Bantuan

Ketahui Apa Saja Penyebab serta Cara Menghilangkan Pusing Saat Puasa

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 13 Apr 2022

Bagikan

pusing saat puasa

Tahukah Anda apa penyebab dan bagaimana cara menghilangkan pusing saat puasa? Kepala yang terasa pusing merupakan salah satu kondisi yang banyak dialami, terutama pada hari-hari pertama di bulan Ramadhan. Hal ini pada dasarnya normal, karena merupakan bagian dari proses adaptasi tubuh terhadap perubahan pola aktivitas, pola makan, dan pola tidur pada saat bulan Ramadhan. 

Meskipun begitu, ada juga hal lain yang dapat menjadi penyebab seseorang mengalami pusing saat puasa. Agar tidak mengalami hal ini, ada baiknya Anda mengetahui beberapa penyebab lainnya seseorang mengalami pusing saat puasa berikut ini.

Penyebab Pusing Saat Puasa

Selain karena merupakan bagian dari adaptasi tubuh di bulan Ramadhan, ada hal-hal lainnya yang memicu seseorang mengalami pusing saat berpuasa. Adapun penyebab pusing saat puasa tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Dehidrasi

Penyebab seseorang merasa pusing saat berpuasa adalah tubuh yang dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh. Mengingat sekitar 60% sampai 70% tubuh manusia terdiri dari air, maka kekurangan cairan akan menyebabkan beberapa gangguan seperti pusing dan sakit kepala akibat volume otak yang menyusut. 

  1. Hipoglikemia

Hipoglikemia merupakan kondisi di mana kadar gula dalam darah mengalami penurunan. Hal ini dapat terjadi ketika pada saat sahur, Anda mengonsumsi makanan atau minuman dengan kandungan gula yang tinggi. Kandungan gula pada makanan yang tinggi ini memicu peningkatan kadar gula dalam darah, dan pada saat berpuasa, kadar gula ini juga dapat menurun dengan cepat sehingga memicu sakit kepala. 

  1. Stres

Selain kedua hal di atas, stres juga dapat menjadi pemicu seseorang mengalami pusing saat puasa. Hal ini karena stres menyebabkan kondisi imun tubuh menjadi lemah. Kondisi ini pun akan semakin diperparah ketika seseorang mengalami dehidrasi saat puasa. Jika sudah seperti ini, tidak hanya pusing saja yang akan terasa, namun juga gejala kurang nyaman lainnya seperti migrain yang cukup parah.

Cara Menghilangkan Pusing Saat Puasa

Setelah mengetahui penyebabnya, selanjutnya Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara menghilangkan pusing saat puasa. Mengingat gejalanya yang cukup mengganggu, pusing saat puasa sebaiknya tidak dibiarkan begitu saja, namun diatasi dengan beberapa cara berikut ini.

  1. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh

Sebagaimana yang telah diterangkan sebelumnya, sakit kepala dan pusing saat berpuasa juga dapat disebabkan oleh dehidrasi.  Berkaitan dengan ini, tentu solusi yang paling tepat untuk mengatasi gejala yang Anda alami adalah dengan segera mencukupi kebutuhan cairan tubuh, baik dengan minum air yang cukup atau dengan mengonsumsi buah-buahan dengan kandungan air tinggi saat sahur dan berbuka.

Langkah ini penting karena otak sebagai bagian tubuh yang terdiri dari sebagian besar air, bersifat sangat sensitif terhadap berkurangnya jumlah air di tubuh. Apabila tubuh kekurangan air, otak akan segera menghasilkan histamin, zat yang memicu rasa lelah dan nyeri pada bagian-bagian tubuh, termasuk kepala.

  1. Menjaga kualitas tidur

Tubuh yang kurang tidur bisa mengalami pusing, baik ia berada dalam kondisi berpuasa atau tidak. Pada bulan Ramadhan, kualitas tidur dan istirahat menjadi semakin penting, karena selama menjalani puasa, tubuh akan mengalami pembatasan kalori sekalipun aktivitas normal tetap berjalan. Untuk itu, jangan lupa untuk menjaga kualitas tidur dan tetap beristirahat dengan cukup selama bulan Ramadhan. 

Tidak perlu waktu yang lama, tidur berkualitas selama 30 menit di siang hari saja sebenarnya sudah cukup. Anda dapat memanfaatkan waktu setelah sholat dzuhur untuk mengistirahatkan tubuh agar tidak pusing saat berpuasa.

  1. Mengonsumsi gula 

Hipoglikemia merupakan salah satu penyebab terjadinya pusing saat puasa. Untuk itu, konsumsi makanan dengan kandungan indeks gula yang cukup saat sahur dan berbuka dapat menjadi solusi untuk permasalahan ini. 

Meskipun begitu, perlu diperhatikan bahwa mendapatkan asupan gula dalam jumlah yang tinggi secara tiba-tiba akan menyebabkan gula darah meningkat dengan cepat dan mengalami penurunan yang cepat pula. Untuk itu, konsumsi makanan dengan kandungan gula sebaiknya dilakukan secara bertahap ketika sahur, dibarengi dengan minum air putih yang cukup setelahnya.

Demikianlah penjelasan mengenai penyebab dan cara menghilangkan pusing saat puasa yang dapat Anda terapkan. Selain poin-poin di atas, jangan lupa juga untuk mengelola stres dengan baik, agar terhindar dari keluhan pusing saat puasa. 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca juga: Macam - Macam Pilihan Obat Sakit Kepala di Bagian Belakang yang Dapat Dikonsumsi

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Umum

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang
Referensi

Doherty, Colleen. 2021. How Fasting Causes Headaches. https://www.verywellhealth.com/how-fasting-can-cause-a-headache-1719448#:~:text=Hypoglycemia&text=Glycogen%20is%20the%20body's%20storage,blood%20sugar%20levels%20are%20normal.

Wolf, Robb. Fasting Headaches: Causes and Remedies. https://drinklmnt.com/blogs/health/fasting-headaches

Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Umum

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang