Mengapa Penderita Diabetes Perlu Menjaga Kesehatan Mata?

16 Jul 2020 • Diabetes

Tingginya kadar gula dalam darah dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya keseimbangan berbagai molekul atau faktor yang memberikan dampak buruk bagi kesehatan pembuluh darah.

Selain itu, diabetes juga dapat mengganggu kerja dari sistem saraf. Baik pembuluh darah maupun saraf yang berada pada mata dapat mengalami imbas dari gangguan tersebut.

Maka dari itu, pasien diabetes memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk terkena berbagai penyakit mata dibandingkan dengan orang normal.

Pada pasien dengan diabetes akan mengalami gangguan pada pembuluh darah di mata. Hal ini ditandai dengan terjadinya bengkak, kurangnya asupan oksigen, dan perubahan struktur dari pembuluh darah.

Kondisi ini juga kadang disertai dengan terjadinya reaksi inflamasi di mata. Pada kondisi yang lanjut, pasien juga memiliki risiko untuk mengalami pelepasan lapisan retina mata.

Kondisi yang mengganggu keseimbangan kesehatan mata tersebut akan dirasakan oleh pasien dengan berkurangnya sensitivitas mata terhadap cahaya. Sehingga, pasien akan mengalami penurunan ketajaman penglihatan.

Selain itu, lapang pandang mata pasien diabetes juga akan berkurang. Pasien akan mengalami kesulitan dalam melakukan hal-hal yang memerlukan lapang pandang luas, seperti mengendarai kendaraan pribadi.

Menurut berbagai penelitian, diabetes memiliki kemungkinan tinggi untuk terkena berbagai komplikasi pada mata, seperti:

Katarak (2 sampai 4 kali lebih tinggi dari pada orang sehat), glaukoma (kebutaan mendadak di mata), gangguan saraf untuk menggerakkan mata, rentan terkena peradangan pada kelopak mata dan retinopati diabetik. Maka dari itu, sangat penting bagi penderita diabetes untuk memperhatikan kesehatan matanya.

Berikut adalah tips-tips menjaga kesehatan mata:

Melakukan check-up kesehatan

Pasien dengan diabetes perlu mengkonsultasikan kesehatannya kepada dokter untuk mengatahui kondisi kesehatan. Untuk pasien dengan diabetes level sedang tanpa adanya gangguan pada mata, minimal melakukan pemeriksaan mata setiap 3 tahunnya.

Namun, pasien dengan tanda penyakit pada mata minimal harus melakukan pemeriksaan sekitar 6 – 12 bulan sekali.3

Memperhatikan konsumsi makanan manis

Diet rendah gula merupakan diet yang perlu dijaga untuk pasien diabetes. Kadar glikemik yang tinggi selama jangka waktu yang lama dapat memperburuk kondisi kesehatan mata.3

Aktivitas aerobik

Meningkatkan aktivitas aerobik diketahui dapat meningkatkan sensistivitas insulin dan dapat memberikan hasil yang baik pada kadar glikemia pada beberapa pasien.3

Referensi:

  1. Antonetti DA, Klein R, Gardner TW. Diabetic retinopathy. The New England Journal of Medicine. 2012; 366:1227-39.
  2. Calvo-Maroto AM, Perez-Cambrodi RJ, Albaran-Diego C, Pons A, Cervino A. Optical quality of the diabetic eye: a review. Eye (Lond). 2014 Nov; 28(11):1271-80.
  3. Khardori R, Griffing GT. Type 2 Diebets Mellitus [internet]. New York: Medscape; [updated: 2020 Feb 28; cited: 2020 Apr 11]. Available from: https://emedicine.medscape.com/article/117853-overview