Hubungan Wortel dengan Kesehatan Mata

26 Aug 2020 • Tips Kesehatan

Ketika kita masih kecil, kita sering mendengar bahwa memakan wortel dapat membantu kesehatan mata kita. Apakah hal ini benar adanya? Ataukah hal ini hanya merupakan sebuah trik yang ditemukan oleh para orang tua agar anak-anaknya mau makan sayur?

Wortel adalah salah satu bahan makanan yang selain sehat, juga rasanya nikmat. Wortel juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang berguna bagi tubuh.

Walaupun tersedia dalam berbagai warna, seperti kuning, merah, dan ungu, warna wortel yang paling sering kita jumpai adalah warna oranye.

Warna oranye ini dihasilkan oleh beta karoten, yaitu sebagai antioksidan yang digunakan untuk tubuh menjadi vitamin A. Selain itu, wortel juga mengandung serat, biotin, vitamin B6, vitamin K1, potasium, dan berbagai antioksidan lainnya.

Walaupun wortel dipenuhi dengan berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan, ternyata kepercayaan bahwa wortel dapat memperbaiki fungsi mata sebenarnya adalah bukan sepenuhnya fakta.

Kepercayaan ini berasal dari sebuah propaganda selama Perang Dunia II di mana pilot Angkatan Udara Britania Raya mulai menggunakan radar untuk menjatuhkan pesawat lawan.

Untuk merahasiakan teknologi baru ini, maka dibuatlah propaganda bahwa akurasi penglihatan para pilot berasal dari konsumsi wortel. Walau tidak berhubungan secara langsung, namun wortel memiliki beberapa kandungan yang baik untuk kesehatan mata.

Konsumsi wortel juga memberikan banyak pengaruh baik untuk kesehatan. Beberapa pengaruh ini termasuk menurunkan risiko kanker, menurunkan kadar kolesterol darah, menurunkan berat badan, dan meningkatkan kesehatan mata.

Menurut sebuah studi, orang yang memiliki kadar vitamin A rendah memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami rabun malam. Kondisi ini dapat diperbaiki dengan makan wortel atau makanan lainnya seperti vitamin A atau karotenoid.

Karotenoid juga dapat menurunkan risoko degenerasi makular atau degenerasi fungsi mata yang berhubungan dengan usia.

Vitamin A juga dibutuhkan untuk membentuk rhodopsin, yaitu pigmen pemberi warna pada sel mata. Wortel juga mengandung lutein, yaitu antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas penyebab kerusakan mata.

Jadi, pengaruh wortel terhadap kesehatan mata walaupun ada namun tidak langsung. Walau begitu, tetaplah perbanyak konsumsi wortel dan sayur-sayuran lainnya untuk memelihara fungsi tubuh.

Mengonsumsi sayuran secara rutin dapat memberikan efek baik bagi kesehatan, seperti menurunkan risiko terkena penyakit, menurunkan berat badan, dan masih banyak lagi.

Referensi:

  1. Moeller SM, Parekh N, Tinker L, et al. Associations between intermediate age-related macular degeneration and lutein and zeaxanthin in the Carotenoids in Age-related Eye Disease Study (CAREDS): ancillary study of the Women's Health Initiative. Arch Ophthalmol. 2006;124(8):1151-1162. doi:10.1001/archopht.124.8.1151
  2. Sharma KD, Karki S, Thakur NS, Attri S. Chemical composition, functional properties and processing of carrot-a review. J Food Sci Technol. 2012;49(1):22-32. doi:10.1007/s13197-011-0310-7
  3. Tanumihardjo SA. Vitamin A: biomarkers of nutrition for development. Am J Clin Nutr. 2011;94(2):658S-65S. doi:10.3945/ajcn.110.005777
  4. Eliassen AH, Hendrickson SJ, Brinton LA, et al. Circulating carotenoids and risk of breast cancer: pooled analysis of eight prospective studies. J Natl Cancer Inst. 2012;104(24):1905-1916. doi:10.1093/jnci/djs461
  5. Lindeboom GA. Geschichtliche Meilensteine in der Behandlung der Nachtblindheit [Historical milestones in the treatment of night blindness]. Clio Med. 1984;19(1-2):40-49.
  6. Meyers KJ, Mares JA, Igo RP Jr, et al. Genetic evidence for role of carotenoids in age-related macular degeneration in the Carotenoids in Age-Related Eye Disease Study (CAREDS). Invest Ophthalmol Vis Sci. 2014;55(1):587-599. Published 2014 Jan 29. doi:10.1167/iovs.13-13216