Bantuan
Bantuan

Jangan Biarkan Terbiasa, Ini Dampak Anak Main Gadget Secara Berlebihan

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 07 Feb 2022

Bagikan

Dampak Main Gadget

Saat ini, menjumpai anak main gadget sudah bukan hal yang asing lagi. Berapapun umurnya, gadget seperti sudah menjadi barang wajib bagi banyak anak-anak. Pada banyak kasus, gadget, bahkan dijadikan sebagai suatu hal yang dapat membuat anak tetap sibuk dan fokus pada satu hal dan pada akhirnya tidak rewel. 

Perangkat gadget ini memang memiliki banyak manfaat, terutama dalam kegiatan pembelajaran anak. Dalam hal ini, anak dapat mempelajari banyak informasi baru dari berbagai sumber yang ada di internet. Meskipun begitu, apabila anak main gadget secara berlebihan, terjadinya kecanduan merupakan suatu akibat yang tidak dapat dihindarkan. 

Dampak buruk anak main gadget 

Penting untuk diketahui, kecanduan gadget sejatinya dapat memicu berbagai masalah bagi kesehatan si kecil, baik kesehatan fisik maupun psikis. Bahkan, kecanduan gadget disebut-sebut dapat menghambat tumbuh-kembang si kecil. Nah, untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini adalah beberapa dampak buruk anak main gadget secara berlebihan yang perlu orang tua ketahui. 

  1. Membuat anak menjadi agresif

Dampak buruk anak main gadget secara berlebihan, yaitu membuat anak menjadi agresif. Hal ini pada terjadi karena pengaruh dari konten yang sering anak akses saat menggunakan gadget. Terutama apabila anak dibebaskan untuk menggunakan gadget tanpa pengawasan. Tentu saja hal ini dapat membuat anak terpapar oleh konten-konten kekerasan hingga seksual di internet. 

  1. Menghambat tumbuh kembang anak

Dampak buruk yang selanjutnya, yaitu menghambat tumbuh kembang anak. Hal ini terjadi karena pada saat anak terlalu sering menggunakan gadget maka gerak fisiknya akan terbatas. Tidak hanya itu, terlalu sering menggunakan gadget juga kan mengurangi kemampuan anak dalam hal literasi dan prestasi akademik. 

  1. Memicu masalah pada kesehatan mental

Tidak hanya mengganggu kesehatan fisik, kondisi anak main gadget secara berlebihan juga dapat memicu timbulnya gangguan mental, seperti gangguan kecemasan, depresi, kesulitan fokus, kepribadian bipolar, psikosis, dan lainnya. Selain itu, kondisi ini juga dapat membuat anak sulit bersosialisasi dengan lingkungan serta pada akhirnya akan membuat anak cenderung dirundung perasaan kesepian. 

  1. Menyebabkan obesitas pada anak

Dampak buruk dari gadget juga dapat menyebabkan obesitas pada anak. Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa obesitas pada anak memiliki kaitan dengan meningkatnya penggunaan alat elektronik yang bisa di akses oleh anak, bahkan dalam penelitian juga disebutkan risiko obesitas pada anak akan meningkat hingga 30%.

  1. Otot tubuh anak menjadi lebih lemah

Masa kanak-kanak, terutama di bawah lima tahun, merupakan masa di mana si kecil memiliki rasa ingin tahu dan antusiasme yang tinggi. Pada masa inilah anak aktif bergerak kesana-kemari dan cenderung tidak bisa diam. Dalam menghadapi kondisi ini, banyak orang tua memberikan gadget pada anak untuk meredam perilaku tersebut. Padahal, hal ini hanya akan membuat si kecil cenderung merasa malas sehingga otot-otot di tubuhnya pun akan melemah karena tidak terlatih. 

  1. Menyebabkan anak mengalami pikun digital

Pikun digital atau kesulitan dalam memusatkan perhatian merupakan salah satu dampak buruk dari main gadget pada anak. Hal ini terjadi karena kecepatan konten di media sosial membuat anak tidak fokus pada satu hal dan mudah berganti fokus. Kondisi ini dapat menurunkan kemampuan konsentrasi dan memori pada anak sehingga menjadi sulit memusatkan perhatiannya. 

  1. Mengganggu pola makan dan tidur

Dampak negatif kecanduan gadget pada anak yang berikutnya adalah dapat mengganggu pola makan dan tidur si kecil. Dalam hal ini, penggunaan gadget secara berlebihan akan membuat anak terus-menerus menatap layar. Hal ini akan membuatnya merasa malas untuk makan dan juga enggan untuk segera beranjak tidur. 

Demikianlah penjelasan mengenai berbagai dampak buruk anak main gadget yang perlu Anda ketahui. Mengingat risikonya yang cukup berbahaya, cobalah untuk memberi pengertian pada anak mengenai waktu penggunaan gadget yang tepat, serta merancang aktivitas seru lainnya yang dapat dilakukan anak selain dari penggunaan gadget. 

Apabila cara yang Anda persiapkan terbilang kurang efektif dalam mengatasi kondisi kecanduan gadget pada anak, maka cobalah untuk mengonsultasikan permasalahan tersebut dengan ahlinya. Dengan cara ini, Anda akan mendapatkan solusi yang tepat dengan hasil yang tentunya lebih terpercaya dan efektif dalam mengatasi kebiasaan anak main gadget secara berlebihan. 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca juga: Anak Kecanduan Gadget? Ini Cara Mengatasinya

Tag :
Referensi

Rowan, Cris. 2017. 10 Reasons Why Handheld Devices Should Be Banned for Children Under the Age of 12. https://www.huffpost.com/entry/10-reasons-why-handheld-devices-should-be-banned_b_4899218

Indrakanti, Ananth, et. al. Gadget Addiction. https://scet.berkeley.edu/reports/gadget-addiction/

Bagikan artikel ini