Bantuan

Gambaran Umum Terapi Wicara dan Siapa yang Memerlukannya

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 11 Feb 2022

Bagikan

Terapi Wicara

Pernahkah Anda mendengar mengenai istilah terapi wicara? Terapi wicara merupakan suatu terapi yang dilakukan untuk mengatasi gangguan bicara pada seseorang baik anak-anak maupun orang dewasa. Tujuan dilakukan terapi ini untuk meningkatkan kemampuan bicara baik verbal dan non verbal.

Lalu bagaimanakah cara kerja dari terapi wicara dan siapa saja yang memerlukannya? Untuk mengetahuinya, mari simak terus penjelasan di bawah ini. 

Apa Itu Terapi Wicara

Seperti yang sudah disebutkan, terapi wicara merupakan terapi untuk mengatasi gangguan bicara. Terapi ini akan dilakukan oleh terapis yang telah profesional dengan menggunakan berbagai teknik dalam meningkatkan kemampuan komunikasi pasien. 

Terapi wicara bukanlah prosedur yang dilakukan dalam waktu yang singkat. Dibutuhkan waktu hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk meningkatkan  kemampuan komunikasi pasiennya. Tidak hanya itu,  dibutuhkan juga peran aktif dari keluarga untuk membuat terapi wicara berjalan lebih efektif. 

Bagaimana Terapi Wicara Dilakukan?

Lalu, bagaimanakah terapi wicara dilakukan? Prosedur terapi wicara akan berbeda-beda tergantung dari usia pasiennya. Secara umum prosedur terapi wicara akan dibedakan menjadi dua, yaitu untuk anak-anak dan orang dewasa. 

  1. Anak-Anak

Terapi wicara untuk anak-anak akan dilakukan dalam bentuk kelompok ataupun individual. Hal ini akan ditentukan oleh terapis tergantung dari kondisi setiap pasien. Beberapa hal yang akan dilakukan dalam terapi wicara anak-anak adalah sebagai berikut:

  • Mencontohkan pelafalan huruf, suku kata, dan suara yang benar melalui sebuah permainan. 

  • Melakukan interaksi dengan teman lainnya seperti bermain dan mengobrol. Tidak hanya itu, interaksi juga akan dilakukan dengan media buku, gambar atau  benda-benda lainnya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi.

  • Melakukan terapi wicara di rumah bersama keluarga sesuai dengan rencana yang telah dibuat sebelumnya. 

  1. Orang Dewasa

Prosedur terapi wicara pada orang dewasa tentulah berbeda dengan anak-anak. Pada orang dewasa, terapi wicara akan dilakukan dalam beberapa langkah sebagai berikut:

  1. Melakukan latihan percakapan untuk memperbaiki komunikasi sosial.

  2. Melakukan latihan pernapasan untuk memperbaiki resonansi.

  3. Melakukan latihan pemecahan masalah untuk memperbaiki komunikasi kognitif.

  4. Melakukan latihan yang dapat menguatkan otot mulut. 

Siapa yang Memerlukan Terapi Wicara

Terapi wicara akan dilakukan pada orang yang mengalami gangguan bicara. Berikut ini beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang membutuhkan terapi wicara

  1. Tidak lancar berbicara

Kondisi pertama yang membuat seseorang membutuhkan terapi wicara, yaitu tidak lancar berbicara. Kondisi yang satu ini lebih dikenal dengan gagap atau kondisi yang  membuat seseorang mengulangi terus suatu suku kata atau terhenti pada huruf tertentu. 

  1. Gangguan artikulasi

Gangguan artikulasi merupakan suatu kondisi saat penderitanya mengalami kesulitan dalam mengucapkan suku kata atau suara tertentu dengan jelas. Kondisi ini membuat lawan bicara akan sulit memahami apa yang dikatakannya penderita gangguan artikulasi. 

  1. Gangguan resonansi

Gangguan resonansi atau ketidakjelasan suara merupakan kondisi yang disebabkan adanya sumbatan pada aliran udara di mulut atau rongga hidung. Penderita gangguan ini akan mengeluarkan suara dengan volume kecil dan cenderung tidak jelas. 

  1. Gangguan kognitif

Kondisi yang membutuhkan terapi wicara yang selanjutnya, yaitu gangguan kognitif. Gangguan ini merupakan suatu gangguan yang membuat penderitanya mengalami gangguan dalam pemecahan masalah, sulit berbicara, dan masalah pendengaran. 

  1. Autisme

Autisme menyebabkan penderitanya mengalami gangguan komunikasi baik verbal maupun nonverbal. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk penderita autisme menjalani terapi wicara. 

  1. Gangguan reseptif

Orang yang mengalami gangguan reseptif akan mengalami kesulitan dalam memahami perkataan orang lain. Oleh karena itu, penderita akan terlihat seperti tidak tertarik dengan lawan bicara atau kesulitan dalam mengikuti arahan. 

  1. Mutisme 

Kondisi yang perlu terapi wicara terakhir, yaitu mutisme. Pada dasarnya, pengidap kondisi ini dapat berbicara dengan normal apabila di rumah. Akan tetapi, ketika berbicara dengan orang lain atau tempat umum, mereka akan kesulitan. 

Nah, itulah beberapa informasi mengenai gambaran umum terapi wicara dan siapa saja yang memerlukan terapi wicara. Perlu diingat kembali, apabila salah satu anggota keluarga Anda sedang menjalani terapi wicara, maka Anda perlu mendukung dan membantunya karena terapi wicara perlu komitmen yang besar agar dapat berhasil. 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca juga: Cari Tahu Jenis dan Biaya Fisioterapi, Lengkap di Sini!

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Rehabilitasi Medik

Mulai dari IDR 130.000

Pesan Sekarang
Referensi

Santos, Andrienne. 2019. What Is Speech Therapy?. https://www.healthline.com/health/speech-therapy#what-to-expect

Kids Health. Speech-Language Therapy. https://kidshealth.org/en/parents/speech-therapy.html

Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Rehabilitasi Medik

Mulai dari IDR 130.000

Pesan Sekarang