Bantuan
Free Tele x

Ketahui 7 Penyebab Utama Penularan HIV AIDS Berikut ini

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 04 Mar 2022

Bagikan

Penularan HIV/Aids

Penyebab utama penularan HIV/AIDS perlu Anda ketahui karena seringkali masyarakat menganggap bahwa penyakit HIV/AIDS akan mudah menular ketika kita berpapasan dengan penderitanya. Tidak jarang penderita HIV/AIDS kerap merasa dikucilkan dari lingkungan sosialnya. Kondisi ini terjadi karena adanya kesalahan pemahaman mengenai penyebab penularan HIV/AIDS di antara masyarakat sekitar.

Penyakit HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit yang cukup membahayakan karena penderita HIV/AIDS akan mudah terserang beragam penyakit lainnya. Kondisi ini dapat terjadi karena penyakit menular seksual HIV/AIDS merusak sistem kekebalan tubuh, yang mana beragam penyebab utamanya bisa Anda cari tahu melalui pembahasan di bawah ini. 

7 Penyebab Utama Penularan Penyakit HIV/AIDS

Dengan mengetahui penyebab utama penularan HIV/AIDS, Anda bisa berhati-hati ketika melakukan beragam aktivitas yang memicu risiko penularan HIV/AIDS. Berikut 7 penyebab utama penularan penyakit HIV/AIDS yang perlu diwaspadai, di antaranya:

  1.  Aktivitas Seksual

Aktivitas seksual merupakan penyebab utama penularan HIV/AIDS yang paling umum terjadi karena virus HIV/AIDS dapat menular melalui cairan sperma. Berhubungan seksual dengan penderita HIV memiliki risiko tertular paling tinggi. Sebaiknya hindari bergonta-ganti pasangan terlebih dengan mereka yang tidak Anda ketahui kondisi kesehatannya.

  1.  Penggunaan Jarum Suntik

Jarum suntik merupakan salah satu media penularan virus HIV/AIDS. Penularan virus HIV/AIDS melalui jarum suntik banyak terjadi pada pengguna narkoba yang menggunakan jarum suntik secara bergantiaan. Ini karena jarum yang digunakan secara bergantian rentan terkena virus dari darah penderita HIV yang kemudian disuntikan ke tubuh orang lain.

  1.  Alat Tato

Sama halnya dengan jarum suntik, pembuatan tato di bagian tubuh merupakan salah satu penyebab utama penularan HIV/AIDS. Ini karena alat tato juga menggunakan jarum suntik yang dipakai secara bergantian sehingga bisa jadi telah mengenai seseorang penderita HIV. Jika Anda tidak ingin tertular HIV/AIDS sebaiknya mencari tempat tato yang berkualitas dan terjaga kebersihannya.

  1. Transplantasi Organ Tubuh

Penularan virus HIV/AIDS dapat terjadi melalui proses transplantasi organ tubuh, misalnya ketika seseorang mendapat transplantasi organ dari penderita HIV/AIDS, virus di dalam organ tersebut dapat masuk ke dalam tubuh pasien. Hal ini perlu diwaspadai baik oleh petugas medis maupun pasien dengan memastikan seluruh kondisi kesehatannya terlebih dahulu.

  1. Bekerja di Rumah Sakit

Bekerja di rumah sakit sakit merupakan salah satu penyebab seseorang tertular virus HIV/AIDS. Ini karena mereka yang bekerja sebagai petugas medis cenderung melakukan kontak dengan darah atau jarum suntik yang telah terkontaminasi virus HIV/AIDS. Meskipun petugas medis telah melakukan beragam pengamanan dengan baik, risiko ini tetap harus diwaspadai. 

  1. Asi Penderita HIV/AIDS

Virus HIV/AIDS dapat ditularkan melalui asi penderita HIV/AIDS maka dari itu penderitanya tidak dapat menyusui bayi yang telah dilahirkannya. Agar kondisi ini tidak terjadi pada bayi Anda nantinya, sebaiknya lakukan pemeriksaan HIV terlebih dahulu sebelum memulai program kehamilan. Tes HIV juga dapat dilakukan bagi mereka yang telah menginjak masa kehamilan.

  1. Sirkulasi Darah di Dalam Kandungan

Penyebab utama penularan HIV/AIDS yang terakhir ialah melalui sirkulasi darah di dalam kandungan. Akibatnya janin yang terlahir ke dunia berisiko mengalami penyakit menular seksual karena virus HIV/AIDS dapat ditularkan ke janin melalui sirkulasi darah selama masa kehamilan. Untuk mencegahnya, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Penularan HIV/AIDS dapat terjadi dimana pun, baik itu rumah sakit, lingkungan pemakai narkoba, tempat pembuatan jasa tato yang mana menggunkan jarum suntik sebagai medianya sebab jarum suntik terkadang dilakukan secara bergantian, akhirnya tidak steril dan bisa jadi telah mengenai tubuh penderita HIV/AIDS. Selain itu, penularan HIV/AIDS yang paling utama ialah hubungan seksual secara bergantian tanpa memakai pengaman.

Di luar penyebab utama penularan HIV/AIDS, Anda tidak perlu bersikap berlebihan ketika memiliki tetangga yang menderita penyakit menular seksual ini sebab mereka membutuhkan dukungan untuk melawan penyakitnya, beragam pemahaman masyarakat, dan stigma yang semakin membuat penderita terpuruk karena lingkungan sosialnya. Terlebih bagi mereka yang menderita HIV/AIDS sejak di dalam kandungan.

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Memahami Gejala Awal HIV yang Sering Kali Tidak Disadari

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Penyakit Dalam

Mulai dari IDR 110.000

Pesan Sekarang
Tag :
Referensi

Mayo Clinic: HIV/AIDS. 2020. Available at: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hiv-aids/symptoms-causes/syc-20373524 (Accessed 20 Januari 2022).

Pietrangelo, Ann. A Comprehensive Guide to HIV and AIDS. 2021. Available at: https://www.healthline.com/health/hiv-aids (Accessed 20 Januari 2022).

Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Penyakit Dalam

Mulai dari IDR 110.000

Pesan Sekarang