Berikut Cara Puasa dapat Menyehatkan Tubuh

19 Nov 2020 • Tips Kesehatan

Sebagai negara beragama, tentu kita sudah tidak asing lagi dengan kegiatan berpuasa. Usaha untuk menahan makan dan minum selama lebih dari 12 jam ini memberikan berbagai manfaat yang menyehatkan bagi tubuh.

Apa saja manfaat yang kita dapatkan dari berpuasa? Simak liputan dibawah ini.

Perubahan Proses Metabolisme

Gula dan asam lemak merupakan dua sumber utama energi dalam tubuh. Pada kondisi normal, gula digunakan untuk pembentukan energi, sedangkan asam lemak disimpan dalam jaringan lemak sebagai cadangan energi.

Sehingga pada saat berpuasa, tubuh yang mengalami penekanan pemasukan makanan akan menggunakan simpanan cadangan energi tersebut untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, yakni asam lemak. 

Membantu Proses Penurunan Berat Badan

Semakin sering menjalankan kegiatan puasa, semakin banyak pula asam lemak yang terpakai. Cadangan asam lemak yang berada pada jaringan adiposa pun semakin sedikit. Sehingga, berpuasa tentu dapat membantu kita untuk menurunkan berat badan

Menjadi Resisten terhadap Stres pada Jaringan

Sama halnya dengan pikiran kita yang menjadi stres ketika mengalami masalah, jaringan tubuh kita pun dapat mengalami stres ketika dihadapi dengan lingkungan yang tidak sesuai atau hadirnya radikal bebas.

Pada individu yang rutin berpuasa, tubuh akan menjadi lebih terlatih dan bertoleransi mengenai adanya perubahan metabolisme.

Maka dari itu, tubuh individu tersebut menjadi lebih kuat terhadap adanya paparan perubahan homeostasis dan beradaptasi dengan meningkatkan pertahanan antioksidan, perbaikan DNA, perbaikan kualitas protein, dan lain sebagainya. Alhasil, tubuh menjadi lebih tahan terpapar berbagai kondisi

Menjaga Tubuh Menjadi Awet Muda

Ketika tubuh sedang aktif mengkonsumsi kalori, terdapat kenaikan protein mTOR yang berfungsi untuk meningkatkan proses aging atau penuaan.

Maka dari itu, pembatasan pemasukan kalori ke dalam tubuh dianggap dapat memberikan efek awet muda kepada tubuh.

Sebuah studi yang dilakkukan pada tikus menunjukkan bahwa sebanyak 45% tikus memiliki peningkatan kemungkinan masa hidup.

Terbebas dari Berbagai Penyakit

Berkurangnya jaringan lemak pada tubuh tentu dapat memberikan berbagai keuntungan bagi kesehatan tubuh, seperti terbebas dari risiko obesitas, diabetes melitus, dan penyakit kardiovaskular.

Selain itu, pembatasan pemasukan kalori juga mengurangi kemungkinan terjadinya terbentuknya tumor spontan pada tubuh sehingga dapat mengurangi kemungkinan munculnya kanker.

Penurunan berat badan juga memberikan berbagai kesehatan lainnya seperti berkurangnya gejala asma pada penderita penyakit tersebut dan berkurangnya kejadian arthritis.

Dengan menjaga kalori yang masuk ke dalam tubuh, kita sudah memberikan banyak manfaat kesehatan hingga memperpanjang kemungkinan masa hidup. Mari kita mulai berpuasa minimal dua kali seminggu untuk menjaga kesehatan tubuh dan berat badan.

Referensi:

  1. Cabo Rd, Mattson MP, Longo DL. Effects of intermittent fasting on health, aging, and disease. N Engl J Med. 2019; 381: 2541-51. Doi: 10.1056/NEJMra1905136.
  2. Patterson RE, Laughlin GA, Sears DD, LaCroix AZ, Marinac C, Gallo LC, et al. Intermittent fasting and human metabolic health. J Acad Nutr Diet. 2015 Aug; 115(8): 1203-12. doi: 10.1016/j.jand.2015.02.018.