Bantuan

Jangan Ditunda! Ini Tanda Harus Membatalkan Puasa dengan Segera

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 21 Apr 2022

Bagikan

hal yang membatalkan puasa

Tanda harus membatalkan puasa penting diketahui oleh Anda yang tidak mungkin melanjutkan puasa. Ini karena nikmat berpuasa tidak hanya untuk meningkatkan keimanan melainkan memberi manfaat bagi kesehatan. Maka dari itu orang sakit tidak diwajibkan untuk puasa, terlebih bagi mereka yang memiliki kondisi darurat. Kira-kira apa saja tanda harus membatalkan puasa? Mari cari tahu sejumlah tandanya melalui ulasan berikut ini.

Tanda Harus Membatalkan Puasa

Ada banyak tanda harus membatalkan puasa yang jarang orang sadari karena terlalu memaksakan diri. Berikut ini sejumlah tanda harus membatalkan puasa dengan segera, di antaranya:

  1.  Mengalami Dehidrasi Parah

Dehidrasi merupakan salah satu kondisi yang kerap dialami oleh orang berpuasa karena menahan dahaga dari sahur hingga berbuka. Sehingga tidak heran jika tubuh orang berpuasa mengalami kekurangan cairan. Kondisi ini tidak bisa Anda sepelekan terlebih jika dialami oleh anak-anak, lansia dan penderita penyakit ginjal kronis. Maka dari itu, jika Anda mengalami tanda mulut kering, sulit konsentrasi, kelelahan dan detak jantung tidak beraturan, segeralah berbuka puasa.

  1.  Kadar Gula Darah Menurun

Puasa dapat menurunkan kadar gula darah di dalam tubuh karena tidak mendapat bahan bakar dari makanan sebagai pembentuk energi. Akibatnya kadar gula darah di dalam tubuh jadi menurun karena digunakan untuk membentuk energi tapi kurang asupan makanan. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memicu komplikasi bagi penderita diabetes. Beberapa gejala yang muncul seperti gemetaran, keringat berlebih, jantung berdebar dan sering lapar sehingga harus segera membatalkan puasa.

  1.  Pada Ibu Hamil, Pergerakan Bayi Jadi Menurun

Ibu hamil memang tidak diwajibkan untuk menjalankan puasa namun sebagian orang di antaranya tetap ingin berpuasa. Sebelum itu, sebaiknya pahami kondisi kesehatan dan bayi di dalam kandungan terlebih dahulu. Jika Anda mengalami sejumlah tanda seperti pergerakan bayi menurun, kenaikan suhu berat badan secara drastis, frekuensi buang air kecil menurun dan sembelit, segera batalkan puasa dan periksakan kehamilan untuk memastikan kondisi bayi.

  1.  Tidak Mendapat Rekomendasi dari Dokter

Tidak hanya ibu hamil, penderita diabetes tipe satu juga tidak direkomendasikan untuk berpuasa oleh dokter. Namun jika Anda memaksakan diri dan mengalami sejumlah tanda seperti tubuh semakin lemas, pusing dan jantung berdebar-debar sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Khawatirnya ada komplikasi kesehatan sehingga harus segera membatalkan puasa. Memaksakan diri untuk puasa tapi membahayakan kesehatan tentunya bukan suatu tindakan yang tepat. 

Syarat Wajib Puasa

Syarat wajib puasa penting diketahui oleh orang yang akan menjalankan puasa. Dengan begitu Anda akan mengetahui apakah dalam kondisi tertentu seperti sakit wajib untuk puasa? Berikut ini syarat wajib puasa, di antaranya:

  1.  Baligh dan Beragam Islam

Baligh dan beragama islam merupakan syarat wajib puasa. Artinya mereka yang belum mencapai usia baligh seperti anak kecil tidak diwajibkan untuk berpuasa. Biasanya pada anak perempuan ditentukan jika mereka sudah mengalami haid maka dapat dikatakan baligh (usia 10 tahun). Sedangkan pada laki-laki ditandai dengan mimpi basah atau keluarnya air mani (usia 15 tahun).

  1.  Sehat

Syarat wajib puasa selanjutnya ialah sehat sehingga orang sakit tidak ada kewajiban untuk menjalankan puasa, namun bisa menggantinya di lain hari setelah kesehatannya pulih. Syara wajib puasa ini sudah dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 185, di mana mereka yang sedang sakit dan sedang dalam perjalanan jauh wajib mengganti puasa sebanyak hari yang ditinggalkan dan dilakukan pada hari lain di luar bulan puasa.

  1.  Haid dan Nifas

Bagi perempuan yang sedang haid dan nifas tidak diwajibkan untuk berpuasa, bahkan bagi mereka yang tetap menjalankannya dengan niat berpuasa maka hukumnya jadi haram. Dasar ketentuan ini terdapat dalam hadits Aisyah radhiyallahuanha (HR. Muslim) di mana wanita haid dan nifas diperintahkan untuk mengqadha’ puasa namun tidak diperintah untuk mengqadha shalat.

Itulah sejumlah tanda harus membatalkan puasa bagi Anda yang tidak diwajibkan puasa namun memaksakan untuk puasa. Hal ini perlu dipahami agar tidak membahayakan kesehatan. Sebelum berpuasa, sebaiknya konsultasikan kesehatan bersama dokter terlebih dahulu.

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca juga: Sering Dikeluhkan, Coba Lakukan Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa Ini

Referensi

Naser, Shaheen. Symptoms That Indicate You Need To Stop Fasting + How To Fast Properly. 2022. Available at: https://www.stylecraze.com/articles/symptoms-that-indicate-you-need-to-stop-fasting/ (Accessed: 1 April 2022).

Siddiqi, Mujammil. Islamic Legal Rules of Fasting: 2022. Available at: https://www.islamicity.org/5331/islamic-legal-rules-of-fasting/ (Accessed: 1 April 2022).

Bagikan artikel ini