Bantuan

Jenis-Jenis Hormon Utama yang Penting bagi Tubuh Manusia

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 02 Jun 2022

Bagikan

Jenis-Jenis Hormon Utama yang Penting bagi Tubuh Manusia

Tubuh manusia memiliki jenis-jenis hormon utama dengan beragam fungsinya masing-masing dan tentunya sama-sama dibutuhkan oleh tubuh. Jenis hormon apapun harus memiliki kadar seimbang karena jika tidak dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan seperti penyakit gondok, gangguan menstruasi, gangguan pertumbuhan, atau kencing manis. Tahukah Anda apa saja jenis hormon utama itu? Mari cari tahu jenis-jenis hormon utama melalui pembahasan di bawah ini.

Apa itu Hormon?

Hormon merupakan pembawa pesan kimiawi pada suatu sel atau kelompok sel yang terletak di dalam tubuh manusia. Pada umumnya hormon beredar di dalam sirkulasi darah dan cairan sel menuju organ yang dituju agar mampu menjalankan fungsinya. Beragam fungsi utamanya seperti proses metabolisme, tumbuh kembang, pergerakan, respirasi, persepsi sensor, fungsi seksual, dan reproduksi.

Jenis-jenis Hormon Utama yang Penting bagi Tubuh Manusia

Manusia memiliki banyak jenis hormon di dalam tubuhnya, tetapi ada beberapa hormon yang paling utama dan tentunya harus dalam kadar seimbang. Berikut jenis-jenis hormon utama yang perlu Anda ketahui, di antaranya:

  1.  Melatonin

Hormon melatonin diproduksi oleh kelenjar pineal yang memiliki fungsi sebagai antioksidan dan mengontrol waktu tidur. Meskipun melatonin diproduksi secara alami oleh tubuh, tetapi kelebihan bahkan kekurangan hormon masih mungkin terjadi. Kelebihan melatonin di dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan hati, mudah lelah, sakit kepala, dan lainnya, sedangkan kekurangan melatonin dapat menyebabkan insomnia, depresi, pembesaran prostat, tidur tidak teratur, hingga darah tinggi.

  1.  Serotonin

Hormon serotonin diproduksi oleh hormon pencernaan yang memiliki fungsi untuk mengontrol suasana hati, nafsu makan, dan waktu tidur. Kelebihan hormon serotonin dapat menyebabkan kebingungan, gelisah, pupil melebar, denyut jantung meningkat, diare, sakit kepala, muntah, kejang, kehilangan koordinasi otot hingga hilangnya kesadaran. Adapun kekurangan hormon serotonin dapat menyebabkan rasa tertekan, fobia, kecemasan, mudah marah, gangguan tidur, PMS, sakit kepala, dan lainnya.

  1.  Tiroid

Hormon tiroid memiliki fungsi untuk peningkatan metabolisme basal dan mempengaruhi sintesis protein yang mana diproduksi oleh kelenjar tiroid. Kelebihan kadar tiroid di dalam tubuh dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan seperti denyut jantung tidak teratur, sakit kepala, diare, kejang perut, demam, sakit dada, dan sulit tidur, sedangkan kekurangan hormon tiroid dapat menyebabkan sembelit, lesu, nyeri sendi, gangguan seksual, darah tinggi, kolesterol, dan gangguan konsentrasi.

  1. Dopamin

Hormon dopamin dihasilkan oleh ginjal dan hipotalamus untuk meningkatkan denyut jantung, tekanan darah, menghambat proses pelepasan prolactin, dan TRH hipofisis anterior. Kelebihan kadar dopamin dapat menyebabkan sakit kepala, muntah, sulit bernapas, sakit dada, perubahan warna kulit hingga sakit kaki dan lengan, sedangkan kekurangan dopamin dapat mengakibatkan motivasi rendah, tertekan, sulit konsentrasi, gangguan tidur hingga gangguan libido.

  1. Insulin

Hormon utama yang tidak kalah penting untuk Anda ketahui ialah insulin. Hormon insulin dihasilkan oleh pankreas yang mana fungsinya untuk mengambil glukosa, glikogenesis, dan gilkolisis di otot darah dan hati. Kelebihan kadar insulin di dalam tubuh dapat menyebabkan kadar gula rendah, detak jantung tidak teratur, berkeringat, mual, cemas hingga gula darah rendah, sedangkan kekurangan insulin dapat menyebabkan gula darah meningkat sehingga memicu penyakit diabetes melitius.

  1. Testosteron

Hormon testosteron dikenal sebagai hormon laki-laki karena kadarnya lebih banyak daripada perempuan. Testosteron pada laki-laki dihasilkan oleh testis, sedangkan pada perempuan dihasilkan oleh ovarium. Hormon testosteron dibutuhkan oleh pria untuk proses pematangan organ seks, pertumbuhan jenggot, otot dan tulang. Kelebihan testosteron dapat menyebabkan libido meningkat dan mudah marah sedangkan kekurangan testosteron dapat menyebabkan pria kurang maskulin dan berkurangnya dorongan seksual.

Tubuh manusia memiliki jenis-jenis hormon yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi organ. Beragam jenis hormon dialirkan dalam sirkulasi darah dan cairan sel menuju organ. Pentingnya fungsi hormon bagi tubuh manusia maka penting bagi Anda untuk menjaganya agar kadarnya tetap seimbang sebab kelebihan atau kekurangan hormon dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan seperti gangguan hati, jantung, diabetes, lemas, pusing, sulit konsentrasi hingga masalah seksual.

Cukup sekian informasi yang dapat tim Aido berikan, semoga bermanfaat.

Memiliki pertanyaan? Anda bisa berkonsultasi lewat video call langsung dengan dokter terkait di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Playstore.

Baca juga: Mengenal Hormon Serotonin dan Cara Meningkatkannya

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Umum

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang
Tag :
Referensi

Seladi Jill: Endocrine System Overview. 2019. https://www.healthline.com/health/the-endocrine-system#function (Accessed 20 Januari 2022).

BCcampus: Types of Hormones (no date). Available at: https://opentextbc.ca/biology/chapter/18-1-types-of-hormones/ (Accessed 20 Januari 2022).

Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Umum

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang