Mengenal Perawatan Paliatif bagi Anak

27 May 2020 • Tips Kesehatan

Perawatan paliatif, berdasarkan definisi dari World Health Organization (WHO), adalah pencegahan dan pemulihan penderitaan pasien dari berbagai usia, baik dewasa dan anak-anak, serta keluarga pasien, yang menghadapi masalah terkait penyakit yang mengancam jiwa.

Masalah ini termasuk penderitaan fisik, psikologis, sosial dan spiritual yang dialami baik pasien maupun anggota keluarga.

Pada perawatan paliatif anak, hal yang perlu diingat adalah bahwa anak-anak bukan orang dewasa kecil. Perawatan paliatif anak membutuhkan perhatian khusus terhadap pertumbuhan, perkembangan, psikososial, etis, spiritual dan relasional yang unik bagi anak-anak.

Berikut beberapa perbedaan antara perawatan paliatif anak dan perawatan paliatif orang dewasa.

  • Prognosis, harapan hidup, dan luaran fungsional yang lebih tidak pasti.
  • Dibutuhkan integrasi yang lebih sering antara perawatan paliatif dengan perawatan medis karena prognosis yang tidak pasti.
  • Perawatan dengan fokus ganda, yaitu fokus terhadap pertumbuhan dan perkembangan dan fokus terhadap potensi kematian.
  • Beban emosional yang lebih besar bagi anggota keluarga dan dokter.
  • Pasien anak mengalami perubahan fisik, hormonal, kognitif, ekspresif, dan emosional secara kontinu hingga remaja.
  • Pasien anak mengalami perubahan kebutuhan informasi, rekreasi dan pendidikan, serta cara mengatasi stres.
  • Pasien dengan kelainan bawaan mungkin memiliki jenis yang tidak pasti atau langka dan jarang ditemui sehingga tidak banyak perawatan medis yang tersedia.
  • Beberapa kondisi genetik dapat memengaruhi lebih dari satu anak dalam satu keluarga dan menciptakan rasa bersalah pada orang tua.
  • Diperlukan pemahaman terhadap perkembangan emosi dan kognitif anak agar dapat berkomunikasi dengan cara yang sesuai dengan perkembangan emosi dan kognitif anak.

Perawatan paliatif dibutuhkan oleh anak-anak dengan kondisi kesehatan yang bermacam-macam, seperti keganasan, kelainan bawaan, trauma, infeksi serius, kelainan genetik, dan masih banyak lagi.

Perawatan paliatif anak harus diintegrasikan ke dalam semua bidang dan tingkat perawatan kesehatan yang berpotensi menyembuhkan dan mempertahankan hidup anak.

Selain itu, rencana yang jelas harus dibuat untuk memastikan perawatan paliatif berlanjut tanpa gangguan ketika anak-anak dengan kebutuhan perawatan paliatif jangka panjang tumbuh dewasa.

Referensi:

  1. Integrating palliative care and symptom relief into paediatrics: a WHO guide for health care planners, implementers and managers. Geneva: World Helath Organization; 2018.
  2. Kick JC, Hauer J. Pediatric palliative care. Curr Probl Pediatr Adolesc Health Care [Internet]. 2010 [cited 2020 Apr 12];40:120-51. doi: 10.1016/j.cppeds.2010.05.001