Bantuan

Memiliki Klaim Menjaga Bentuk dan Ukuran Vagina, Husband Stitch Adalah

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 21 Jun 2022

Bagikan

Memiliki Klaim Menjaga Bentuk dan Ukuran Vagina, Husband Stitch Adalah

Husband stitch adalah pemberian jahitan tambahan pada wanita, yang baru saja menyelesaikan persalinan pervaginam. Sempat ramai beberapa waktu yang lalu, apa sebenarnya husband stitch? Jika diartikan secara harfiah, istilah ini memiliki arti jahitan suami. Dimana disebutkan bahwa istilah ini mengacu pada pemberian jahitan tambahan pada wanita yang baru saja menjalankan persalinan pervaginam.

Husband stitch diberikan sesudah wanita menyelesaikan persalinan yang mengakibatkan perineum robek. Anda perlu perhatikan bahwa husband stitch adalah jahitan yang tidak dibutuhkan. Terlebih lagi praktik ini sebenarnya tidak disetujui secara medis. Wanita yang menerima husband stitch pun sering tidak tahu bahwa tim medis atau dokter, menambahkan jahitan. Husband stitch hanya dilakukan guna kepentingan suami saja.

Baca juga: Apa Itu Vagina? Mari Kenali Lebih Dalam Organ Intim pada Wanita Ini



Dampak Husband Stitch Adalah

Praktik pertama kali husband stitch adalah saat pertengahan tahun 1950, dimana tanpa izin dan sepengetahuan wanita, dokter menambahkan jahitan. Penambahan jahitan ini dilakukan ketika memperbaiki robekan persalinan episiotomi atau pervaginam. Jahitan tambahan tersebut dilakukan guna mengencangkan pintu masuk vagina. Husband stitch adalah penambahan jahitan yang disebut memiliki tujuan guna menjaga ukuran serta bentuk vagina. 

Bukan hanya itu, adanya jahitan ini juga akan meningkatkan frekuensi orgasme dan meningkatkan kenikmatan pria saat berhubungan intim. Akan tetapi, husband stitch adalah jahitan yang tidak perlu dilakukan. Melakukan jahitan ini bukannya tanpa risiko, yang mana ada risiko yang menunggu seperti nyeri tambahan di bekas sayatan atau bekas persalinan. Praktik jahitan suami ini juga dilarang dan tidak disetujui karena bisa memengaruhi kondisi mental dan juga fisik sang ibu.

Jika wanita melakukan persalinan normal, maka dampak yang mungkin terjadi adalah robekan pada vagina. Dimana robekan tersebut sering kali meluas ke rektum, yang mana pada beberapa kondisi mungkin jahitan akan diperlukan guna mengatasinya. Jahitan yang dilakukan pun tidak akan meluas ke lubang vagina. 

Anda perlu ketahui bahwa otot pada vagina yang mengembang selama proses melahirkan, nantinya akan kembali ke kondisi sebelum persalinan dilakukan secara alami. Husband stitch adalah jahitan yang bukan prosedur resmi, dimana tidak ada dokumen medis atau penelitian terkait dilakukannya tindakan tersebut.

Belum ada ditemukan data yang mendukung atau memverifikasi berapa sering prosedur husband stitch ini dilakukan. Informasi mengenai husband stitch lebih banyak ditemukan di forum media sosial. Juga atau dari pengakuan wanita yang mengklaim pernah menerima prosedur jahitan ini. 

 

Jahitan Sesudah Proses Persalinan

Persalinan atau episiotomi pada dasarnya, membutuhkan jahitan. Akan tetapi, menurut WHO atau Badan Kesehatan Dunia, sebelum penyedia layanan kesehatan melakukan episiotomi, persetujuan wanita adalah hal yang sangat penting. Episiotomi yaitu prosedur saat dokter menyayat bagian perineum, yang mana berada di antara anus dan lubang vagina. Sehingga nantinya bayi akan mungkin untuk melewatinya dengan mudah.

Bila terjadi komplikasi selama persalinan, maka dokter atau bidan yang bertugas bisa melakukan prosedur episiotomi. Prosedur tersebut juga harus dibarengi dengan anestesi lokal yang dijamin efektif. Meskipun begitu, wanita mungkin saja tidak mengetahui luas perbaikan perineum yang diterimakannya. Jahitan wanita terima sesudah proses persalinan, biasanya akan sembuh tanpa menyebabkan masalah.

Akan tetapi, terdapat beberapa dampak atau juga komplikasi dari jahitan yang dapat wanita alami. Misalnya saja seperti kebocoran urine atau feses, rasa sakit parah pada bekas sayatan, pendarahan yang semakin meningkat, pembengkakan pada bekas sayatan, terbentuknya jaringan parut, muncul risiko atau tanda infeksi, trauma emosional, dan prolaps dari rahim.

Baca juga: Mengenal Perdarahan Pascapersalinan

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa husband stitch adalah prosedur yang tidak resmi. Bila wanita merasa menerima jahitan ini tanpa adanya persetujuan, maka dapat terlebih dulu membicarakannya dengan dokter atau tenaga medis terkait. Anda juga dapat membicarakan hal tersebut dengan orang kepercayaan Anda. Bila tenaga profesional terbukti memberikan jahitan tanpa adanya persetujuan wanita, maka ia dinyatakan bersalah. 

Bila setelah melahirkan, Anda merasakan nyeri yang berlebihan dan juga tidak kunjung membaik, maka sudah seharusnya Anda menemui dokter. Nyeri yang muncul dan Anda rasakan bisa jadi terjadi karena adanya masalah pada bekas jaringan ataupun  persalinan yang dilakukan.

Memiliki pertanyaan? Anda bisa berkonsultasi lewat video call langsung dengan dokter terkait di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Playstore.

Referensi

Healthline. The Husband Stitch Isn’t Just a Horrifying Childbirth Myth. 

Medical News Today. Husband stitch: Myths and facts.

Bagikan artikel ini