami dapat Anda dapatkan dengan mudah di dapur Anda dan telah dianggap ampuh membantu dalam menurunkan kolesterol. 

Berikut ini penurun kolesterol alami yang efektif, yaitu:

1. Beras Ragi Merah (Angkak)

Selain menjadi bahan makanan pokok di beberapa negara di Asia, beras ragi merah juga digunakan sebagai suplemen alami untuk mengobati berbagai kondisi medis, termasuk kolesterol tinggi, diare dan nyeri perut. Bahan aktif dalam beras ragi merah adalah senyawa yang disebut monacolins, yang dapat menghambat produksi kolesterol. 

2. Psyllium

Psyllium adalah ramuan yang sering digunakan untuk mengobati sembelit karena mengandung banyak serat. Biji dan sekam dari psyllium adalah bagian yang sering digunakan untuk tujuan medis. Psyllium dalam bentuk bubuk dapat dicampur ke dalam makanan atau dicampur dengan air, atau Anda dapat mencari suplemen yang mengandung psyllium di dalamnya.

3. Fenugreek

Fenugreek adalah biji berwarna coklat kecil yang memiliki sejarah digunakan untuk membantu berbagai kondisi medis, tanaman ini tumbuh di beberapa bagian Eropa dan Asia Barat. Berdasarkan beberapa bukti ahli klinis, fenugreek dapat membantu diet dan menurunkan kolesterol. Fenugreek dapat dibeli sebagai bumbu rempah dalam bentuk utuh atau bubuk.

Baca juga: Perlu Anda Ketahui, Berikut Ini 12 Makanan Penurun Kolesterol

4. Minyak ikan

Beberapa jenis ikan seperti salmon, tuna, sarden dan teri merupakan ikan yang kaya akan asam lemak omega-3. Kandungan ini dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol, serta memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung. Jika Anda tidak mendapatkan cukup ikan dalam diet atau makanan sehari-hari, Anda dapat mengkonsumsi suplemen minyak ikan setiap hari sebagai pengganti.

Kadar asam lemak omega-3 tertinggi juga ada pada beberapa jenis ikan, seperti:

  • Ikan kembung

  • Ikan tembang

  • Ikan tuna

  • Ikan salmon

  • Ikan trout

Makanan seperti kenari, biji rami (flaxseed) dan minyak kanola juga memiliki sejumlah kecil asam lemak omega-3 yang dapat Anda konsumsi.

5. Almond dan Kacang

Almond dan kacang-kacangan lainnya dapat menurunkan tingkat kolesterol darah. Sebuah studi baru-baru ini menyimpulkan bahwa diet yang dilengkapi dengan kacang kenari dapat menurunkan risiko komplikasi jantung pada orang dengan riwayat serangan jantung.

6. Alpukat

Alpukat juga merupakan sumber nutrisi yang kuat serta memiliki asam lemak tak jenuh tunggal atau mono unsaturated fatty acid (MUFA). Menambahkan alpukat ke diet jantung sehat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL pada orang yang memiliki kolesterol tinggi.

7. Oatmeal

Oatmeal mengandung serat larut yang dapat mengurangi kolesterol jahat. Serat larut juga dapat Anda ditemukan dalam makanan seperti kacang merah, kubis brussel, apel dan pir.Itulah makanan yang dapat menurunkan kolesterol secara alami tanpa obat. Perlu diperhatikan bahwa penurun kolesterol alami di atas bersifat suplementasi, yang artinya membantu tetapi bukan yang utama. Selain itu, mengonsumsi sesuatu makanan terlalu banyak juga tidak baik untuk kesehatan. Selalu konsultasikan masalah kesehatan Anda dengan dokter Anda.

Baca juga: Kapan Sih Kita Perlu Cek Kolesterol?

Memiliki pertanyaan? Anda bisa berkonsultasi lewat video call langsung dengan dokter terkait di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Playstore.

Referensi

Mayo Clinic. 2018. Cholesterol: Top foods to improve your numbers. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-cholesterol/in-depth/cholesterol/art-20045192.

Healthline. 2019. Cholesterol Control: 4 Natural Statins. https://www.healthline.com/health/high-cholesterol/natural-statins#lifestyle-changes.

Bagikan artikel ini