Bantuan
Free Tele x

Cari Tahu Fakta Dibalik Berbagai Mitos yang Membatalkan Puasa

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 19 Apr 2022

Bagikan

hal yang membatalkan puasa

Bulan Ramadhan tidak terlepas dari sejumlah mitos yang membatalkan puasa, padahal faktanya tidak seperti apa yang dikatakan orang-orang selama ini. Kecuali jika Anda melakukan hal-hal yang sudah pasti membatalkan puasa seperti makan, minum, keluar haid, nifas dan memiliki nafsu syahwat. Mitos ini terkadang membuat orang bingung. Penasaran seperti apa faktanya? Mari cek fakta seputar mitos yang membatalkan puasa melalui ulasan berikut ini.

Mitos yang Membatalkan Puasa 

Meski sudah banyak aturan pasti yang dapat membatalkan puasa. Berikut fakta seputar mitos yang dapat membatalkan puasa, di antaranya:

  1.  Menangis

Menangis merupakan salah satu mitos yang membatalkan puasa dan masih banyak dipercaya hingga saat ini. Padahal menangis merupakan respons tubuh saat mendapat rangsangan emosional atau zat tertentu seperti bawang. Keluarnya cairan bening dari mata ini tidak membatalkan puasa karena bukan kotoran yang tergolong najis, kecuali jika Anda sengaja menelannya, baru bisa membatalkan puasa.

  1.  Berkumur-kumur

Berkumur-kumur diyakini dapat membatalkan puasa sehingga terkadang membuat sejumlah orang bingung ketika wudhu. Terkait berkumur dapat membatalkan puasa ini merupakan mitos karena berkumur hanya mencuci area mulut dan tidak masuk ke kerongkongan. Berkumur termasuk salah satu tindakan untuk menjaga kebersihan diri sehingga tidak membatalkan, kecuali menelannya secara sengaja.

  1.  Berbohong

Berbohong merupakan salah satu tindakan tercela yang harus kita hindari, khususnya di bulan Ramadhan. Berbohong dianggap dapat membatalkan puasa padahal faktanya berbohong dapat mengurangi pahala puasa yang sudah dijalankan sehingga bukan membatalkan. Meski tidak membatalkan, tetap hindari agar pahala menahan lapar dan dahaga sepanjang hari kita penuh.

  1.  Mengorek Telinga dan Hidung

Ketika kita mengorek telinga atau hidung, tidak asing dengan kata-kata jika hal ini dapat membatalkan puasa. Mengorek telinga dan hidung faktanya tidak membatalkan puasa meski Anda memasukkan benda untuk membersihkan ke dalamnya. Ini karena mengorek telinga dan hidung tidak memasukkan cairan atau makanan ke dalam tubuh. Justru akan membuat tubuh jadi lebih bersih dan nyaman.

  1.  Muntah Secara Tidak Sengaja

Muntah secara tidak sengaja selepas melakukan perjalanan merupakan salah satu mitos yang membatalkan puasa dan masih diyakini oleh banyak orang. Padahal hal ini tidak membatalkan puasa dan Anda tetap bisa berniat untuk melanjutkan puasa. Berbeda jika muntah secara sengaja atau melakukan hal-hal yang memicu rasa mual maka dapat dipastikan puasanya batal.

Hal-hal yang Dapat Membatalkan Puasa

Ada banyak hal yang sudah pasti dapat membatalkan puasa. Berikut beberapa hal yang dapat membatalkan puasa dan harus Anda hindari, di antaranya:

  1.  Merokok

Merokok merupakan salah satu hal yang dapat membatalkan puasa karena tidak mampu melawan hawa nafsu. Selain itu, merokok dinilai dapat membatalkan puasa karena mengandung partikel yang dapat mencapai perut. Rokok mirip dengan dupa yang mana harus dihindari ketika menjalankan puasa dan partikelnya bisa dihirup oleh orang lain.

  1.  Menelan Dahak

Tidak hanya makan dan minum, menelan dahak dapat membatalkan puasa. Ini berlaku bagi mereka yang mengeluarkan dahak ke rongga mulut lalu ditelan kembali. Kondisi ini masih dapat dihindari dengan segera membuangnya agar tidak membatalkan puasa. Jika berada dalam perjalanan siapkan tisu atau plastik untuk membuang dahak.

  1.  Nifas

Nifas merupakan salah satu hal yang dapat membatalkan puasa bagi perempuan. Maka dari itu bagi perempuan yang telah melahirkan tetap wajib mengganti puasanya. Umumnya nifas keluar selama 40 hari dan paling lama 60 hari. Jika nifas sudah dipastikan bersih maka Anda baru bisa menjalankan puasa dan sebelumnya harus mandi wajib terlebih dahulu.

  1.  Melakukan Hubungan Seksual

Melakukan hubungan seksual ketika puasa hukumnya batal dan dapat dikenakan denda atas perbuatannya tersebut. Kafarat atau denda bisa dibayar dengan melaksanakan puasa selama dua bulan berturut-turut di luar bulan Ramadhan. Jika tidak mampu berpuasa maka bisa memberikan makanan pokok senilai ¾ liter beras.


Melalui ulasan sebelumnya Anda telah mengetahui sejumlah mitos yang membatalkan puasa seperti menangis, berbohong, berkumur-kumur, mengorek telinga dan hidung serta muntah tidak secara sengaja. Sedangkan beberapa hal yang dapat membatalkan puasa seperti merokok, menelan dahak dan nifas. Maka dari itu sebelum puasa, pastikan tubuh sudah dalam keadaan suci.

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca juga: Beberapa Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan Ini Sebaiknya Anda Hindari

Referensi

Voi: Many Myths About Fasting Make People Misguided. 2021. Available at: https://voi.id/en/tulisan-seri/45325/many-myths-about-fasting-make-people-misguided (accessed: 31 Maret 2021).

Abdulla, Ahmed. 10 THINGS THAT WILL BREAK YOUR FAST DURING RAMADAN (no date). Available at: https://myislam.org/things-that-break-the-fast-during-ramadan/  (accessed: 31 Maret 2021).

Bagikan artikel ini    

Subscribe newsletter kami!

Dapatkan informasi kesehatan terkini dan promo dari kami