Ketahui Tahapan Perkembangan Kemampuan Bicara Anak

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 25 Aug 2020

Bagikan

Ketahui Tahapan Perkembangan Kemampuan Bicara Anak

Terdapat berbagai faktor yang dapat memengaruhi perkembangan kemampuan bicara seorang anak. Anak anak yang tinggal di rumah yang menggunakan dwibahasa dapat membutuhkan waktu lebih lama untuk menjadi fasih dalam kedua bahasa tersebut (meskipun dalam jangka panjang mungkin akan memiliki keterampilan verbal yang jauh lebih baik daripada teman sebayanya).

Balita dalam keluarga dengan saudara yang lebih tua terkadang mengalami hambatan berbicara karena saudara yang lebih tua "berbicara untuk mereka” dan secara tidak langsung menghambat kesempatan anak untuk berbicara.

Penelitian juga menunjukkan bahwa kemampuan berbicara anak perempuan berkembang secara lebih cepat daripada anak laki-laki.

Adanya keterlambatan kemampuan berbicara atau ucapan yang tidak jelas dapat menandakan keterlambatan perkembangan atau adanya masalah fisik.

Dalam kasus-kasus seperti demikian, anak mungkin perlu untuk mendapat terapi wicara. Orang tua perlu mengenali tanda-tanda kemungkinan keterlambatan untuk menilai apakah perkembangan kemampuan bicara anak berjalan normal. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menentukan apakah ucapan anak benar-benar sesuai dengan usianya atau tidak.

Baca Juga: Anak Rewel Setelah Imunisasi? Ini Penyebab serta Cara Mengatasinya 

Perkembangan Kemampuan Bicara Anak

Sekitar ulang tahun pertama, umumnya celoteh bayi akan mulai berubah menjadi kata sederhana. Anak akan berusaha lebih keras untuk meniru suara-suara di sekitar mereka dan suara-suara yang mereka buat mulai membentuk kata-kata yang sebenarnya.

Pada bulan-bulan berikutnya, anak akan mulai merangkai kata-kata menjadi kalimat sederhana meskipun belum tepat secara tata bahasa.

Pada usia 12 hingga 18 bulan, dapat dikenali setidaknya satu atau dua kata umum, seperti "papa" atau "mama." Anak biasanya sudah menguasai kata kata benda yang penting untuk kehidupan sehari-harinya.

Selain dari kata-kata kunci tersebut, ucapan anak pada 12 bulan sebagian besar akan terbatas pada suara mengoceh. Selama enam bulan berikutnya, anak akan mulai menyalin kata-kata, meniru percakapan, menggunakan kata secara spontan, dan mengkombinasikan gerakan dan suara untuk berkomunikasi.

Hingga ulang tahunnya yang kedua, anak akan memiliki peningkatan perbendaharaan kosakata yang signifikan, mulai membentuk frasa dua kata, memberi nama bagian tubuh, hewan, dan meniru suara binatang.

Pada usia antara dua dan tiga tahun orang tua dapat melihat ledakan dalam kemampuan berbicara anak-anak. Sering dikatakan bahwa kosakata anak tumbuh hingga 200 kata atau lebih selama masa ini.

 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Pentingnya Berpikir Sebelum Mengkritik Anak

 

Referensi:

Centers for Disease Control and Prevention. Important milestones: Your child by year. Updated June 9, 2020.

Bagikan artikel ini